SPORT,JS- Performa Atletico Madrid dalam sepekan terakhir menimbulkan kebingungan. Setelah menghancurkan Barcelona 4-0 di leg pertama semifinal Copa del Rey, tim asuhan Diego Simeone justru kehilangan pijakan ketika bertemu Rayo Vallecano di Liga Spanyol.
Kemenangan Mengejutkan Rayo Vallecano
Dalam laga pekan ke-24 di Estadio Municipal de Butarque, Minggu (15/2/2026) malam WIB, Rayo Vallecano tampil menawan. Fran Perez membuka skor pada menit ke-40, dan lima menit kemudian Oscar Valentin menggandakan keunggulan. Di babak kedua, Nobel Mendy menutup kemenangan 3-0 bagi tuan rumah.
Hasil ini membawa Rayo Vallecano keluar dari zona degradasi. Mereka naik dari posisi ke-18 menjadi lebih aman dengan 25 poin dari 23 laga. Sementara itu, Atletico tetap stagnan di posisi keempat dengan 45 poin, gagal menggeser Villarreal yang menghuni peringkat ketiga.
Kontras dengan Kemenangan atas Barcelona
Kekalahan ini terasa lebih mengejutkan mengingat performa Atletico di tengah pekan. Mereka menghajar Barcelona 4-0 di leg pertama semifinal Copa del Rey, mencetak empat gol hanya di babak pertama. Kemenangan telak itu sempat membuat banyak pihak yakin Atletico sudah setengah jalan menuju final.
Namun, kepercayaan diri yang tinggi gagal mereka bawa ke markas Rayo. Tim yang biasanya solid tampil di bawah standar, kehilangan dominasi, dan kebobolan tiga gol tanpa balas.
Rekor Buruk dan Tantangan Berikutnya
Kekalahan ini menorehkan catatan buruk bagi Atletico. Mereka kalah dari Rayo Vallecano untuk pertama kalinya dalam 13 tahun, sekaligus kebobolan tiga gol atau lebih dari tim yang sama setelah 47 tahun.
Kini, Atletico harus segera membalikkan tren negatif. Tengah pekan ini mereka menghadapi Club Brugge pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Laga ini menjadi momentum penting untuk membangun kembali performa sebelum memasuki sisa kompetisi musim ini.(*)









