PALEMBANG,JS– Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) meninjau pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung, bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), Rabu (12/02). Mereka hadir di Jembatan Musi V, salah satu titik utama proyek yang sedang dikebut di Sumatra Selatan.
Tim DPR RI Pantau Proyek Secara Langsung
Ketua Tim Komisi V, Roberth Rouw, memimpin kunjungan yang diikuti anggota Mukhlis Basri, Haryanto, Sofwan Dedy Ardyanto, Hanan A. Rozak, Syarief Abdullah Alkadrie, Ruslan M. Daud, Irmawan, Ghufran, dan Muhammad Lokot Nasution.
Pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ikut mendampingi, termasuk Direktur Jalan Bebas Hambatan Ditjen Bina Marga, Dedy Gunawan, dan anggota BPJT Unsur Masyarakat Tulus Abadi. Dari pihak pelaksana, jajaran direksi Hutama Karya hadir, termasuk EVP Divisi Pembangunan Jalan Tol Pulung Satyo Anggono dan EVP Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Dwi Aryono Bayuaji.
Hutama Karya Pastikan Percepatan dan Mutu
Mardiansyah, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, menegaskan perusahaan mempercepat pembangunan tanpa mengorbankan mutu dan keselamatan.
“Kami memastikan Jalan Tol Palembang–Betung selesai tepat waktu, tetap memenuhi standar kualitas, dan mengutamakan keselamatan kerja serta pengguna jalan. Dengan dukungan DPR RI dan sinergi bersama Kementerian PUPR, kami bisa menghadirkan manfaat ruas tol ini, khususnya saat mudik Lebaran 2026,” ujar Mardiansyah.
Progres Konstruksi Capai Hampir 90 Persen
Komisi V DPR RI memantau langsung konstruksi, kesiapan operasional, dan berbagai tantangan, mulai dari kendala teknis hingga penyelesaian lahan.
Hingga saat ini, pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung mencapai 89,91%. Perusahaan menargetkan ruas tol beroperasi terbatas saat arus mudik Lebaran 2026. Kehadiran jalan tol akan mengurangi kepadatan di jalan nasional dan memberi perjalanan lebih aman serta nyaman bagi masyarakat.
Jalan Tol Tingkatkan Konektivitas dan Efisiensi
Jalan Tol Palembang–Betung menghubungkan koridor Kayuagung–Palembang–Betung dan terintegrasi menuju Jambi. Tol ini memperkuat konektivitas antarprovinsi di Pulau Sumatra, memperlancar distribusi logistik, meningkatkan mobilitas masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Selain itu, jalan tol mempersingkat waktu tempuh dari 3–4 jam melalui jalan nasional menjadi sekitar 1 jam. Percepatan perjalanan ini memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan pelaku logistik.
DPR RI Dorong Penyelesaian Hingga Jambi
Ketua Tim Komisi V DPR RI, Roberth Rouw, menekankan pentingnya menyambungkan tol hingga Jambi.
“Ruas ini sangat krusial bagi masyarakat Sumatra Selatan. DPR mengapresiasi BUMN yang membangun jalan tol dengan kualitas terbaik dan pemerintah yang menghadirkan infrastruktur. Kami berharap masyarakat dapat menikmati manfaatnya tanpa hambatan saat Lebaran,” tegas Roberth Rouw.
Sinergi Percepat Penyelesaian Proyek
Kunjungan ini menunjukkan kolaborasi DPR RI, Kementerian Pekerjaan Umum, dan pihak pelaksana untuk mempercepat proyek strategis nasional. Sinergi ini membantu percepatan pembangunan, memperkuat konektivitas antarwilayah, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatra Selatan dan sekitarnya.(*)









