Ciptakan Pasar Lebih Luas, Ketua Dekranasda Terus Promosikan UMKM Sungai Penuh Disela-sela Kunjungannya Ke Luar Daerah

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH,JS- Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Komitmen tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui kunjungan rutin ke sentra-sentra usaha, pembinaan kepada pelaku UMKM, hingga promosi produk unggulan daerah dalam berbagai agenda tingkat provinsi maupun nasional.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif dan perubahan pola konsumsi masyarakat, UMKM memegang peran penting sebagai penggerak ekonomi daerah. Karena itu, Dekranasda Kota Sungai Penuh terus mendorong pelaku usaha agar mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, dan memanfaatkan teknologi digital.

Sri Kartini menilai setiap pelaku usaha lokal memiliki peluang yang sama untuk berkembang apabila mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Oleh sebab itu, pembinaan, inovasi, dan promosi harus berjalan secara beriringan agar produk-produk khas Sungai Penuh mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Dekranasda Fokus Membangun UMKM yang Berdaya Saing

Sejak dipercaya memimpin Dekranasda Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin aktif mengunjungi berbagai kelompok usaha. Ia menyambangi pengrajin batik, pelaku industri makanan, perajin anyaman, hingga pelaku usaha fashion lokal.

Dalam setiap kunjungan, ia tidak sekadar melihat proses produksi. Sebaliknya, ia berdiskusi langsung dengan pelaku usaha mengenai tantangan yang mereka hadapi. Mulai dari pemasaran, kualitas produk, desain kemasan, hingga pengembangan merek menjadi topik yang selalu dibahas.

Pendekatan tersebut memberikan ruang bagi Dekranasda untuk menyusun langkah pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan para pelaku UMKM.

Selain itu, Sri Kartini juga mengajak seluruh pengurus Dekranasda dan TP-PKK Kota Sungai Penuh agar aktif mendampingi para pelaku UMKM. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam menciptakan pelaku usaha yang tangguh dan mampu bersaing di tengah perubahan ekonomi.

Baca Juga :  Over Kapasitas! Jumlah Guru di Sungai Penuh Melebihi Kebutuhan, BKPSDM Perketat Mutasi Sekolah

Batik Sungai Penuh Menjadi Identitas Daerah

Di antara berbagai produk lokal, batik khas Sungai Penuh menjadi salah satu perhatian utama. Motif batik yang mengangkat kekayaan budaya Kerinci dan Sungai Penuh memiliki nilai seni yang tinggi sekaligus menjadi identitas daerah.

Selain batik, berbagai produk anyaman, kerajinan tangan, fashion lokal, hingga makanan khas juga memiliki peluang besar untuk berkembang. Karena itu, Dekranasda terus memberikan dukungan agar seluruh produk tersebut mampu meningkatkan kualitas sekaligus memperluas pasar.

Sri Kartini mengatakan produk lokal tidak boleh hanya dikenal masyarakat sekitar. Sebaliknya, produk khas Sungai Penuh harus mampu memasuki pasar nasional melalui promosi yang berkelanjutan dan strategi pemasaran yang tepat.

“Kami ingin pelaku UMKM Sungai Penuh terus berkembang sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Promosi Produk Lokal Dilakukan di Berbagai Kesempatan

Selain melakukan pembinaan, Sri Kartini memanfaatkan setiap agenda resmi untuk memperkenalkan produk-produk unggulan Kota Sungai Penuh. Ketika menghadiri kegiatan tingkat provinsi maupun nasional, ia selalu membawa produk UMKM sebagai bentuk promosi daerah.

Strategi tersebut bertujuan memperluas jaringan pemasaran sekaligus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak. Semakin banyak masyarakat mengenal produk lokal Sungai Penuh, semakin besar pula peluang pelaku usaha memperoleh pasar baru.

Menurutnya, promosi tidak boleh dilakukan secara sesekali. Sebaliknya, promosi harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, pelaku usaha, komunitas, hingga masyarakat.

“Kami selalu memperkenalkan batik dan berbagai produk kerajinan khas Sungai Penuh dalam setiap kesempatan. Langkah ini kami lakukan agar pangsa pasar semakin luas,” katanya.

Era Digital Membuka Peluang Baru bagi UMKM

Perubahan teknologi membawa dampak besar terhadap dunia usaha. Saat ini, masyarakat semakin banyak melakukan transaksi melalui platform digital. Kondisi tersebut membuka peluang baru bagi pelaku UMKM untuk menjangkau konsumen tanpa batas wilayah.

Karena itu, Dekranasda Kota Sungai Penuh mendorong para pelaku usaha agar memanfaatkan media sosial, marketplace, dan berbagai platform digital sebagai sarana pemasaran.

Sri Kartini menjelaskan pemasaran digital mampu meningkatkan daya saing produk lokal. Selain menjangkau lebih banyak konsumen, pemasaran digital juga membantu pelaku usaha membangun identitas merek yang lebih kuat.

