SMARTPHONE,JS- Acer menghadirkan Super ZX Pro, smartphone Android kelas menengah yang dirilis di India pada April 2025. Ponsel ini memadukan spesifikasi tinggi dengan harga terjangkau, sehingga menjadi pilihan menarik di segmen mid-range.
Layar dan Performa: Smooth dan Responsif
Super ZX Pro menampilkan layar AMOLED 6,67 inci dengan resolusi Full HD Plus, refresh rate 120 Hz, dan kecerahan puncak 1.000 nit. Dengan kombinasi ini, pengguna mendapatkan pengalaman menonton dan bermain game yang halus dan cerah.
Di sektor performa, ponsel ini menggunakan chipset MediaTek Dimensity 7400, yang mampu menangani multitasking dan gaming tanpa lag. Selain itu, pilihan RAM hingga 12 GB dan memori internal hingga 512 GB memberikan ruang penyimpanan yang luas untuk aplikasi, foto, dan video.
Fotografi: Kamera Utama Berkualitas Tinggi
Dalam hal fotografi, Acer menanamkan tiga kamera belakang: sensor utama Sony IMX882 50 MP dengan OIS, kamera ultra-wide 5 MP, dan kamera makro 2 MP. Untuk swafoto, tersedia kamera 50 MP OmniVision, yang menjanjikan foto jernih dan detail.
Dengan konfigurasi ini, pengguna bisa mengambil foto dan video dengan kualitas profesional, baik di siang maupun malam hari.
Baterai dan Sistem Operasi
Super ZX Pro menampung baterai berkapasitas 5.000 mAh, lengkap dengan pengisian cepat 33 watt, sehingga pengguna tidak perlu sering mengisi daya. Smartphone ini menjalankan Android 15 versi stock, menghadirkan antarmuka yang bersih, ringan, dan responsif.
Fitur Tambahan yang Memikat
Selain spesifikasi inti, Acer menambahkan berbagai fitur menarik. Ponsel ini memiliki pemindai sidik jari dalam layar, speaker ganda bersertifikasi Dolby Atmos, serta dukungan Wi-Fi 6. Tidak hanya itu, sertifikasi IP64 melindungi ponsel dari debu dan percikan air.
Harga dan Ketersediaan
Acer Super ZX Pro dipasarkan di India melalui kerja sama dengan Indkal Technologies, pemegang lisensi Acer untuk smartphone. Harganya dimulai dari sekitar Rp 3,4 jutaan, menjadikannya salah satu opsi terbaik di kelas menengah. Saat ini, Acer belum mengumumkan ketersediaan ponsel secara global maupun di Indonesia.(AN)









