Audiensi di Jakarta, Pemkab Kerinci Siapkan Strategi Baru Kelola Sampah

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kerinci, Monadi didampingi Kadis LH, Neneng Susanti saat bertemu Menteri LH

Bupati Kerinci, Monadi didampingi Kadis LH, Neneng Susanti saat bertemu Menteri LH

JAKARTA,JS- Audiensi di Jakarta, Pemkab Kerinci Siapkan Strategi Baru Kelola Sampah

Upaya mewujudkan program Kerinci Bersih kini memasuki fase yang lebih serius. Di tengah persoalan sampah yang semakin kompleks, Pemerintah Kabupaten Kerinci memilih memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat.

Langkah tersebut ditandai melalui audiensi Monadi, Bupati Kerinci, bersama Hanif Faisol Nurafiq, Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, di Jakarta, Jumat (27/2/2026). Pertemuan itu menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan agenda nasional pengelolaan sampah berkelanjutan.

Fokus pada Pengelolaan Sampah dari Hulu

Dalam audiensi tersebut, Monadi memaparkan berbagai langkah konkret yang telah dan akan dijalankan Pemkab Kerinci. Ia menekankan pentingnya pengurangan sampah sejak dari sumbernya sebagai fondasi utama.

Baca Juga :  Bupati Monadi Pastikan Pembangunan Menjangkau Semua Desa

Selain itu, pemerintah daerah mendorong peningkatan kesadaran masyarakat melalui edukasi lingkungan yang menyasar desa hingga sekolah. Di saat yang sama, Pemkab Kerinci memperkuat sarana pendukung seperti Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) dan mengoptimalkan fungsi Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Kerinci harus meninggalkan pola pengelolaan sampah konvensional. Kami ingin membangun sistem yang terpadu dan berkelanjutan. Ini bukan sekadar soal kebersihan, tetapi juga kesehatan dan masa depan lingkungan,” tegas Monadi.

Menurutnya, solusi teknis saja tidak cukup. Perubahan perilaku masyarakat justru menjadi kunci utama keberhasilan program Kerinci Bersih.

Dukungan Penuh Pemerintah Pusat

Menanggapi paparan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup RI menyampaikan apresiasi atas keseriusan Pemerintah Kabupaten Kerinci. Ia menilai komitmen daerah menjadi modal penting dalam menyelesaikan persoalan sampah secara menyeluruh.

“Sinergi pusat dan daerah sangat menentukan. Kami mendukung langkah konkret Kerinci, terutama upaya pengurangan sampah dari hulu,” ujar Hanif.

Baca Juga :  Stok Blangko KTP-el di Kerinci Tinggal 500, Ini Kata Disdukcapil

Lebih lanjut, ia mendorong agar kebijakan daerah selaras dengan program nasional. Ia juga menekankan penguatan regulasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi ramah lingkungan dalam pengolahan limbah.

Rencana Aksi Segera Disiapkan

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kerinci, Neneng Susanti, memastikan jajarannya siap menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut.

Ia menyebut dukungan kementerian akan mempercepat penyusunan rencana aksi yang terukur. Dengan begitu, program pengelolaan sampah terpadu bisa segera berjalan dan memberikan dampak nyata di lapangan.

Baca Juga :  Safari Ramadhan Dimulai, Bupati Kerinci Tekankan Kehadiran Pemerintah di Tengah Warga

Harapan untuk Kerinci yang Lebih Lestari

Sebagai daerah dengan kekayaan alam dan ekosistem yang penting, Kerinci memiliki kepentingan besar dalam menjaga kelestarian lingkungan. Karena itu, Monadi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif.

“Kami berharap ikhtiar ini membawa manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Lingkungan yang bersih adalah investasi untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Melalui pertemuan ini, agenda Kerinci Bersih tidak lagi sekadar wacana. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah kini memperkuat langkah menuju Kerinci yang bersih, sehat, dan lestari.(*)

Berita Terkait

Bansos PKH Terancam Dicoret Jika Terindikasi Judi Online, Ini Aturan Kemensos dan Imbauan Dinsos Sungai Penuh
Jadwal Penggiliran Air Perumda Air Minum Tirta Khayangan Resmi Berlaku, Warga Diminta Menghemat Air
Seleksi CPNS Sungai Penuh 2026! Pemkot Usulkan 31 Formasi, Ada Dokter Spesialis dan Dokter Umum
100 Warga Miskin Terima Bantuan Sembako, Bupati Hurmin dan TNI Perkuat Program Sosial di Sarolangun
Wako Alfin Kukuhkan Pengurus Dharma Wanita Sungai Penuh 2024–2029, Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan SDM Menuju Kota Juara 2030
Ciptakan Pasar Lebih Luas, Ketua Dekranasda Terus Promosikan UMKM Sungai Penuh Disela-sela Kunjungannya Ke Luar Daerah
Kota Sungai Penuh Siapkan RDTR 2046, Sekda Alpian: Pembangunan Harus Sejalan dengan Kelestarian Lingkungan
Over Kapasitas! Jumlah Guru di Sungai Penuh Melebihi Kebutuhan, BKPSDM Perketat Mutasi Sekolah
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:01 WIB

Bansos PKH Terancam Dicoret Jika Terindikasi Judi Online, Ini Aturan Kemensos dan Imbauan Dinsos Sungai Penuh

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:01 WIB

Jadwal Penggiliran Air Perumda Air Minum Tirta Khayangan Resmi Berlaku, Warga Diminta Menghemat Air

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:02 WIB

Seleksi CPNS Sungai Penuh 2026! Pemkot Usulkan 31 Formasi, Ada Dokter Spesialis dan Dokter Umum

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:01 WIB

100 Warga Miskin Terima Bantuan Sembako, Bupati Hurmin dan TNI Perkuat Program Sosial di Sarolangun

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:31 WIB

Wako Alfin Kukuhkan Pengurus Dharma Wanita Sungai Penuh 2024–2029, Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan SDM Menuju Kota Juara 2030

Berita Terbaru