Wali Kota Sungai Penuh dan Jambi Bertemu, Alfin Dorong Kerja Sama Strategis Antar Daerah

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan Walikota Sungai Penuh, Alfin dan Walikota Jambi, Maulana

Pertemuan Walikota Sungai Penuh, Alfin dan Walikota Jambi, Maulana

SUNGAIPENUH,JS– Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., bersama Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ns., menyambut kedatangan Wali Kota Jambi Dr. dr. Maulana, M.K.M., beserta Ketua TP-PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG, dan rombongan, Senin (26/1/2026).

Pertemuan yang mengusung agenda silaturahmi tersebut menjadi kesempatan bagi kedua kepala daerah untuk mempererat hubungan sekaligus membahas peluang kerja sama pembangunan. Sungai Penuh dan Kota Jambi memiliki karakter wilayah serta potensi ekonomi yang berbeda, tetapi keduanya dapat saling mendukung melalui program lintas daerah.

Alfin memanfaatkan pertemuan itu untuk memperkenalkan kondisi geografis, potensi unggulan, serta arah pembangunan Kota Sungai Penuh. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antarpemerintah daerah agar potensi lokal mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Baca Juga :  Wawako Sungai Penuh Hadiri Pengukuhan Kepala BI Jambi, Ini Fokus Kerja Samanya

Alfin Paparkan Potensi Ekonomi dan Pariwisata Sungai Penuh

Dalam pertemuan tersebut, Alfin menjelaskan bahwa Kota Sungai Penuh memiliki karakter geografis dataran tinggi dengan udara sejuk dan bentang alam pegunungan. Kondisi itu memberikan peluang bagi pengembangan sektor pertanian, perkebunan, serta pariwisata alam dan budaya.

Menurut Alfin, potensi tersebut dapat menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah kota perlu menghubungkan kekuatan sektor unggulan dengan peningkatan kualitas produk, pengembangan destinasi wisata, dan perluasan peluang usaha masyarakat.

Sektor pertanian dan perkebunan, misalnya, memiliki peluang untuk memberikan nilai tambah melalui pengolahan hasil produksi serta pemasaran yang lebih luas. Sementara itu, kekayaan alam dan budaya dapat mendukung pengembangan pariwisata yang melibatkan pelaku usaha lokal.

Namun, pengembangan potensi daerah membutuhkan dukungan berbagai pihak. Pemerintah perlu membangun koordinasi dengan pelaku usaha, komunitas masyarakat, serta pemerintah daerah lain agar program pembangunan berjalan selaras dengan kebutuhan lapangan.

Baca Juga :  Off Road Expedition Raja 2026 Singgah di Sungai Penuh, Alfin Ungkap Peluang Besar bagi Pariwisata Daerah

Infrastruktur dan Pelayanan Publik Jadi Perhatian

Selain menyoroti potensi ekonomi, Alfin menjelaskan arah pembangunan Kota Sungai Penuh yang mencakup peningkatan infrastruktur, kualitas pelayanan publik, dan tata kelola pemerintahan.

Infrastruktur yang memadai berperan penting dalam menunjang mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta memudahkan akses menuju kawasan wisata. Karena itu, pembangunan infrastruktur perlu berjalan seiring dengan upaya memperkuat sektor ekonomi lokal.

Di sisi lain, peningkatan pelayanan publik menjadi bagian penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemerintah kota perlu memastikan setiap program berjalan secara efektif, transparan, dan akuntabel.

Alfin juga menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik. Melalui koordinasi yang kuat dan perencanaan yang terarah, pemerintah daerah dapat mengoptimalkan sumber daya sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan program pembangunan.

Langkah tersebut juga membutuhkan pertukaran pengalaman dengan daerah lain. Pemerintah Kota Sungai Penuh dapat mempelajari berbagai pendekatan yang sesuai dengan karakter wilayahnya, kemudian mengadaptasikannya berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat.

Alfin Buka Peluang Kolaborasi dengan Pemerintah Kota Jambi

Alfin menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk memperluas kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Jambi. Ia menilai komunikasi antardaerah memiliki peran penting dalam mempercepat pembangunan dan memperkuat daya saing wilayah.

“Sinergi antarpemerintah daerah sangat dibutuhkan untuk mendorong percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kerja sama tersebut dapat mencakup berbagai bidang sesuai kebutuhan dan kewenangan masing-masing pemerintah daerah. Pertukaran informasi, pengembangan kapasitas aparatur, promosi potensi daerah, hingga penguatan ekonomi masyarakat dapat menjadi ruang penjajakan kolaborasi.

Selain itu, hubungan yang baik antara pemerintah daerah dapat membuka peluang untuk memperluas jaringan pemasaran produk unggulan. Pelaku usaha di Sungai Penuh, misalnya, membutuhkan akses pasar yang lebih luas agar produk lokal mampu menjangkau konsumen di luar wilayahnya.

Pada saat yang sama, promosi potensi wisata juga dapat memperoleh manfaat melalui pertukaran informasi dan kegiatan bersama. Kolaborasi semacam ini berpeluang memperkenalkan destinasi unggulan kepada masyarakat dari berbagai daerah.

