JAKARTA,JS— Pemerintah Amerika Serikat (AS) luncurkan Operasi Militer ke Venezuela, operasi tersebut juga menyasar kawasan karibia dan Pasifik Timur.
Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, sehari setelah Presiden Donald Trump menerima pembaruan terkait opsi militer, termasuk kemungkinan serangan darat ke Venezuela.
Southern Command itu bertujuan memperkuat keamanan tanah air, memberantas “narko-teroris” di belahan bumi Barat, dan mengamankan masyarakat AS dari ancaman narkotika.
Pengumuman tersebut muncul setelah laporan CBS News yang menyebut Presiden Trump telah menerima pemaparan mengenai opsi militer terbaru terkait operasi potensial di Venezuela, termasuk kemungkinan land strikes.
Operasi tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintahan Trump untuk menekan jaringan narkoterorisme di kawasan.
Sejak awal September, militer AS telah melakukan sedikitnya 19 serangan terhadap kapal-kapal di perairan Amerika Selatan, menewaskan sekitar 76 orang.
Hegseth menilai kapal-kapal penyelundup narkoba di Karibia dan Pasifik Timur merupakan ancaman langsung terhadap keamanan nasional AS.
Pemerintah AS selama bertahun-tahun menuduh pemerintahan Presiden Venezuela Nicolás Maduro bekerja sama dengan jaringan penyelundup narkoba dan melakukan korupsi di tubuh pasukan keamanan.
Maduro membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai upaya Washington untuk melemahkan rezimnya.(AN)









