Era Baru Mobil Listrik? BYD Uji Flash Charging Super Ekstrem

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu produk mobil listrik BYD

Salah satu produk mobil listrik BYD

OTOMOTIF,JS- Pabrikan kendaraan listrik asal China, BYD, mulai menguji jaringan pengisian daya ultra-cepat tingkat megawatt secara internal. Pengujian ini berlangsung di Shenzhen dan langsung memicu perhatian industri otomotif global.

Langkah tersebut sekaligus menguatkan bocoran sebelumnya soal sistem flash charging berdaya hingga 1.500 kW, yang disebut-sebut mampu memangkas waktu pengisian baterai secara drastis.

Stasiun Uji Coba Muncul di Sekitar Kantor Pusat

Sebagai langkah awal, BYD menyiapkan stasiun demonstrasi di dekat kantor pusatnya di Shenzhen. Sejumlah pengunjung lokasi mengabadikan tampilan fasilitas tersebut dan membagikannya di media sosial.

Baca Juga :  Teka‑Teki Terjawab! Ini Harga dan Spesifikasi BYD Racco

Area pengujian itu dirancang menyerupai SPKLU modern. BYD melengkapi lokasi dengan kabinet daya tinggi generasi terbaru, pistol pengisian berpendingin cairan, serta kanopi besar berbentuk huruf T yang menutup area parkir.

Menurut laporan CarNewsChina, desain ini bukan sekadar prototipe visual, melainkan fasilitas aktif untuk pengujian langsung.

Spesifikasi Teknis: Daya 1.500 kW dan Arsitektur 1.000 Volt

Selanjutnya, bocoran spesifikasi teknis memperlihatkan kemampuan pengisi daya yang jauh melampaui standar saat ini. Sistem ini mampu menghasilkan daya puncak hingga 1.500 kW dengan arus maksimum 1.500 ampere.

BYD membangun teknologi tersebut di atas arsitektur kelistrikan 1.000 volt, yang memungkinkan transfer energi jauh lebih besar dalam waktu singkat. Jika terealisasi secara penuh, teknologi ini berpotensi menjadi standar baru pengisian cepat kendaraan listrik.

Baca Juga :  Bukan SUV, Mobil Listrik Ini Paling Laku di Booth GAC IIMS 2026

Akses Terbatas, Hanya untuk Mobil Berlabel Flash Charge

Namun demikian, BYD belum membuka akses pengisian ini untuk umum. Dalam pengujian internal, perusahaan hanya mengizinkan kendaraan dengan lencana “Flash Charge” menggunakan fasilitas tersebut.

Beberapa model yang terlihat mengikuti uji coba antara lain BYD Tang 9, Song Ultra, Seal 07, Denza Z9 GT, serta model seri FCB Tai yang akan meluncur dalam waktu dekat. Sistem juga secara otomatis menghentikan pengisian saat baterai mencapai 97 persen untuk menjaga stabilitas dan keamanan.

Pengisian Otomatis Aktif dalam Hitungan Detik

Di sisi lain, BYD juga menyiapkan ekosistem digital pendukung. Tangkapan layar yang beredar menunjukkan aplikasi Flash Charging sudah tersedia di Android.

Melalui aplikasi ini, pengguna dapat mencari stasiun terdekat dan mengaktifkan fitur plug-and-charge. Setelah kabel terpasang, sistem langsung memulai pengisian dalam waktu sekitar 10 detik, tanpa perlu memindai kode QR. Bocoran sebelumnya juga menampilkan integrasi dengan layanan Sesame Credit.

Tarif Uji Coba dan Insentif Pengguna Awal

Sementara itu, tarif yang tercantum di lokasi demonstrasi menunjukkan harga 1,3 yuan per kWh. Rinciannya, 1 yuan untuk listrik dan 0,3 yuan sebagai biaya layanan.

Selain tarif tersebut, BYD juga menyiapkan insentif bagi pengguna awal. Pembeli kendaraan yang kompatibel dengan flash charge dikabarkan berhak memperoleh 1.000 kWh listrik gratis per tahun, meski perusahaan belum merilis kebijakan resminya.

Dibanding Tesla, Daya BYD Jauh Lebih Tinggi

Sebagai perbandingan, jaringan Supercharger V4 milik Tesla di China saat ini mendukung daya puncak hingga 500 kW untuk kendaraan penumpang. Sementara itu, mayoritas pengisi daya cepat DC publik masih berada di kisaran 250 hingga 600 kW.

Baca Juga :  Honda Punya SUV Baru di Antara HR-V dan CR-V, Ini Dia ZR-V

Dengan daya 1.360–1.500 kW, sistem BYD menawarkan kapasitas hampir tiga kali lipat dari Supercharger Tesla dan lebih dari dua kali lipat standar pengisi daya publik saat ini.

Menuju Era Pengisian Setara Isi BBM

Meski masih dalam tahap uji internal, langkah BYD ini mengirim sinyal kuat ke industri otomotif global. Perusahaan tidak hanya mengejar jarak tempuh baterai, tetapi juga menargetkan waktu pengisian yang semakin mendekati durasi pengisian bahan bakar kendaraan konvensional.

Kini, perhatian publik tertuju pada satu pertanyaan besar: kapan teknologi flash charging megawatt ini benar-benar meluncur ke pasar massal dan mengubah peta persaingan mobil listrik dunia.(*)

Berita Terkait

Yadea GT80 Mirip Yamaha XMAX, Harga Mulai Rp29,8 Juta: Cek Fitur Canggih dan Jarak Tempuhnya
5 Mobil Bekas untuk Pemula di Bawah Rp150 Juta, Ini Pilihan dan Tips agar Tidak Salah Beli
Kawasaki W175 LTD 2027 Tampil Bergaya Cruiser, Harga Rp53 Jutaan dan Punya Desain Klasik
Tanda Kampas Rem Mobil Habis, Jangan Tunggu Rem Blong! Ini Risiko dan Biaya yang Perlu Diwaspadai
Tanda Transmisi Mobil Rusak yang Wajib Diwaspadai, Kenali Gejala dan Biaya Perbaikannya
Royal Enfield Hypershift Classic 650 Dibanderol Rp268 Juta, Cuma 17 Unit di Indonesia
Triumph Scrambler 400 XC, Motor Bergaya Klasik untuk Penggemar Touring
Ganti Knalpot Aftermarket, Tenaga Mobil Malah Loyo? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Yadea GT80 Mirip Yamaha XMAX, Harga Mulai Rp29,8 Juta: Cek Fitur Canggih dan Jarak Tempuhnya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:31 WIB

5 Mobil Bekas untuk Pemula di Bawah Rp150 Juta, Ini Pilihan dan Tips agar Tidak Salah Beli

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Kawasaki W175 LTD 2027 Tampil Bergaya Cruiser, Harga Rp53 Jutaan dan Punya Desain Klasik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Tanda Kampas Rem Mobil Habis, Jangan Tunggu Rem Blong! Ini Risiko dan Biaya yang Perlu Diwaspadai

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Tanda Transmisi Mobil Rusak yang Wajib Diwaspadai, Kenali Gejala dan Biaya Perbaikannya

Berita Terbaru