BRPT Didepak, Berikut Rekomendasi Saham Top Picks Mirae

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pergerakan pasar saham..

Ilustrasi pergerakan pasar saham..

BISNIS,JS- Mirae Asset Sekuritas Indonesia merombak daftar saham unggulan (top picks) pada akhir Februari 2026. Dalam revisi terbaru ini, Mirae resmi mengeluarkan saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dari portofolio rekomendasi.

Keputusan tersebut menandai perubahan strategi investasi Mirae di tengah volatilitas pasar dan tekanan pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Baca Juga :  Tekanan IHSG Meningkat, Investor Beralih ke Saham Dividen Tinggi

Kinerja BRPT Melemah, Mirae Ambil Langkah Cepat

Head of Research Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, menjelaskan pelemahan harga saham BRPT selama dua bulan terakhir menjadi faktor utama di balik keputusan tersebut. Menurutnya, pergerakan saham yang terus tertekan membuat risiko investasi meningkat.

Berdasarkan data Bloomberg, saham BRPT turun 32,91 persen secara year-to-date (YtD). Harga saham merosot dari Rp3.190 pada awal Januari 2026 menjadi sekitar Rp2.140 per saham hingga perdagangan Senin (23/2/2026) pukul 15.20 WIB.

Melihat tren itu, Mirae memilih untuk tidak menunggu lebih lama dan langsung melakukan rotasi portofolio.

Baca Juga :  Banyak yang Keliru, Ini Beda Harta PPS dan Investasi PPS

Fokus Baru: Arus Kas Kuat dan Dividen Lebih Jelas

Selanjutnya, Mirae mengalihkan dana ke saham-saham yang dinilai memiliki fundamental lebih solid. Rully menegaskan, perusahaan kini memprioritaskan emiten dengan arus kas kuat, visibilitas laba tinggi, serta dukungan dividen yang konsisten.

“Kami keluar dari BRPT dan beralih ke saham berkualitas lebih tinggi seperti PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR),” ujar Rully dalam risetnya.

Dengan strategi ini, Mirae membangun portofolio yang lebih defensif, namun tetap menjaga eksposur selektif pada sektor siklikal dengan profil risk–reward menarik.

Daftar Saham Unggulan Terbaru Mirae

Sejalan dengan pendekatan tersebut, Mirae menetapkan saham-saham berikut sebagai top picks terbaru: DEWA, BRMS, ADRO, TLKM, EXCL, JPFA, CMRY, dan MYOR.

Rully menilai kombinasi saham tersebut mampu menjaga stabilitas portofolio sekaligus menangkap peluang pemulihan ekonomi secara bertahap.

Sentimen Asia Membaik, Indonesia Masih Tertahan

Di sisi lain, Mirae melihat peluang membaiknya sentimen risk-on di pasar saham Asia pada awal pekan ini. Saham berorientasi ekspor, sektor siklikal, dan teknologi berpotensi mendapat dorongan seiring membaiknya prospek perdagangan global.

Namun demikian, Rully menilai potensi penguatan pasar keuangan Indonesia masih lebih terbatas dibandingkan kawasan. Investor global masih mencermati berbagai isu struktural, termasuk sorotan MSCI terkait aspek investability serta revisi outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s dari stabil menjadi negatif.

Baca Juga :  Bank Mega Siap Bagi Saham Bonus Jumbo, Investor Perlu Tahu Jadwalnya

Arah Dana Asing Bergantung Kebijakan Domestik

Menurut Rully, arus dana asing ke pasar saham, obligasi, dan rupiah akan sangat bergantung pada langkah kebijakan pemerintah ke depan. Selain itu, pasar juga menunggu sinyal nyata perbaikan tata kelola untuk memulihkan kepercayaan investor.

“Respons kebijakan domestik dan komitmen perbaikan tata kelola akan menentukan arah aset berisiko Indonesia ke depan,” tutupnya.

Catatan ; Artikel ini hanya memuat tentang informasi semata, bukan untuk mengajak masyarakat dan mengikuti investasi, pasar saham, trending dan sebagainya. segala resiko seperti kegagalan di luar tanggung jawab jambisun.id. (*)

Berita Terkait

Pajak Dropshipper dan Reseller 2026: Ini Aturan dan Cara Menghitungnya
BCA Lanjutkan Buyback Saham Oktober 2026, Harga BBCA Turun ke Rp4.820
Rupiah Menguat ke Rp18.029 per Dolar AS, Simak Prediksi Kurs Hari Ini
Tabel Angsuran KUR BNI Rp50 Juta 2026: Cicilan 3 Tahun Rp1,52 Juta per Bulan
IPO BUMN 2027: 10 Saham Pelat Merah dengan Nilai Penawaran Terbesar, MTEL Tembus Rp18,34 Triliun
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 19 Oktober 2026: Cek Daftar Harga Terbarunya
Pinjaman Modal Usaha Jaminan Sertifikat Rumah: Berapa Maksimal Dana yang Bisa Cair?
Asing Jual Saham BBCA Rp34 Triliun, Bagaimana Prospek Saham Bank BCA, BRI dan Mandiri?
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Pajak Dropshipper dan Reseller 2026: Ini Aturan dan Cara Menghitungnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Rupiah Menguat ke Rp18.029 per Dolar AS, Simak Prediksi Kurs Hari Ini

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Tabel Angsuran KUR BNI Rp50 Juta 2026: Cicilan 3 Tahun Rp1,52 Juta per Bulan

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:01 WIB

IPO BUMN 2027: 10 Saham Pelat Merah dengan Nilai Penawaran Terbesar, MTEL Tembus Rp18,34 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 19 Oktober 2026: Cek Daftar Harga Terbarunya

Berita Terbaru