Jangan Panaskan Motor Terlalu Lama! Pakar UGM Ungkap Durasi Ideal agar Mesin Awet dan BBM Tidak Boros

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi memanaskan mesin motor

Ilustrasi memanaskan mesin motor

OTOMOTIF,JS- Memanaskan mesin sepeda motor menjadi kebiasaan yang masih sering dilakukan banyak pengendara di Indonesia. Sebagian orang bahkan membiarkan mesin menyala hingga lima sampai 15 menit sebelum motor digunakan. Mereka percaya kebiasaan tersebut mampu menjaga mesin tetap awet dan memperpanjang usia kendaraan.

Pakar otomotif dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Jayan Sentanuhady, menjelaskan bahwa memanaskan mesin memang penting, tetapi durasinya tidak perlu terlalu lama seperti kebiasaan sebagian masyarakat saat ini.

Menurutnya, kendaraan modern sudah memiliki teknologi pelumasan dan material mesin yang jauh lebih baik dibanding kendaraan generasi lama.

Kenapa Mesin Motor Perlu Dipanaskan?

Selain membantu pelumasan, proses pemanasan juga membuat suhu mesin mencapai titik kerja ideal. Ketika suhu mesin sudah optimal, proses pembakaran bahan bakar menjadi lebih sempurna sehingga performa kendaraan terasa lebih halus dan efisien.

Meski begitu, banyak pengendara salah kaprah dengan membiarkan motor menyala terlalu lama di garasi rumah.

Pakar UGM Sarankan Cukup Satu Menit

Jayan menegaskan, durasi ideal memanaskan motor sebenarnya hanya sekitar satu menit saja. Waktu tersebut sudah cukup untuk membantu sirkulasi oli dan menyiapkan mesin bekerja secara optimal.

“Kalau terlalu lama boros bahan bakar dan membuat lingkungan penuh gas buang,” ujarnya.

Ia menyarankan pengendara tidak perlu memanaskan motor hingga lima atau bahkan 10 menit seperti kebiasaan lama yang masih banyak dilakukan.

Menurutnya, rekomendasi satu menit berlaku untuk hampir seluruh kendaraan bermesin pembakaran internal, baik sepeda motor maupun mobil.

Dalam kurun waktu tersebut, suhu mesin sudah mulai stabil dan lapisan pelumas sudah bekerja dengan baik untuk mengurangi gesekan antarkomponen mesin.

Bahaya Memanaskan Motor Terlalu Lama

Banyak pemilik kendaraan tidak menyadari bahwa memanaskan motor terlalu lama justru menimbulkan sejumlah dampak negatif.

Berikut beberapa risiko yang bisa muncul:

1. Boros Bahan Bakar

Mesin yang menyala dalam kondisi diam tetap mengonsumsi bensin. Semakin lama motor dipanaskan, semakin banyak bahan bakar terbuang sia-sia tanpa menghasilkan jarak tempuh.

Kondisi ini tentu membuat konsumsi BBM menjadi lebih boros dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Rem Blong: Kenali Tanda-tandanya Sebelum Lewati Jalan Menurun

2. Emisi Gas Buang Meningkat

Saat mesin menyala tanpa digunakan, kendaraan tetap menghasilkan emisi karbon dan gas buang lainnya. Jika kebiasaan ini dilakukan setiap hari, polusi udara akan meningkat dan berdampak buruk bagi lingkungan.

Karena itu, banyak produsen kendaraan modern kini tidak lagi menyarankan pemanasan mesin terlalu lama.

3. Mempercepat Penumpukan Karbon

Mesin yang terlalu lama idle atau stasioner berisiko memicu penumpukan kerak karbon di ruang bakar. Kondisi tersebut dapat memengaruhi performa mesin dan membuat tarikan motor terasa lebih berat.

4. Mesin Bisa Overheat

Pada beberapa kondisi tertentu, terutama di ruang tertutup dengan sirkulasi udara buruk, mesin yang terlalu lama menyala tanpa berjalan bisa mengalami peningkatan suhu berlebih.

Walau jarang terjadi pada motor modern, risiko ini tetap perlu diperhatikan.

Apakah Motor Injeksi Masih Perlu Dipanaskan?

Pertanyaan ini sering muncul di kalangan pengguna motor modern. Banyak orang menganggap motor injeksi tidak perlu dipanaskan karena sistemnya sudah canggih.

Namun, oli tetap membutuhkan waktu untuk bersirkulasi secara merata.

Karena itu, memanaskan motor injeksi sekitar 30 detik hingga satu menit tetap disarankan agar performa mesin lebih optimal.

Langsung Jalan atau Dipanaskan Dulu?

Sebagian pengendara memilih langsung menggunakan motor beberapa detik setelah mesin menyala. Cara ini sebenarnya tidak terlalu bermasalah selama pengendara tidak langsung memacu kendaraan dengan putaran tinggi.

Jika ingin langsung berkendara, sebaiknya gunakan motor secara perlahan pada menit-menit awal agar mesin memiliki waktu menyesuaikan suhu kerja.

Hindari menarik gas secara agresif saat mesin masih dingin karena kondisi tersebut bisa meningkatkan beban gesekan pada komponen internal.

Mesin Modern Lebih Tahan

Jayan mengakui dirinya termasuk orang yang jarang memanaskan sepeda motor sebelum digunakan. Menurutnya, kebiasaan tersebut bukan lagi kewajiban mutlak pada kendaraan modern.

