BMKG: Dua Siklon Picu Cuaca Ekstrem di Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 04:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Siklon tropis bakal menerjang sejumlah wilayah di Indonesia

Siklon tropis bakal menerjang sejumlah wilayah di Indonesia

JAKARTA,JS- BMKG: Dua Siklon Picu Cuaca Ekstrem di Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa Bibit Siklon Tropis 91S berkembang menjadi Siklon Tropis Bakung. Saat ini siklon berada di koordinat 8,5°LS dan 96,6°BT, di Samudra Hindia sebelah barat daya Lampung.

BMKG mencatat dua sistem tekanan rendah, yaitu Siklon Tropis Bakung dan Bibit Siklon Tropis 93S, yang menyebabkan hujan deras, angin kencang, dan gelombang laut tinggi di beberapa wilayah Indonesia.

Baca Juga :  BMKG : Waspadai Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia

Siklon Tropis Bakung: Posisi dan Intensitas

BMKG mencatat bahwa Siklon Tropis Bakung memiliki:

  • Kecepatan angin maksimum: 35 knot (65 km/jam)

  • Tekanan udara minimum: 1000 hPa

BMKG memperkirakan siklon ini bisa meningkat menjadi kategori 2 dalam 24 jam ke depan. Meski demikian, siklon bergerak menjauhi wilayah Indonesia ke barat daya, sehingga risiko langsung relatif rendah.

Dampak Tidak Langsung Siklon Tropis Bakung

Per 12–13 Desember 2025 pukul 19.00 WIB:

  • Hujan sedang–lebat: Bengkulu, Lampung, Banten

  • Angin kencang: Bengkulu

  • Gelombang laut 1,25–2,5 meter:

    • Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga barat Lampung

    • Perairan selatan Banten hingga selatan Jawa Barat

    • Selat Sunda bagian selatan

Dengan demikian, masyarakat di wilayah tersebut harus tetap waspada terhadap hujan lebat dan gelombang tinggi.

Baca Juga :  Banjir Aceh & Sumut Akibat Siklon Senyar, NASA Rilis Citra Satelit

Bibit Siklon Tropis 93S: Posisi dan Kondisi

BMKG melaporkan bahwa Bibit Siklon Tropis 93S terbentuk pada 11 Desember 2025 pukul 07.00 WIB dan berada di koordinat 12,0°LS dan 115,8°BT, di Samudra Hindia selatan Bali.

Sistem ini memiliki:

  • Kecepatan angin maksimum: 15 knot (28 km/jam)

  • Tekanan udara minimum: 1010 hPa

Meskipun peluangnya menjadi siklon tropis rendah, BMKG memantau dampaknya dalam 24–72 jam ke depan, terutama potensi cuaca ekstrem.

Dampak Tidak Langsung Bibit Siklon 93S

BMKG memprediksi dampak sebagai berikut:

  • Hujan sedang–lebat: DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB

  • Angin kencang: Jawa Timur, Bali

  • Gelombang laut 1,25–2,5 meter:

    • Samudra Hindia selatan Jawa Tengah hingga selatan Pulau Sumba

    • Perairan selatan Jawa Timur hingga Pulau Sumba

    • Selat Bali dan Selat Lombok

    • Perairan selatan NTB

Oleh karena itu, warga di wilayah terdampak sebaiknya memperhatikan peringatan dini dan meningkatkan kewaspadaan.

Koordinasi dan Imbauan BMKG

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyatakan pihaknya telah mengkoordinasikan langkah dengan BNPB, Basarnas, dan BPBD di wilayah terdampak.

Selain itu, BMKG menekankan pentingnya informasi peringatan dini yang diperbarui secara rutin, serta penyediaan data cuaca dan gelombang laut bagi pemerintah daerah.

Dengan demikian, masyarakat sebaiknya tetap waspada, tenang, dan mengikuti informasi resmi BMKG.(AN)

Berita Terkait

Prabowo Ubah Industri Sawit Indonesia, Koperasi Merah Putih Kini Bisa Kelola CPO hingga Produksi Minyak Goreng Sendiri
RPP Manajemen ASN 2026 Segera Terbit, MenPAN-RB Ungkap Nasib Pensiun PPPK?
Awas Hoaks PPPK! BKN Bongkar Akun Facebook Palsu Catut Nama Prof Zudan, Jangan Sampai ASN dan Honorer Jadi Korban
ASN 2026 Bawa Angin Segar, 18.000 Guru Honorer Kemenag Masuk Daftar Prioritas Rekrutmen
Berlaku Hari Ini, Registrasi Kartu SIM Kini Wajib Scan Wajah, Begini Cara Aktivasi Semua Operator
Resmi, Ini Daftar Tarif Listrik PLN Juli-September 2026
Hasil Seleksi Administrasi PPPK Kemensos 2026 Resmi Diumumkan Hari Ini, Cek Nama Lolos Guru dan Tendik Sekolah Rakyat di SSCASN
Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka, Catat Jadwal Pendaftaran dan Keunggulannya
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:01 WIB

Prabowo Ubah Industri Sawit Indonesia, Koperasi Merah Putih Kini Bisa Kelola CPO hingga Produksi Minyak Goreng Sendiri

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:01 WIB

RPP Manajemen ASN 2026 Segera Terbit, MenPAN-RB Ungkap Nasib Pensiun PPPK?

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:11 WIB

Awas Hoaks PPPK! BKN Bongkar Akun Facebook Palsu Catut Nama Prof Zudan, Jangan Sampai ASN dan Honorer Jadi Korban

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:21 WIB

ASN 2026 Bawa Angin Segar, 18.000 Guru Honorer Kemenag Masuk Daftar Prioritas Rekrutmen

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:01 WIB

Berlaku Hari Ini, Registrasi Kartu SIM Kini Wajib Scan Wajah, Begini Cara Aktivasi Semua Operator

Berita Terbaru