BISNIS,JS- Sejumlah perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) bersiap melakukan rights issue atau penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu pada tahun 2026. Langkah ini dinilai strategis untuk mendapatkan dana segar, namun investor disarankan tetap hati-hati.
Siapa Saja Emitennya?
Berdasarkan pengamatan analis, ada empat emiten yang tengah menyiapkan rights issue:
- PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) – sudah mendapat lampu hijau dari pemegang saham untuk melakukan rights issue.
- PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) – akan menambah modal untuk mendukung proyek strategis perusahaan.
- PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) – fokus menggunakan dana hasil rights issue untuk ekspansi energi terbarukan dan pengelolaan limbah.
- PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) – akan menerbitkan saham baru untuk meningkatkan modal kerja dan memperluas usaha.
Tujuan Rights Issue
Analis menekankan bahwa dana yang dihimpun dari rights issue biasanya digunakan untuk memperkuat posisi keuangan, membiayai proyek baru, atau mendukung ekspansi usaha. Misalnya, TOBA memprioritaskan investasi di energi bersih, sementara BNBR fokus memperkuat pendanaan proyek strategis.
Saran untuk Investor
Para analis menyarankan investor bersikap “wait and see” sebelum membeli saham rights issue. Hal ini karena sebagian emiten yang akan melakukan rights issue memiliki kapitalisasi pasar kecil hingga menengah, sehingga fluktuasi harga bisa cukup tinggi. Investor dianjurkan menunggu kepastian adanya pembeli besar atau “smart money” sebelum memutuskan investasi.
Keberhasilan rights issue, menurut analis, sangat tergantung pada kepastian investor besar yang siap membeli saham baru serta transparansi penggunaan dana. Jika kedua faktor ini terpenuhi, rights issue bisa meningkatkan prospek perusahaan dan menambah kepercayaan pasar.
Catatan untuk Investor
Rights issue adalah cara perusahaan menambah modal dengan menawarkan saham baru kepada pemegang saham lama secara proporsional. Sebaliknya, jika tidak mendapat minat, harga saham bisa turun. Oleh karena itu, memahami strategi penggunaan dana dan tujuan rights issue menjadi kunci sebelum mengambil keputusan investasi.
Catatan ; Artikel ini hanya memuat tentang informasi semata, bukan untuk mengajak masyarakat dan mengikuti investasi, pasar saham, trending dan sebagainya. segala resiko seperti kegagalan di luar tanggung jawab jambisun.id. (*)









