Gaji dan Tunjangan PPPK Paruh Waktu, Jika Berdasarkan UMP

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi estimasi Gaji PPPK Paruh Waktu

Ilustrasi estimasi Gaji PPPK Paruh Waktu

JAKARTA,JS– Pemerintah menetapkan gaji dan tunjangan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu untuk tahun 2026. PPPK paruh waktu bekerja dengan jam fleksibel dan menerima hak serta perlindungan sesuai jam kerja. Kebijakan ini memberi kepastian bagi tenaga non-ASN sekaligus membuka peluang menjadi PPPK penuh waktu.

Gaji PPPK Paruh Waktu Mengikuti UMP

Baca Juga :  Soal Gaji PPPK Paruh Waktu, Ini Penegasan BKN RI

Menurut Keputusan Menteri PANRB Nomor 16 Tahun 2025, gaji minimal PPPK paruh waktu menyesuaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) atau gaji sebelumnya sebagai pegawai non-ASN. Pemerintah membiayai gaji ini dari belanja non-pegawai.

Misalnya, DKI Jakarta menawarkan gaji tertinggi, mencapai Rp5.729.876, sementara Jawa Barat hanya Rp2.317.601. Dengan demikian, lokasi penempatan menentukan besar kecilnya gaji.

UMP 2026 di Setiap Provinsi

Baca Juga :  Cek, Ini Daerah THR, TPG, dan Gaji ke-13 Guru yang Mulai Cair

Berikut gambaran UMP 2026 di sejumlah wilayah di Indonesia:

Sumatera:

  • Aceh – Rp3.932.552

  • Sumatera Utara – Rp3.228.949

  • Sumatera Barat – Rp3.182.955

  • Riau – Rp3.780.495

  • Kepulauan Riau – Rp3.879.520

  • Jambi – Rp3.471.497

  • Sumatera Selatan – Rp3.942.963

  • Bengkulu – Rp2.827.250

  • Lampung – Rp3.047.734

  • Bangka Belitung – Rp4.035.000

Jawa:

  • DKI Jakarta – Rp5.729.876

  • Jawa Barat – Rp2.317.601

  • Jawa Tengah – Rp2.327.386

  • DI Yogyakarta – Rp2.417.495

  • Jawa Timur – Rp2.446.880

  • Banten – Rp3.100.881

Bali & Nusa Tenggara:

  • Bali – Rp3.207.459

  • NTB – Rp2.673.861

  • NTT – Rp2.455.898

Kalimantan:

  • Kalimantan Barat – Rp3.054.552

  • Kalimantan Tengah – Rp3.686.138

  • Kalimantan Selatan – Rp3.725.000

  • Kalimantan Timur – Rp3.762.431

  • Kalimantan Utara – Rp3.775.243

Sulawesi:

  • Sulawesi Utara – Rp4.002.630

  • Sulawesi Tengah – Rp3.179.565

  • Sulawesi Selatan – Rp3.921.088

  • Sulawesi Tenggara – Rp3.306.496

  • Sulawesi Barat – Rp3.315.934

  • Gorontalo – Rp3.405.144

Maluku & Papua:

  • Maluku – Rp3.334.490

  • Maluku Utara – Rp3.510.240

  • Papua – Rp4.436.283

  • Papua Pegunungan – Rp4.508.714

  • Papua Tengah – Rp4.285.848

  • Papua Selatan – Rp4.508.100

  • Papua Barat – Rp3.841.000

  • Papua Barat Daya – Rp3.766.000

Gaji Pokok Sesuai Golongan

Baca Juga :  Nasib PPPK 2021 Diujung Tanduk, Ini Penjelasan AP3KI

Selain UMP, PPPK paruh waktu menerima gaji pokok berdasarkan golongan. Perpres Nomor 11 Tahun 2024 menetapkan besaran berikut:

  • Gol I: Rp1.938.500 – Rp2.900.900

  • Gol II: Rp2.116.900 – Rp3.071.200

  • Gol III: Rp2.206.500 – Rp3.201.200

  • Gol IV: Rp2.299.800 – Rp3.336.600

  • Gol V: Rp2.511.500 – Rp4.189.900

  • Gol VI: Rp2.742.800 – Rp4.367.100

  • Gol VII: Rp2.858.800 – Rp4.551.800

  • Gol VIII: Rp2.979.700 – Rp4.744.400

  • Gol IX: Rp3.203.600 – Rp5.261.500

  • Gol X: Rp3.339.100 – Rp5.484.000

  • Gol XI: Rp3.480.300 – Rp5.716.000

  • Gol XII: Rp3.627.500 – Rp5.957.800

  • Gol XIII: Rp3.781.000 – Rp6.209.800

  • Gol XIV: Rp3.940.900 – Rp6.472.500

  • Gol XV: Rp4.107.600 – Rp6.746.200

  • Gol XVI: Rp4.281.400 – Rp7.031.600

  • Gol XVII: Rp4.462.500 – Rp7.329.000

Dengan demikian, PPPK paruh waktu bisa menyesuaikan gaji antara UMP daerah dan golongan yang mereka masuki.(AN)

Berita Terkait

Resmi! 8 Kebijakan Baru Pemerintah 2026: WFH ASN, BBM Dibatasi, Potensi Hemat Rp130 Triliun
Guru Madrasah Gagal Jadi ASN? DPR Desak Kemenag Siapkan Insentif
Kredit Murah 6% dari Koperasi Merah Putih Jadi Solusi!, Tekan Pinjol
Hoaks PPPK 2026, 3 Fakta Penting soal Status ASN yang Wajib Kamu Tahu!
Aturan Baru BBM Subsidi Berlaku 1 April 2026: Batas Pertalite & Solar Diperketat, Ini Dampaknya ke Pengguna!
Tarif Listrik April 2026 Resmi Diumumkan: Tidak Naik, Tapi Tagihan Bisa Membengkak! Ini Penyebabnya
Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi 2026: Cara Hemat Biaya Transportasi Agar Keuangan Tetap Stabil
Belanja Pegawai Tembus 30% APBD? Ini Strategi Efisiensi Tanpa PHK PPPK Bisa Ditiru Pemda
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 19:00 WIB

Resmi! 8 Kebijakan Baru Pemerintah 2026: WFH ASN, BBM Dibatasi, Potensi Hemat Rp130 Triliun

Rabu, 1 April 2026 - 16:30 WIB

Guru Madrasah Gagal Jadi ASN? DPR Desak Kemenag Siapkan Insentif

Rabu, 1 April 2026 - 16:00 WIB

Kredit Murah 6% dari Koperasi Merah Putih Jadi Solusi!, Tekan Pinjol

Rabu, 1 April 2026 - 14:00 WIB

Hoaks PPPK 2026, 3 Fakta Penting soal Status ASN yang Wajib Kamu Tahu!

Rabu, 1 April 2026 - 13:00 WIB

Aturan Baru BBM Subsidi Berlaku 1 April 2026: Batas Pertalite & Solar Diperketat, Ini Dampaknya ke Pengguna!

Berita Terbaru