Nasib PPPK 2021 Diujung Tanduk, Ini Penjelasan AP3KI

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi PPPK

Ilustrasi PPPK

JAKARTA,JS – Pengurus Pusat Asosiasi Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja Indonesia (AP3KI), Ahmad Saifudin, menilai pemutusan kontrak kerja Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berpotensi kembali terjadi di sejumlah daerah.

Potensi Pemutusan Kontrak Berulang

Baca Juga :  Hasil Seleksi PPPK BGN, Catat Cara Cek dan Jadwalnya

Karena itu, Ahmad Saifudin mengimbau seluruh PPPK untuk memperkuat solidaritas dan merapatkan barisan. Ia menilai, seluruh PPPK perlu menyikapi persoalan ini secara bersama karena masa kontrak PPPK formasi 2021 berakhir pada tahun ini.

Saifudin menjelaskan, PPPK formasi 2021 mayoritas berasal dari honorer K2 yang lulus seleksi pada 2019. Pemerintah menetapkan rata-rata masa kontrak selama lima tahun dan seharusnya memperpanjangnya kembali pada 2026.

Baca Juga :  Soal 2 Ribu Honorer yang Tak Lulus PPPK, Ini Kata Gubernur Jambi

Namun, dalam praktiknya, sejumlah pemerintah daerah memilih tidak melanjutkan kontrak PPPK. Pemerintah daerah mengemukakan berbagai alasan, mulai dari penilaian kinerja hingga keterbatasan anggaran.

“Menyikapi masalah teman-teman PPPK yang kehilangan kontrak menunjukkan PPPK belum memiliki kekuatan dan perlindungan yang memadai. Artinya, posisi PPPK masih sangat lemah,” kata Saifudin kepada JPNN.com, Senin (12/1/2026).

Kritik Terhadap Skema PPPK

Baca Juga :  Soal Gaji PPPK Paruh Waktu, Ini Penegasan BKN RI

Selain itu, guru PPPK berprestasi tersebut menyinggung kebijakan pengangkatan ASN di masa lalu. Menurutnya, jika pada 2019 Presiden Prabowo Subianto sudah memimpin pemerintahan, maka pemerintah tidak akan melahirkan skema ASN PPPK.

Ia menilai honorer K2 seharusnya langsung memperoleh status PNS karena status tersebut memang menjadi hak mereka, bukan PPPK.

Ketimpangan Aturan dan Praktik

Saifudin juga menyoroti perbedaan antara regulasi dan praktik di lapangan. Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), negara memberi ruang perpanjangan kontrak PPPK hingga batas usia pensiun (BUP).

Akan tetapi, realitas di lapangan menunjukkan hal berbeda. Pemerintah daerah hanya memberikan kontrak tiga tahun, bahkan kurang. Saifudin juga menilai isu efisiensi anggaran ikut memengaruhi kebijakan tersebut.

Kondisi ini, menurut Saifudin, memicu persoalan serius bagi masa depan PPPK. Selama ini, banyak pihak masih memandang PPPK sebelah mata dalam sistem kepegawaian.

Dua Langkah Penyelesaian

Oleh sebab itu, Saifudin menegaskan dua langkah utama yang perlu segera ditempuh. Pertama, PPPK harus memperjuangkan perlindungan hukum agar pemerintah daerah tidak memutus kontrak secara sepihak dengan alasan yang tidak jelas.

Kedua, pemerintah pusat harus segera mengalihkan status PPPK menjadi PNS.

Seruan Perjuangan Eks Honorer K2

Sebagai penutup, Saifudin menyampaikan keprihatinan atas nasib PPPK angkatan pertama yang kehilangan perpanjangan kontrak. Ia menegaskan, eks honorer K2 harus kembali berjuang untuk meraih status PNS.(AN)

Berita Terkait

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi 2026: Cara Hemat Biaya Transportasi Agar Keuangan Tetap Stabil
Belanja Pegawai Tembus 30% APBD? Ini Strategi Efisiensi Tanpa PHK PPPK Bisa Ditiru Pemda
BREAKING: Harga BBM 1 April 2026! Cek Daftar Baru Pertamax, Solar & Dampaknya ke Dompet Anda
APBD Defisit 2026: Gaji PPPK Terancam, Ini Dampak Kebijakan 30% Belanja Pegawai
WFH 1 Hari Mulai Berlaku! Benarkah Bisa Tekan BBM dan Subsidi Energi? Ini Faktanya
UU HKPD 2027 Berlaku! Ribuan PPPK Terancam PHK Jika APBD Tak Kuat
Pinjol Didenda Rp 755 Miliar, OJK Siap Turun Tangan? Ini Risiko bagi Debitur
Gelombang Efisiensi 2026 Hantam ASN, PPPK Paling Terpukul
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:00 WIB

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi 2026: Cara Hemat Biaya Transportasi Agar Keuangan Tetap Stabil

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:00 WIB

Belanja Pegawai Tembus 30% APBD? Ini Strategi Efisiensi Tanpa PHK PPPK Bisa Ditiru Pemda

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:00 WIB

BREAKING: Harga BBM 1 April 2026! Cek Daftar Baru Pertamax, Solar & Dampaknya ke Dompet Anda

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:30 WIB

APBD Defisit 2026: Gaji PPPK Terancam, Ini Dampak Kebijakan 30% Belanja Pegawai

Senin, 30 Maret 2026 - 16:30 WIB

WFH 1 Hari Mulai Berlaku! Benarkah Bisa Tekan BBM dan Subsidi Energi? Ini Faktanya

Berita Terbaru