Lebih dari 10 Tahun Hilang, Pencarian MH370 Kembali Dilakukan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pesawat MH370 yang hilang 10 tahun silam, yang saat ini kembali dicari

Ilustrasi pesawat MH370 yang hilang 10 tahun silam, yang saat ini kembali dicari

INTERNASIONAL,JS- Tim pencari kembali menelusuri Samudra Hindia untuk menemukan pesawat Malaysia Airlines MH370. Pesawat itu hilang lebih dari sepuluh tahun lalu dengan 239 orang di dalamnya.

Latar Belakang Hilangnya MH370

Baca Juga :  Tekanan Ekonomi, Aksi Protes Mahasiswa di Iran Meluas

Pesawat Boeing 777 itu menghilang dari radar tak lama setelah lepas landas dari Kuala Lumpur menuju Beijing pada 8 Maret 2014. Data satelit menunjukkan pesawat menyimpang dari jalur dan terbang ke arah selatan sebelum jatuh di perairan terpencil Samudra Hindia.

Pencarian multinasional sebelumnya gagal menemukan bangkai pesawat. Beberapa puing mendarat di pesisir Afrika Timur dan kawasan Samudra Hindia, tetapi jumlahnya tidak cukup untuk menentukan lokasi jatuh pesawat.

Ocean Infinity Ambil Alih Pencarian

Baca Juga :  Pesawat Angkut Militer Antonov An-22 Antey Jatuh

Awal Desember 2025, Kementerian Perhubungan Malaysia menunjuk perusahaan robotika kelautan asal Amerika Serikat, Ocean Infinity, untuk melakukan pencarian baru selama 55 hari.

Rabu (1/1/2026), kapal pencari Armada 86 05 milik Ocean Infinity tiba di lokasi pencarian. Kapal itu membawa dua kendaraan bawah laut otonom (AUV) yang akan menjelajahi dasar laut. Ocean Infinity merahasiakan lokasi pastinya agar tim tetap fokus.

Perusahaan menggunakan sistem no find, no fee, sehingga mereka hanya menerima bayaran 70 juta dolar AS (sekitar Rp 1,1 triliun) jika berhasil menemukan puing pesawat.

Strategi dan Persiapan Pencarian

Ocean Infinity pernah menelusuri lokasi secara pribadi pada 2018, namun tim gagal menemukan pesawat. Kini, CEO Oliver Plunkett menyatakan perusahaan bekerja sama dengan pakar untuk mempersempit area pencarian ke titik yang paling mungkin menjadi lokasi jatuhnya MH370.

Awal 2025, tim menjelajahi area seluas 15.000 km² di Samudra Hindia. Mereka menghentikan operasi sementara karena cuaca buruk, lalu melanjutkan pencarian di lokasi yang dianggap paling potensial.

Tantangan dan Harapan

Pencarian ini menarik perhatian internasional meski tim menghadapi banyak rintangan. Ocean Infinity tetap merahasiakan detail misi untuk menjaga sensitivitas dan urgensi operasi.

Keluarga penumpang dan pemerintah Malaysia berharap pencarian ini dapat mengungkap misteri hilangnya MH370.(AN)

Berita Terkait

Emas Bisa Tembus Rp 3,15 Juta per Gram, Ini 4 Faktor yang Bikin Harga Fluktuatif!
Puasa Terlama 2026 Tembus 20 Jam? Ini Negara-Negaranya!
Giliran Whatsapp yang Diblokir di Rusia
China Ciptakan “Microwave Pembunuh Satelit” Mini
The 10 Richest Americans in History and How They Built Their Fortunes
Rahasia Travel: 5 Negara Tanpa Bandara yang Ramai Dikunjungi
Ekspor Batu Bara Indonesia Dibatasi, Ini Negara yang Terdampak
Diplomasi Nuklir: AS dan Iran Sepakati Pertemuan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 00:01 WIB

Emas Bisa Tembus Rp 3,15 Juta per Gram, Ini 4 Faktor yang Bikin Harga Fluktuatif!

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:30 WIB

Puasa Terlama 2026 Tembus 20 Jam? Ini Negara-Negaranya!

Sabtu, 14 Februari 2026 - 02:00 WIB

Giliran Whatsapp yang Diblokir di Rusia

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:00 WIB

China Ciptakan “Microwave Pembunuh Satelit” Mini

Rabu, 11 Februari 2026 - 00:01 WIB

The 10 Richest Americans in History and How They Built Their Fortunes

Berita Terbaru

Pasar Saham

Bisnis

Masyarakat Kalteng Doyan Saham: Transaksi Rp 10,6 Triliun!

Senin, 16 Feb 2026 - 06:00 WIB

Foto ; Rumah Denny Caknan. (Sumber/Google)

Selebritis

Ngawi Heboh! Rumah Denny Caknan Jadi Spot Foto

Senin, 16 Feb 2026 - 05:00 WIB

Kode redeem FC Mobile 15 Februari 2026

Dunia Game

Kode Redeem FC Mobile Hari Ini Bisa Bikin Timmu Super Kuat

Senin, 16 Feb 2026 - 04:00 WIB

PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mengumumkan telah mengakhiri pelaksanaan pembelian kembali (buyback) saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. (Sumber/Google)

Bisnis

PT Darma Henwa Tbk Selesaikan Buyback Saham Lebih Cepat

Senin, 16 Feb 2026 - 03:00 WIB

Pemain barcelona saat merayakan gol. (Sumber/Google)

Sport

Barcelona Protes Wasit Usai Kalah 4-0 dari Atletico

Senin, 16 Feb 2026 - 02:00 WIB