Meski demikian, setiap peluang kerja sama tetap membutuhkan pembahasan lanjutan, perencanaan yang matang, serta kesepakatan mengenai bentuk program dan manfaatnya bagi masyarakat.

Wali Kota Jambi Apresiasi Potensi Sungai Penuh

Baca Juga :  Wako Alfin Hadiri Kenduri Sko Luhah Depati Intan Siulak Mukai

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana mengapresiasi sambutan Pemerintah Kota Sungai Penuh. Ia memandang kunjungan tersebut sebagai kesempatan untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara kedua pemerintah daerah.

Maulana juga menilai Sungai Penuh memiliki peluang pengembangan yang menjanjikan, terutama pada sektor pertanian, pariwisata, dan ekonomi berbasis kearifan lokal.

Potensi tersebut dapat mendukung pertumbuhan ekonomi apabila pemerintah daerah mampu mengembangkan program yang sesuai dengan karakter wilayah. Selain itu, keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha menjadi faktor penting untuk memastikan manfaat pembangunan menjangkau lebih banyak pihak.

Menurut Maulana, hubungan antardaerah tidak cukup hanya mengandalkan komunikasi formal. Kedua pemerintah perlu membuka ruang pertukaran gagasan, pengalaman, dan pengetahuan untuk menemukan pendekatan yang efektif dalam menjawab tantangan pembangunan.

Pertemuan tersebut pun memberikan kesempatan bagi kedua pihak untuk mengenali peluang kolaborasi yang dapat mereka kembangkan pada masa mendatang.

Dorong Kerja Sama yang Memberikan Manfaat Nyata

Penguatan hubungan antara Sungai Penuh dan Kota Jambi berpotensi membuka ruang kolaborasi di berbagai sektor. Namun, keberhasilan kerja sama bergantung pada kemampuan kedua pemerintah daerah menerjemahkan komunikasi menjadi program yang jelas dan terukur.

Pemerintah dapat memulai langkah tersebut dengan mengidentifikasi kebutuhan prioritas, menentukan bidang kerja sama, serta menyusun mekanisme koordinasi antarlembaga. Dengan pendekatan itu, setiap program memiliki arah yang lebih jelas dan dapat dievaluasi berdasarkan manfaatnya bagi masyarakat.

Di sektor ekonomi, pengembangan jaringan pemasaran produk lokal dan promosi pariwisata dapat menjadi salah satu peluang penjajakan. Sementara itu, pertukaran pengalaman antaraparat pemerintah dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas pelaksanaan program.

Meski kunjungan ini berfokus pada silaturahmi, komunikasi yang terjalin dapat menjadi landasan untuk membahas peluang kerja sama secara lebih mendalam.

Bagi Sungai Penuh, kemitraan lintas daerah dapat mendukung upaya mengoptimalkan potensi pertanian, perkebunan, dan pariwisata. Adapun bagi kedua pemerintah kota, hubungan yang semakin erat dapat memperluas ruang koordinasi dalam menghadapi tantangan pembangunan.

Melalui pertemuan tersebut, Alfin dan Maulana menunjukkan pentingnya menjaga hubungan antardaerah sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan yang berkelanjutan. Langkah berikutnya ialah menindaklanjuti peluang yang muncul melalui pembahasan konkret, dengan tetap mengutamakan kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat.(AN)

Berita Terkait

Puluhan Pejabat Merangin Dilantik, Ini Daftar Nama Camat, Pejabat OPD hingga 17 Kepala Puskesmas
8 PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Tak Lanjut Kontrak, 1.513 Lainnya Diusulkan Perpanjangan
Wali Kota Alfin dan Sri Kartini Hadiri HUT ke-27 Tanjung Jabung Timur, Dorong Sinergi Pembangunan Jambi
Dapat Dukungan Guru dan Siswa, Lamia Deareni Ungkap Target Besarnya untuk SMPN 8 Sungai Penuh
BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 2.474 Nelayan Tanjab Timur, Ada Manfaat JKM Rp213 Juta
5 Kepala OPD Sungai Penuh Resmi Dilantik, Ini Pesan Penting Azhar Hamzah
Belanja Kebutuhan Pokok? Gerakan Pangan Murah Hadir di Taman Tugu 17 Sungai Penuh
5 Kepala OPD Sungai Penuh Resmi Dilantik, Ini Namanya
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Puluhan Pejabat Merangin Dilantik, Ini Daftar Nama Camat, Pejabat OPD hingga 17 Kepala Puskesmas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Wali Kota Alfin dan Sri Kartini Hadiri HUT ke-27 Tanjung Jabung Timur, Dorong Sinergi Pembangunan Jambi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Dapat Dukungan Guru dan Siswa, Lamia Deareni Ungkap Target Besarnya untuk SMPN 8 Sungai Penuh

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:01 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 2.474 Nelayan Tanjab Timur, Ada Manfaat JKM Rp213 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:10 WIB

5 Kepala OPD Sungai Penuh Resmi Dilantik, Ini Pesan Penting Azhar Hamzah

Berita Terbaru