“Era digital memberikan peluang yang sangat besar. Kami berharap seluruh pelaku UMKM mampu memanfaatkan teknologi sehingga produk Sungai Penuh semakin dikenal masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Kualitas Produk Menjadi Faktor Penentu

Persaingan usaha tidak hanya bergantung pada harga. Konsumen kini semakin memperhatikan kualitas produk, kemasan, pelayanan, dan kepercayaan terhadap merek.

Oleh karena itu, Dekranasda terus mengingatkan pelaku UMKM agar menjaga kualitas bahan baku, meningkatkan inovasi desain, memperbaiki kemasan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Produk yang berkualitas akan lebih mudah memperoleh kepercayaan konsumen. Ketika pelanggan merasa puas, mereka akan melakukan pembelian ulang sekaligus merekomendasikan produk kepada orang lain.

UMKM Berkontribusi terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Keberadaan UMKM memberikan dampak ekonomi yang sangat besar. Sektor ini mampu menyerap tenaga kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menggerakkan ekonomi lokal.

Ketika usaha kecil berkembang, berbagai sektor lain juga ikut bergerak. Petani memperoleh pasar untuk hasil panennya, pengrajin mendapatkan permintaan yang lebih besar, dan sektor perdagangan ikut mengalami peningkatan.

Karena itu, penguatan UMKM menjadi salah satu strategi penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Kolaborasi Menjadi Kunci Kemajuan

Sri Kartini meyakini pengembangan UMKM membutuhkan dukungan dari seluruh pihak. Pemerintah daerah, Dekranasda, TP-PKK, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat harus membangun sinergi agar produk lokal mampu bersaing di tingkat nasional.

Kolaborasi tersebut mencakup pelatihan, promosi, digitalisasi, pengembangan desain produk, hingga perluasan akses pasar.

Dengan dukungan yang kuat, pelaku UMKM akan lebih percaya diri mengembangkan usahanya sekaligus menghadapi tantangan persaingan.

Baca Juga :  Resmi! Pemkot Sungai Penuh Stop Rekrut Honorer Baru, Wali Kota Keluarkan Aturan Tegas, Pelanggar Terancam Sanksi

Optimistis Produk Sungai Penuh Semakin Dikenal

Dekranasda Kota Sungai Penuh optimistis produk-produk lokal akan terus berkembang. Berbagai program pembinaan, promosi, dan digitalisasi yang dijalankan diharapkan mampu melahirkan UMKM yang lebih inovatif, kreatif, dan berdaya saing tinggi.

Ke depan, batik Sungai Penuh, kerajinan anyaman, produk pakaian, serta kuliner khas daerah diharapkan semakin dikenal masyarakat Indonesia. Peningkatan kualitas dan pemanfaatan teknologi akan menjadi modal utama untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha.

Melalui komitmen tersebut, Sri Kartini Alfin menegaskan bahwa pengembangan UMKM bukan sekadar program ekonomi, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan masyarakat yang mandiri, produktif, dan sejahtera. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, UMKM Kota Sungai Penuh memiliki peluang besar menjadi kekuatan ekonomi yang mampu mengangkat nama daerah di tingkat nasional.(*)

Berita Terkait

Karhutla Jadi Perhatian Nasional, Wali Kota Alfin dan Wawako Azhar Perkuat Kesiapsiagaan Sungai Penuh
Bupati Anwar Sadat Tegaskan Setiap Rupiah APBD Tanjab Barat Wajib Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Kualitas Udara Memburuk, Sekolah di Merangin Beralih ke Pembelajaran Daring 3 Hari untuk Cegah ISPA
Sekda Alpian Tegas Ingatkan ASN Sungai Penuh, Disiplin dan Integritas Tak Boleh Sekadar Formalitas
Jadwal Distribusi Air Tirta Khayangan Sungai Penuh Berubah, Cek Jam Pengaliran dan Wilayah Pelanggan
Lubuk Larangan Durian Rambun Resmi Dibuka, Bupati M. Syukur Siapkan Rp3 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Tegaskan Larangan PETI
Erupsi Anak Gunung Krakatau Ganggu Penerbangan Jambi-Jakarta, 3 Flight Batik Air dan Citilink Batal
Jarak Pandang Menurun, Kabut Asap Tebal Ganggu Aktivitas Warga Singkut Sarolangun
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:31 WIB

Karhutla Jadi Perhatian Nasional, Wali Kota Alfin dan Wawako Azhar Perkuat Kesiapsiagaan Sungai Penuh

Senin, 7 September 2026 - 14:01 WIB

Bupati Anwar Sadat Tegaskan Setiap Rupiah APBD Tanjab Barat Wajib Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Senin, 7 September 2026 - 13:01 WIB

Kualitas Udara Memburuk, Sekolah di Merangin Beralih ke Pembelajaran Daring 3 Hari untuk Cegah ISPA

Senin, 7 September 2026 - 08:01 WIB

Jadwal Distribusi Air Tirta Khayangan Sungai Penuh Berubah, Cek Jam Pengaliran dan Wilayah Pelanggan

Senin, 7 September 2026 - 07:01 WIB

Lubuk Larangan Durian Rambun Resmi Dibuka, Bupati M. Syukur Siapkan Rp3 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Tegaskan Larangan PETI

Berita Terbaru