KERINCI,JS-
Kekompakan Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, dan Bupati Kerinci, Monadi, menarik perhatian masyarakat di kedua daerah. Keduanya terlihat akrab dalam berbagai agenda, sekaligus menunjukkan hubungan silaturahmi yang harmonis antara dua kepala daerah bertetangga.
Sejumlah pemerhati pemerintahan mengapresiasi kedekatan tersebut. Namun, mereka juga menilai dinamika hubungan kedua daerah pada masa lalu perlu menjadi bahan evaluasi agar keharmonisan tetap terjaga.
Pemerhati Singgung Persoalan Aset
Herman, salah seorang pemerhati pemerintahan, mengapresiasi kekompakan Alfin dan Monadi. Meski demikian, ia menyoroti satu hal, yakni waktu kepemimpinan keduanya yang berlangsung setelah persoalan serah terima aset antara Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh rampung.
“Beruntung keduanya memimpin saat serah terima aset selesai. Bagaimana kalau belum? Apakah akan ada perang dingin seperti kepala daerah sebelumnya?” ujar Herman.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pembanding untuk melihat bagaimana kedua kepala daerah menghadapi persoalan yang berpotensi memengaruhi hubungan antarpemerintahan.
Kerinci dan Sungai Penuh Harus Tetap Bersinergi
Meski menyoroti dinamika masa lalu, Herman berharap setiap pemimpin Kerinci dan Sungai Penuh pada masa mendatang tetap menjaga hubungan baik. Sebab, komunikasi dan kerja sama antardaerah berperan penting dalam mendukung pembangunan serta menyelesaikan persoalan bersama.
“Kerinci dan Sungai Penuh merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Jadi, kedua daerah harus selalu menjaga hubungan. Tidak ada jaminan daerah lain akan membantu kita ketika terjadi masalah. Daerah tetanggalah yang paling dahulu bisa membantu,” tegasnya.
Karena itu, ia menilai keharmonisan kedua kepala daerah tidak cukup hanya terlihat dalam acara seremonial. Alfin dan Monadi juga perlu menjaga komunikasi, memperkuat koordinasi, serta membangun kerja sama yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Hubungan yang solid antara Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh diharapkan terus berlanjut, terlepas dari siapa pun yang memimpin kedua daerah pada masa mendatang.(AN)










