APBD 2027 Kota Sungai Penuh Mulai Dibahas, Alfin Ungkap Target Ekonomi, PAD hingga Program Prioritas yang Berdampak Langsung untuk Warga

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota dan Wakil Walikota Sungai Penuh, Alfin-Azhar saat Sampaikan Pengantar KUA-PPAS 2027, Fokus pada Enam Prioritas Pembangunan Daerah

Wali Kota dan Wakil Walikota Sungai Penuh, Alfin-Azhar saat Sampaikan Pengantar KUA-PPAS 2027, Fokus pada Enam Prioritas Pembangunan Daerah

SUNGAIPENUH,JS- Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai menyusun arah pembangunan sekaligus kebijakan fiskal untuk tahun depan. Langkah tersebut ditandai dengan penyampaian Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Rancangan Prioritas serta Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Sungai Penuh, Senin (27/7).

Agenda tersebut menjadi salah satu tahapan paling penting dalam penyusunan APBD 2027 Kota Sungai Penuh karena akan menentukan prioritas pembangunan, arah belanja pemerintah, hingga strategi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Rapat berlangsung di Aula DPRD Kota Sungai Penuh dan dihadiri Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH, Wakil Ketua I DPRD Hardizal, S.Sos., M.H., anggota DPRD, Sekretaris Daerah Alpian, unsur Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli, kepala OPD, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Sungai Penuh.

KUA-PPAS Menjadi Fondasi APBD 2027

Dalam pidatonya, Wali Kota Alfin menjelaskan bahwa penyusunan KUA dan PPAS bukan sekadar memenuhi tahapan administrasi. Pemerintah daerah menggunakan dokumen tersebut sebagai pedoman utama dalam merancang APBD yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga kesehatan fiskal daerah.

Menurutnya, setiap kebijakan anggaran harus selaras dengan visi pembangunan Kota Sungai Penuh JUARA, yaitu Maju, Adil, dan Sejahtera.

“KUA-PPAS disusun untuk memastikan sinergi fiskal dan efektivitas belanja daerah sehingga setiap rupiah anggaran mampu mendukung pencapaian visi Kota Sungai Penuh JUARA (Maju, Adil, dan Sejahtera),” kata Alfin.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada besarnya anggaran. Sebaliknya, pemerintah ingin memastikan setiap rupiah memberikan manfaat nyata melalui pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Baca Juga :  Ciptakan Pasar Lebih Luas, Ketua Dekranasda Terus Promosikan UMKM Sungai Penuh Disela-sela Kunjungannya Ke Luar Daerah

Enam Prioritas Pembangunan Tahun 2027

Pemerintah Kota Sungai Penuh telah menetapkan enam agenda utama sebagai arah pembangunan pada tahun 2027.

Prioritas pertama menyasar peningkatan produktivitas ekonomi daerah sekaligus mempercepat penurunan angka kemiskinan.

Selanjutnya, pemerintah akan memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan.

Pembangunan infrastruktur dan penataan ruang juga menjadi perhatian utama karena keduanya memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas serta mendorong pertumbuhan investasi.

Selain itu, pemerintah akan memperkuat pengelolaan lingkungan hidup dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Di sisi tata kelola pemerintahan, reformasi birokrasi tetap menjadi prioritas. Pemerintah menargetkan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, profesional, dan berbasis digital.

Terakhir, pemerintah akan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus mencari berbagai sumber pendanaan alternatif untuk memperkuat kemampuan fiskal daerah.

Target Ekonomi Kota Sungai Penuh Tahun 2027

Selain menetapkan program prioritas, Pemerintah Kota Sungai Penuh juga memasang sejumlah indikator makro sebagai ukuran keberhasilan pembangunan.

Pada tahun 2027, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi berada pada kisaran 5,05 hingga 5,75 persen.

Target tersebut menunjukkan optimisme pemerintah terhadap meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, investasi daerah, sektor perdagangan, UMKM, hingga sektor jasa.

Tidak hanya itu, pemerintah juga ingin menekan angka kemiskinan menjadi sekitar 2,50 hingga 3,10 persen.

Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka ditargetkan turun menjadi 3,45 hingga 3,97 persen.

Pemerintah juga menargetkan Gini Ratio berada pada kisaran 0,30 hingga 0,31, yang mencerminkan pemerataan pendapatan masyarakat semakin baik.

Target-target tersebut menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Pendapatan Daerah Diproyeksikan Mencapai Rp717,76 Miliar

Dalam rancangan APBD 2027, Pemerintah Kota Sungai Penuh memproyeksikan pendapatan daerah sebesar Rp717,76 miliar.

Pendapatan tersebut berasal dari berbagai sumber, mulai dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer pemerintah pusat, hingga sumber pendapatan lain yang sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, belanja daerah direncanakan mencapai Rp719,76 miliar.

Alokasi tersebut akan diarahkan untuk membiayai berbagai program prioritas yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Program Strategis Menjadi Prioritas Anggaran

Pemerintah Kota Sungai Penuh memastikan APBD 2027 tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik.

Sebaliknya, pemerintah akan memperkuat berbagai program yang berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat.

Salah satunya ialah percepatan penurunan angka stunting melalui peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, serta edukasi keluarga.

Selain itu, pemerintah juga terus mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ketahanan pangan tetap menjadi fokus karena sektor pertanian masih menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.

Di sisi lain, pemerintah akan memperbaiki sistem pengelolaan sampah agar lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat.

