Tekanan Ekonomi, Aksi Protes Mahasiswa di Iran Meluas

- Jurnalis

Kamis, 1 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi demo yang digelar rakyat Iran

Aksi demo yang digelar rakyat Iran

INTERNASIONAL,JS– Aksi protes yang dipicu oleh tekanan ekonomi semakin meluas di Iran pada hari Selasa (30/12/2025). Mahasiswa turun ke jalan di berbagai kota, termasuk di ibu kota Teheran, untuk menuntut pemerintah segera menangani masalah ekonomi yang semakin memburuk. Demonstrasi ini terjadi sehari setelah para pedagang di pusat Teheran menggelar aksi serupa untuk menentang lonjakan biaya hidup.

Protes Mahasiswa di Berbagai Universitas

Baca Juga :  Nilai Tukar Rial Anjlok Picu Protes Besar di Iran

Para mahasiswa menggelar protes di sejumlah universitas terkemuka di Iran, termasuk di Teheran. Mereka menyuarakan ketidakpuasan terhadap kebijakan ekonomi pemerintah yang menyebabkan melemahnya nilai tukar rial dan tingginya inflasi. Laporan dari Kantor Berita ILNA menyebutkan bahwa aksi protes berlangsung di sepuluh universitas di seluruh negeri. Tujuh di antaranya berada di Teheran, termasuk kampus-kampus bergengsi di negara tersebut. Selain itu, demonstrasi juga terjadi di universitas teknologi di Isfahan, serta di perguruan tinggi di Yazd dan Zanjan.

Tanggapan Pemerintah terhadap Demonstrasi

Baca Juga :  Trump Sebut Kesepakatan Akhiri Perang Ukraina Semakin Dekat

Pemerintah Iran merespons dengan mengerahkan aparat keamanan dan polisi anti-huru-hara di beberapa lokasi strategis di Teheran, termasuk sekitar universitas-universitas yang menjadi titik kumpul para demonstran. Beberapa toko yang sebelumnya tutup akibat aksi protes pedagang, kembali beroperasi pada hari Selasa.

Aksi Pedagang di Pusat Teheran

Aksi tersebut berawal di pasar ponsel terbesar di Teheran pada hari Minggu, sebelum akhirnya menyebar ke wilayah lain. Para pedagang mengeluhkan kenaikan harga barang impor yang terus meningkat seiring melemahnya nilai tukar rial terhadap dolar AS. Hal ini menyebabkan daya beli masyarakat semakin menurun, terutama bagi pedagang ritel yang paling terdampak.

Keputusan Pemerintah Terkait Krisis Energi

Seiring dengan protes ekonomi, pemerintah juga menghadapi tantangan lain terkait krisis energi. Untuk menghemat energi, pemerintah Iran memutuskan untuk menutup sementara bank, sekolah, dan beberapa kegiatan usaha di Teheran serta beberapa provinsi lain. Keputusan ini diambil menyusul cuaca dingin ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Iran, yang menyebabkan lonjakan permintaan energi.

Langkah Pemerintah dalam Menangani Krisis Ekonomi

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, yang memiliki kewenangan terbatas dibandingkan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, bertemu dengan para pemimpin buruh pada Selasa (30/12/2025). Dalam pertemuan itu, Pezeshkian mengajukan beberapa proposal untuk mengatasi krisis ekonomi yang semakin dalam. Ia meminta Menteri Dalam Negeri untuk membuka dialog dengan perwakilan para demonstran, agar pemerintah bisa mendengarkan tuntutan mereka dan mengambil langkah yang tepat untuk menyelesaikan masalah.

Sementara itu, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menekankan perlunya “langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan daya beli masyarakat.” Ghalibaf juga menyatakan bahwa pemerintah harus segera mengambil tindakan yang lebih efektif untuk mengatasi krisis ekonomi ini.

Masa Depan Ekonomi Iran dan Tuntutan Masyarakat

Tuntutan masyarakat Iran semakin keras seiring dengan memburuknya kondisi ekonomi.  Para demonstran berharap pemerintah akan mendengarkan suara mereka dan segera menerapkan kebijakan yang bisa mengurangi beban ekonomi yang mereka rasakan.

Ke depan, ekonomi Iran akan menghadapi tantangan besar. Jika pemerintah tidak mampu menangani masalah ekonomi dengan efektif, aksi protes ini kemungkinan akan terus berkembang dan bisa mempengaruhi stabilitas sosial di negara tersebut.(AN)

Berita Terkait

7 Powerful Health Benefits of Watermelon You Should Know, From Better Hydration to Heart Health
TKI Indonesia Wajib Tahu, Segini Nilai Tukar Won Korea ke Rupiah Hari Ini 2 Oktober 2026
Kurs Yen Jepang ke Rupiah Hari Ini 30 September 2026, Cek Nilai 1 Yen hingga 50.000 Yen
Kurs Ringgit Malaysia Hari Ini 29 September 2026: RM1 Tembus Rp4.410, Cek Kurs Beli dan Jual Terbaru
Eating Papaya Every Day: 5 Health Conditions This Tropical Fruit May Help Manage
Tokenized U.S. Stocks Enter New Era as SEC Opens Five-Year Regulatory Path for On-Chain Trading
Kurs Yen Jepang Hari Ini Sabtu 26 September 2026: ¥10.000 Setara Rp1,13 Juta, Cek Konversi Lengkap JPY ke IDR
Cloves Health Benefits: 7 Potential Health Benefits of Eugenol-Rich Cloves You Should Know
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 03:01 WIB

7 Powerful Health Benefits of Watermelon You Should Know, From Better Hydration to Heart Health

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:30 WIB

TKI Indonesia Wajib Tahu, Segini Nilai Tukar Won Korea ke Rupiah Hari Ini 2 Oktober 2026

Rabu, 30 September 2026 - 21:23 WIB

Kurs Yen Jepang ke Rupiah Hari Ini 30 September 2026, Cek Nilai 1 Yen hingga 50.000 Yen

Selasa, 29 September 2026 - 20:31 WIB

Kurs Ringgit Malaysia Hari Ini 29 September 2026: RM1 Tembus Rp4.410, Cek Kurs Beli dan Jual Terbaru

Selasa, 29 September 2026 - 02:01 WIB

Eating Papaya Every Day: 5 Health Conditions This Tropical Fruit May Help Manage

Berita Terbaru