Produsen otomotif saat ini sudah membekali mesin dengan sistem pelumasan yang lebih baik serta material komponen yang lebih tahan terhadap panas dan gesekan.

Karena itu, risiko kerusakan akibat tidak memanaskan motor menjadi jauh lebih kecil dibanding kendaraan keluaran lama.

“Yang menentukan cepat rusak atau tidak saat starting awal itu adalah film layer pelumas,” jelasnya.

Baca Juga :  Hindari, 5 Kebiasaan ini Bisa Membuat Tarikan Motor Matik Berat

Tips Memanaskan Motor yang Benar

Agar mesin tetap awet dan konsumsi BBM lebih hemat, berikut beberapa tips memanaskan motor yang benar:

Gunakan Waktu Secukupnya

Cukup panaskan motor sekitar 30 detik hingga satu menit.

Hindari Menarik Gas Berlebihan

Biarkan mesin idle secara alami tanpa memainkan throttle terlalu sering.

Pastikan Area Memiliki Ventilasi Baik

Jangan memanaskan motor terlalu lama di ruang tertutup karena gas buang berbahaya bagi kesehatan.

Gunakan Oli Berkualitas

Pelumas berkualitas membantu mempercepat sirkulasi oli saat mesin baru dinyalakan.

Servis Berkala

Perawatan rutin menjaga performa mesin tetap optimal dan mengurangi risiko kerusakan.

Di Indonesia, banyak pengendara masih mempertahankan kebiasaan memanaskan motor hingga beberapa menit setiap pagi. Tradisi ini muncul sejak era motor karburator lama yang memang membutuhkan waktu lebih panjang agar pembakaran stabil.

Namun perkembangan teknologi membuat kebutuhan tersebut berubah. Motor modern jauh lebih efisien dan tidak lagi membutuhkan pemanasan terlalu lama.

Karena itu, pemilik kendaraan perlu memahami cara perawatan yang sesuai dengan teknologi terbaru agar tidak justru merugikan diri sendiri.

FAQ

Berapa lama ideal memanaskan motor?

Durasi ideal memanaskan motor sekitar 30 detik hingga satu menit sebelum digunakan.

Apakah motor injeksi harus dipanaskan?

Ya, motor injeksi tetap perlu dipanaskan singkat agar oli bersirkulasi sempurna dan suhu mesin lebih stabil.

Apa dampak memanaskan motor terlalu lama?

Motor menjadi lebih boros bensin, emisi gas buang meningkat, dan berpotensi menimbulkan kerak karbon pada mesin.

Apakah langsung memakai motor merusak mesin?

Tidak selalu. Namun pengendara sebaiknya menggunakan motor secara perlahan pada menit awal dan menghindari putaran mesin tinggi saat kondisi masih dingin.

Kenapa dulu motor dipanaskan lebih lama?

Motor generasi lama dengan sistem karburator memang membutuhkan waktu lebih panjang agar pembakaran stabil.

Kesimpulan

Memanaskan motor memang penting, tetapi tidak perlu dilakukan terlalu lama. Pakar otomotif UGM menyarankan durasi sekitar satu menit sudah cukup untuk membantu oli melapisi komponen mesin dan membuat suhu kerja kendaraan lebih optimal.

Sebaliknya, memanaskan motor terlalu lama justru memicu pemborosan bahan bakar, meningkatkan emisi gas buang, dan berpotensi mengurangi efisiensi mesin.

Pada kendaraan modern, terutama motor injeksi, pemanasan singkat sudah lebih dari cukup. Setelah itu, pengendara bisa langsung menggunakan kendaraan secara perlahan agar mesin menyesuaikan suhu kerja dengan optimal.(*)

Berita Terkait

Motor Ayam Jago Naik Kelas! Suzuki Satria Pro 2026 Kini Pakai Keyless dan Ride Connect
Oli Transmisi Motor Matik Wajib Diganti Rutin, Begini Jadwal Ideal agar CVT Awet
Toyota Land Cruiser FJ vs Fortuner 4×4, Siapa SUV Toyota Terbaik untuk Off-Road?
4 Jenis Kendaraan yang Bisa Bayar Pajak STNK Online, Praktis Tanpa Antre di Samsat
Ducati Bikin Geger! Hypermotard 698 Mono Nera Hadir dengan Mesin Buas dan Fitur Superbike
Yamaha Carrot 49 cc, Motor Unik Mirip Sepeda Onthel yang Kini Jadi Buruan Kolektor
Daftar Motor Honda Paling Irit BBM 2026, Konsumsi Tembus 60 Km/Liter! Cocok Saat Harga Bensin Naik
Jangan Abaikan Oli Mobil Berkurang, Biaya Perbaikannya Bisa Bikin Kaget
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:03 WIB

Jangan Panaskan Motor Terlalu Lama! Pakar UGM Ungkap Durasi Ideal agar Mesin Awet dan BBM Tidak Boros

Senin, 18 Mei 2026 - 21:03 WIB

Oli Transmisi Motor Matik Wajib Diganti Rutin, Begini Jadwal Ideal agar CVT Awet

Senin, 18 Mei 2026 - 17:02 WIB

Toyota Land Cruiser FJ vs Fortuner 4×4, Siapa SUV Toyota Terbaik untuk Off-Road?

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:04 WIB

4 Jenis Kendaraan yang Bisa Bayar Pajak STNK Online, Praktis Tanpa Antre di Samsat

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:03 WIB

Ducati Bikin Geger! Hypermotard 698 Mono Nera Hadir dengan Mesin Buas dan Fitur Superbike

Berita Terbaru