MERANGIN,JS – Bupati Merangin M Syukur memulai kunjungan kerja (kunker) perdananya sejak menjabat. Kunker ini sesuai janji kampanye untuk berkantor di kecamatan minimal satu hari setiap bulan.
M Syukur didampingi istri, Lavita Syukur dan sejumlah Kepala OPD. Ia bertolak dari Rumah Dinas Bupati menuju kawasan Luhak 16 dengan iring-iringan mobil dinas yang dikawal patroli pengawalan.
Rombongan singgah di Objek Wisata Air Terjun Serintik Hujan Paneh, Desa Talang Paruh, Kecamatan Lembah Masurai. Camat Lembah Masurai, 15 kepala desa, dan warga menyambut kedatangan bupati.
Bupati memuji keindahan, kebersihan, kerapian, dan profesionalitas pengelolaan. Ia mendorong perbaikan infrastruktur jalan dan promosi lebih gencar.
M Syukur melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Desa Talang Paruh dan menggelar dialog ringan dengan camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan pemuda. Warga mengeluhkan kondisi jalan dan jembatan. Bupati menyerahkan santunan untuk anak yatim, warga kurang mampu, dan pembangunan masjid.
Ia terkesima melihat 14 hektar kebun jagung yang subur berdampingan dengan kebun kopi. Produksi minimal 8 ton per hektar. Total hasil panen 112 ton jagung dengan nilai ekonomi Rp 840 juta. Bupati menegaskan Bulog siap menampung seluruh hasil panen dengan harga Rp 7.500 per kilogram.
Rombongan meninjau pembangunan Pondok Pesantren Hafiz Qur’an Al-Faruq di Desa Tanjung Benuang. Bupati menyerahkan bantuan pembangunan dan berharap pondok pesantren melahirkan generasi berakhlak mulia.
Malam harinya, rombongan berkemah di Desa Jangkat. Bupati memimpin shalat Maghrib di musholla darurat. Ia menggelar dialog dengan warga, camat, kepala desa, dan kepala OPD. Warga meminta perbaikan jalan di enam desa serta jalan alternatif menuju Pasar Lembah Masurai.
Bupati memastikan pemerintah akan membeli dua alat berat, gleder dan bomax, pada 2026. Ia mengajak kepala desa dan masyarakat bekerja sama secara gotong royong.(AN)









