JAKARTA, JS – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menandatangani kontrak pembangunan gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tahun Anggaran 2025.
Menteri PU Dody Hanggodo hadir menyaksikan penandatanganan kontrak sebagai bentuk komitmen kementerian mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah.
Program MBG Dorong Kesehatan dan Ekonomi Lokal
Menteri Dody Hanggodo menekankan bahwa Program MBG merupakan amanat Presiden Prabowo untuk mencetak generasi Indonesia yang sehat dan cerdas.
Pembangunan dapur SPPG mencakup dapur utama dan sarana pendukung, untuk mendukung program tersebut diperlukan akses jalan, jaringan air bersih, sanitasi, dan kendaraan distribusi makanan. Fasilitas ini memungkinkan anak-anak sekolah memperoleh layanan gizi yang sehat dan terjangkau.
Paket Pembangunan SPPG Terbagi Tiga Wilayah
Untuk memperluas cakupan pembangunan, Kementerian PU membagi pembangunan gedung SPPG menjadi tiga paket:
-
SPPG 1 TA 2025: 78 lokasi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan.
-
SPPG 2 TA 2025: 74 lokasi di Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan.
-
SPPG 3 TA 2025: 70 lokasi di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, NTT, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua.
Desain Gedung SPPG Fokus Keamanan dan Kesehatan
Direktur Jenderal Prasarana Strategis Bisma Staniarto menjelaskan bahwa Kementerian PU menggunakan prototipe gedung SPPG sesuai Keputusan Menteri PU Nomor 628/KPTS/M/2025 tanggal 19 Juni 2025.
“Prototipe ini mempercepat tim perencanaan dan pembangunan.”
Dari segi keamanan dan sanitasi, gedung SPPG menggunakan dinding aman dari bakteri dan jamur. (AN)









