YOGYAKARTA,JS- Haji Murady Darmansyah memberikan dukungan nyata bagi pendidikan tinggi di Sungai Penuh dengan menghibahkan sebidang tanah senilai Rp40 miliar kepada STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh. Langkah ini membuka peluang bagi kampus untuk membangun fasilitas pendidikan yang lebih modern dan lengkap.
Penyerahan Hibah di Yogyakarta
Pada Sabtu, 14 Maret 2026, Murady Darmansyah menyerahkan lahan tersebut secara resmi di kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Yogyakarta. Acara ini dihadiri tokoh Muhammadiyah dan akademisi terkemuka, termasuk Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir, Ketua Pimpinan Pusat Agung Danarto, Dahlan Rais, serta rektor dan pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya dukungan masyarakat terhadap pendidikan tinggi di Jambi.
Lokasi Strategis untuk Kampus Baru
Lahan seluas dua hektare berada di Desa Kumun, tepat di depan rumah dinas Wali Kota Sungai Penuh. Dengan lokasi strategis ini, STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh akan membangun ruang kelas, laboratorium, dan fasilitas akademik lainnya yang mendukung proses belajar mengajar secara optimal.
Harapan dari Pihak Kampus
Ketua STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh, Mahli ZT, menyampaikan rasa syukur atas hibah ini dan menekankan bahwa kontribusi Murady Darmansyah menjadi pondasi penting untuk pengembangan kampus. Ia menambahkan, langkah ini juga bisa menginspirasi donatur lain untuk ikut mendukung pendidikan di Jambi.
Menuju Generasi Unggul
Dengan lahan baru ini, STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh siap memulai pembangunan fasilitas pendidikan yang lebih lengkap. Pihak kampus menargetkan lulusan yang berkualitas tinggi, siap bersaing secara nasional maupun internasional, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.(*)









