Sejarah Kemenyan: Dari Upacara Adat ke Parfum Internasional

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenyan, Dianggap Mistis dan sakral serta dicari di pasar global

Kemenyan, Dianggap Mistis dan sakral serta dicari di pasar global

JAKARTA,JS – Kemenyan, Warisan Lokal yang Bernilai Tinggi

Kemenyan merupakan getah aromatik dari pohon Boswellia dan Styrax. Manusia telah memanfaatkannya sejak zaman kuno. Awalnya, kemenyan dipakai untuk ritual keagamaan dan pengobatan tradisional. Kini, kemenyan juga menjadi bahan penting dalam parfum dan aromaterapi.

Di Indonesia, kemenyan berasal dari pohon Styrax benzoin dan Styrax paralleloneurus. Pohon ini tumbuh di Sumatra Utara, terutama di wilayah Tapanuli, Humbang Hasundutan, dan Dairi. Masyarakat setempat mengumpulkan getah untuk kebutuhan lokal dan perdagangan.

Baca Juga :  RRQ Kazu dan Evos Divine Wakili Indonesia di FFWS 2025

Pedagang dari India, Arab, dan Tiongkok membawa kemenyan ke Nusantara melalui jalur maritim kuno seperti Incense Road. Di Sumatra, terutama di Barus, kemenyan sudah menjadi komoditas ekspor sejak abad ke-5 Masehi. Nilainya sempat lebih tinggi daripada emas.

Baca Juga :  Nunggak Pinjol, Benarkah Debt Collector Bisa Datang ke Rumah? Ini Faktanya!

Masyarakat Indonesia memanfaatkan kemenyan dalam budaya Batak dan berbagai upacara adat. Saat ini, industri parfum global menggunakan kemenyan sebagai bahan baku utama. Selain itu, aromaterapi modern memanfaatkan kemenyan untuk relaksasi dan kesehatan.

Sejarah panjang dan nilai budaya tinggi membuat kemenyan menjadi produk lokal yang menembus pasar dunia sekaligus mempertahankan makna tradisionalnya.(AN)

Berita Terkait

Pinjaman Online vs Bank 2026: Mana Lebih Untung? Ini Perbandingan Bunga yang Bikin Kaget!
Jangan Sampai Salah! Ini Asuransi Kesehatan Terbaik 2026 dengan Premi Murah & Manfaat Besar
Kredit Murah 6% dari Koperasi Merah Putih Jadi Solusi!, Tekan Pinjol
Laba Bank Mega Melejit 28% ke Rp 3,36 Triliun di 2025, Strategi 2026 Jadi Sorotan Investor
Aturan Baru BBM Subsidi Berlaku 1 April 2026: Batas Pertalite & Solar Diperketat, Ini Dampaknya ke Pengguna!
Rahasia Pensiunan Tetap Kaya di 2026: Ini 10 Ide Bisnis Santai yang Terbukti Cuan
Musrenbang 2027 Bungo Bongkar Fokus Baru: Infrastruktur dan Sawit Jadi Penopang Ekonomi
Update Terbaru Dana Desa Kerinci dan Sungai Penuh: 248 Desa Sudah Cair
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 23:00 WIB

Pinjaman Online vs Bank 2026: Mana Lebih Untung? Ini Perbandingan Bunga yang Bikin Kaget!

Rabu, 1 April 2026 - 20:00 WIB

Jangan Sampai Salah! Ini Asuransi Kesehatan Terbaik 2026 dengan Premi Murah & Manfaat Besar

Rabu, 1 April 2026 - 16:00 WIB

Kredit Murah 6% dari Koperasi Merah Putih Jadi Solusi!, Tekan Pinjol

Rabu, 1 April 2026 - 15:00 WIB

Laba Bank Mega Melejit 28% ke Rp 3,36 Triliun di 2025, Strategi 2026 Jadi Sorotan Investor

Rabu, 1 April 2026 - 13:00 WIB

Aturan Baru BBM Subsidi Berlaku 1 April 2026: Batas Pertalite & Solar Diperketat, Ini Dampaknya ke Pengguna!

Berita Terbaru