Bupati Merangin Angkat Dua Alarm Bahaya: Sampah dan Narkoba

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati mErangin, M Syukur saat memberikan sambutan pada Buka Puasa Bersama (Bukber) dengan para Imam Masjid di Pendopo Rumah Dinas Bupati

Bupati mErangin, M Syukur saat memberikan sambutan pada Buka Puasa Bersama (Bukber) dengan para Imam Masjid di Pendopo Rumah Dinas Bupati

MERANGIN,JS- Bupati Merangin M. Syukur menegaskan bahwa visi Merangin Baru menuntut perubahan cara berpikir masyarakat. Menurutnya, pembangunan fisik saja tidak cukup tanpa revolusi mental, terutama dalam menghadapi dua ancaman serius: darurat sampah dan peredaran narkoba.

Pesan itu ia sampaikan saat buka puasa bersama para Imam Masjid di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (3/3/2026). Suasana berlangsung hangat dan penuh dialog.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati A. Khafidh, Sekda Zulhifni, Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Merangin Arfandi Ibnu Hajar, serta jajaran kepala OPD, camat, dan lurah.

Baca Juga :  Santuni 77 Anak Yatim, Ini Pesan Bupati Merangin

Darurat Sampah Jadi Atensi Utama

Pertama, Bupati M. Syukur langsung menyoroti persoalan sampah yang kian mengkhawatirkan. Ia menilai, perubahan perilaku masyarakat harus berjalan seiring dengan kebijakan pemerintah.

“Imam Masjid memiliki pengaruh besar di tengah masyarakat. Kami membutuhkan peran aktif para imam untuk menyampaikan pesan darurat sampah ini,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai langkah konkret. Armada pengangkut sampah terus bertambah. Peran Ketua RT juga diperkuat untuk sosialisasi. Namun, semua itu tidak akan efektif tanpa kesadaran warga.

Fatwa Haram Buang Sampah Harus Disuarakan

Selanjutnya, M. Syukur mengingatkan bahwa Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan fatwa haram membuang sampah ke sungai. Ia meminta pesan keagamaan ini disampaikan secara konsisten kepada jemaah.

“Kesadaran tidak bisa dipaksakan dengan aturan saja. Sentuhan agama jauh lebih kuat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan Kota Bangko sebagai wajah daerah. Menurutnya, sampah justru bisa bernilai ekonomi jika dikelola melalui bank sampah.

Ancaman Narkoba Mengintai Anak-anak

Selain sampah, Bupati menyalakan alarm bahaya narkoba. Mengutip data dari Gubernur Jambi, ia mengungkapkan bahwa sekitar 60 persen penghuni lembaga pemasyarakatan terjerat kasus narkotika.

Baca Juga :  Bupati Merangin Ungkap Strategi Bangun Jalan Meski Dana Terbatas

“Narkoba kini menyasar masyarakat kecil dan anak-anak. Kalau kita diam, kita akan kehilangan satu generasi,” katanya dengan nada serius.

Ia menegaskan, masjid harus menjadi pusat pencegahan. Edukasi moral dan keagamaan perlu berjalan seiring untuk membentengi masyarakat dari narkoba.

Masjid Harus Ramah dan Dekat dengan Anak Muda

Sementara itu, Wakil Bupati A. Khafidh mengajak pengurus masjid membuka ruang yang lebih ramah bagi anak-anak dan remaja. Ia menilai pendekatan lembut jauh lebih efektif daripada larangan.

“Jangan langsung menegur dengan wajah masam ketika anak-anak ribut. Rangkul mereka. Buat mereka merasa masjid adalah rumah,” pesannya.

Menurutnya, anak-anak yang nyaman di masjid akan lebih terlindungi dari pengaruh narkoba dan pergaulan bebas.

Pemerintah Tetap Bergerak di Tengah Tekanan Anggaran

Di sisi lain, Bupati M. Syukur juga memaparkan kondisi keuangan daerah. Ia mengakui adanya penarikan anggaran pusat sebesar Rp240 miliar pada 2026. Meski begitu, Pemkab Merangin tetap menjaga komitmen pelayanan publik.

Pada 2025, pemerintah berhasil meningkatkan pembangunan jalan hingga 18 kilometer, naik tajam dari tahun sebelumnya yang hanya 8 kilometer. Pemerintah juga menyiagakan alat berat seperti excavator dan bomag di wilayah dusun.

Langkah ini bertujuan memastikan akses pendidikan dan aktivitas masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan.

Perubahan Mental Jadi Kunci Merangin Baru

Menutup arahannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan perubahan mental masyarakat.

“Merangin Baru tidak hanya soal jalan dan bangunan. Perubahan pola pikir adalah fondasi utama,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Kabar Penting untuk ASN! Begini Aturan Anggota Keluarga Tambahan BPJS dengan Iuran 1 Persen
Catat Tanggalnya! Festival Kopi Kerinci 2026 Hadir di Kayu Aro, Kopi Tanah Surga Dibawa ke Panggung Dunia
Karhutla Sarolangun 2026 Makin Mengkhawatirkan, 488 Hektare Lahan Terbakar dan 1.070 Hotspot Terdeteksi
Harga BBM Pertamina di Jambi 10 September 2026: Pertamax Turbo hingga Dexlite Naik, Cek Daftar Lengkapnya
Atlet Sungai Penuh Panen Medali, Wako Alfin Janjikan Beasiswa dan Penghargaan
Kabut Asap Masih Selimuti Sungai Penuh, Bunda PAUD Minta Guru dan Orang Tua Awasi Kesehatan Anak
ISPU Tanjab Timur 55, Masih Aman atau Berbahaya? Ini Penjelasan dan Imbauan Dinas Kesehatan
Pemkot Sungai Penuh Siapkan Penilaian 360 Derajat untuk PNS dan PPPK, Kinerja ASN Dipantau Lebih Transparan
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:30 WIB

Kabar Penting untuk ASN! Begini Aturan Anggota Keluarga Tambahan BPJS dengan Iuran 1 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 10:40 WIB

Catat Tanggalnya! Festival Kopi Kerinci 2026 Hadir di Kayu Aro, Kopi Tanah Surga Dibawa ke Panggung Dunia

Kamis, 10 September 2026 - 22:01 WIB

Karhutla Sarolangun 2026 Makin Mengkhawatirkan, 488 Hektare Lahan Terbakar dan 1.070 Hotspot Terdeteksi

Kamis, 10 September 2026 - 19:01 WIB

Atlet Sungai Penuh Panen Medali, Wako Alfin Janjikan Beasiswa dan Penghargaan

Kamis, 10 September 2026 - 18:01 WIB

Kabut Asap Masih Selimuti Sungai Penuh, Bunda PAUD Minta Guru dan Orang Tua Awasi Kesehatan Anak

Berita Terbaru