Persoalan banjir yang selama ini menjadi perhatian masyarakat juga masuk dalam daftar program prioritas melalui peningkatan infrastruktur drainase serta pengelolaan kawasan rawan banjir.

Pemerintah juga berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dasar di bidang pendidikan, kesehatan, administrasi kependudukan, hingga pelayanan publik berbasis digital.

Optimalisasi PAD Menjadi Kunci Kemandirian Fiskal

Salah satu fokus utama dalam KUA-PPAS 2027 ialah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.

Pemerintah menilai optimalisasi PAD menjadi langkah penting agar kemampuan pembiayaan pembangunan tidak hanya bergantung pada dana transfer pemerintah pusat.

Karena itu, pemerintah akan memperkuat pengelolaan pajak daerah, retribusi, pengembangan aset daerah, hingga mendorong investasi yang mampu menciptakan sumber pendapatan baru.

Strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan ruang fiskal pemerintah sekaligus mempercepat pembangunan daerah.

APBD Harus Efektif, Transparan dan Akuntabel

Pada akhir penyampaiannya, Wali Kota Alfin berharap seluruh tahapan pembahasan KUA dan PPAS dapat berjalan sesuai jadwal.

Ia mengajak DPRD dan seluruh pemangku kepentingan membangun komunikasi yang konstruktif agar APBD 2027 benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, anggaran daerah harus dikelola secara efektif, transparan, akuntabel, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD, setiap program pembangunan diharapkan mampu berjalan lebih optimal.

Baca Juga :  Sri Kartina Alfin Gerak Cepat Majukan UMKM Sungai Penuh, Targetkan Produk Lokal Masuk Pasar Ekspor

Dokumen Resmi Diserahkan kepada DPRD

Setelah menyampaikan pengantar KUA dan PPAS, Wali Kota Alfin menyerahkan dokumen tersebut secara simbolis kepada Wakil Ketua I DPRD Kota Sungai Penuh, Hardizal, S.Sos., sebagai dasar pembahasan bersama legislatif.

Tahapan selanjutnya akan membahas berbagai program prioritas, proyeksi pendapatan, serta alokasi belanja daerah sebelum akhirnya ditetapkan menjadi APBD Kota Sungai Penuh Tahun Anggaran 2027.

APBD 2027 Diharapkan Menjadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Penyusunan APBD 2027 tidak hanya berkaitan dengan angka-angka anggaran. Lebih dari itu, dokumen tersebut akan menjadi instrumen utama pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan investasi daerah, memperkuat UMKM, memperbaiki infrastruktur, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Apabila seluruh target pembangunan dapat direalisasikan, Kota Sungai Penuh berpeluang memperkuat daya saing daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Dengan fokus pada penguatan ekonomi, peningkatan PAD, pelayanan publik yang lebih baik, dan pembangunan infrastruktur yang merata, APBD 2027 diharapkan menjadi fondasi penting menuju Kota Sungai Penuh yang semakin maju, adil, dan sejahtera.(TIM)

Berita Terkait

Gubernur Al Haris Murka! Banyak Kepala OPD Jambi Mangkir dari Rapat DPRD, Ancam Evaluasi dan Job Fit Agustus 2026
Angin Puting Beliung Terjang Desa Tutung Bungkuk Kerinci, Sejumlah Rumah dan Kendaraan Rusak
Sekda Alpian Pimpin Upacara Hari Anak Nasional 2026, Tegaskan Perlindungan Anak dan Disiplin ASN di Kota Sungai Penuh
Wali Kota Alfin Resmikan Gen Auto Care, Investasi Baru Dongkrak Ekonomi Sungai Penuh dan Buka Peluang Kerja
Wali Kota Alfin Ajak Keluarga Cegah Stunting Sejak Kehamilan, 300 Ibu Hamil Ikuti Gebyar Kelas Ibu Hamil di Sungai Penuh
Waspada Uang Palsu Beredar di Jambi, Polisi Minta Korban Segera Lapor, Ini Modus yang Harus Diwaspadai Pelaku Usaha
IAIN Kerinci Gandeng Balai Bahasa Jambi, Program Reading Comprehension Disiapkan Cetak Lulusan Siap Kerja dan Kuasai Dunia Akademik
Pengurus Baru PPNI Kota Sungai Penuh Resmi Dilantik, Wali Kota Alfin Dorong Perawat Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:31 WIB

Gubernur Al Haris Murka! Banyak Kepala OPD Jambi Mangkir dari Rapat DPRD, Ancam Evaluasi dan Job Fit Agustus 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 19:00 WIB

Angin Puting Beliung Terjang Desa Tutung Bungkuk Kerinci, Sejumlah Rumah dan Kendaraan Rusak

Senin, 27 Juli 2026 - 16:08 WIB

APBD 2027 Kota Sungai Penuh Mulai Dibahas, Alfin Ungkap Target Ekonomi, PAD hingga Program Prioritas yang Berdampak Langsung untuk Warga

Senin, 27 Juli 2026 - 07:01 WIB

Wali Kota Alfin Resmikan Gen Auto Care, Investasi Baru Dongkrak Ekonomi Sungai Penuh dan Buka Peluang Kerja

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:01 WIB

Wali Kota Alfin Ajak Keluarga Cegah Stunting Sejak Kehamilan, 300 Ibu Hamil Ikuti Gebyar Kelas Ibu Hamil di Sungai Penuh

Berita Terbaru