Gemini 3.1 Pro Meluncur, Google Klaim AI-nya Kini Paling Pintar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Google rilis Gemini 3.1 Pro.

Google rilis Gemini 3.1 Pro.

TEKNOLOGI,JS- Perusahaan teknologi global Google kembali menunjukkan dominasinya di ranah kecerdasan buatan. Kali ini, Google resmi merilis Gemini 3.1 Pro, versi terbaru Large Language Model (LLM) miliknya, pada Kamis lalu.

Model tersebut hadir dalam versi pratinjau dan akan segera tersedia secara umum. Sejak pengumuman awal, Gemini 3.1 Pro langsung menyita perhatian karena disebut membawa peningkatan signifikan dibanding generasi sebelumnya.

Sebagai perbandingan, Gemini 3 yang meluncur pada November lalu sudah dianggap sangat mumpuni. Namun, versi 3.1 Pro disebut mampu melampaui ekspektasi banyak pengamat industri AI.

Baca Juga :  Tak Perlu Ribet, Begini Cara Agar Alamat Muncul di Google Maps

Lonjakan Performa Terbukti di Benchmark Independen

Untuk memperkuat klaimnya, Google membeberkan hasil pengujian dari sejumlah benchmark independen. Salah satunya adalah Humanity’s Last Exam, yang menunjukkan peningkatan performa drastis dibandingkan Gemini 3.

Tak berhenti di situ, pujian juga datang dari pelaku industri. CEO startup AI Mercor, Brendan Foody, menyebut Gemini 3.1 Pro kini memimpin papan peringkat APEX-Agents.

“Gemini 3.1 Pro sekarang berada di posisi teratas APEX-Agents,” ujar Foody dalam unggahan media sosialnya, seperti dikutip TechCrunch.

Menurutnya, pencapaian ini menunjukkan betapa cepatnya kemampuan agen AI berkembang dalam menyelesaikan pekerjaan berbasis pengetahuan nyata.

APEX-Agents Jadi Tolok Ukur Dunia Nyata

Sebagai informasi, sistem benchmarking APEX dikembangkan oleh Mercor untuk mengukur kemampuan model AI dalam menjalankan tugas profesional dunia nyata.

Dengan memimpin peringkat tersebut, Gemini 3.1 Pro dinilai unggul dalam menyelesaikan pekerjaan kompleks yang membutuhkan penalaran berlapis, bukan sekadar respons tekstual sederhana.

Capaian ini sekaligus mempertegas posisi Google di tengah persaingan AI yang kian kompetitif.

Baca Juga :  Lupa Akun Google? Begini Cara Pulihkannya dalam 5 Menit!

Persaingan Model AI Makin Panas

Di sisi lain, peluncuran Gemini 3.1 Pro terjadi saat persaingan antarperusahaan teknologi semakin memanas. Berbagai raksasa teknologi berlomba menghadirkan LLM generasi terbaru dengan kemampuan agen dan penalaran multi-langkah yang semakin canggih.

Google pun tak ingin tertinggal. Melalui Gemini 3.1 Pro, perusahaan ini menargetkan peningkatan produktivitas pengguna, khususnya pada pekerjaan teknis, ilmiah, dan kreatif.

Mesin Penalaran Canggih Jadi Andalan

Mengacu pada laman resminya, Gemini 3.1 Pro membawa mesin penalaran tingkat lanjut yang sebelumnya diperkenalkan lewat Gemini 3 Deep Think. Kini, Google memperluas teknologi tersebut ke lebih banyak pengguna.

Model ini dirancang untuk menangani persoalan kompleks yang tidak cukup dijawab dengan satu langkah. Dalam praktiknya, Gemini 3.1 Pro mampu menggabungkan dataset berskala besar menjadi satu analisis utuh.

Selain itu, model ini juga dapat membuat animasi SVG langsung dari perintah teks, menyelesaikan persoalan teknis bertingkat, hingga membantu analisis ilmiah yang kompleks.

Animasi SVG Lebih Ringkas dan Tajam

Khusus untuk pembuatan animasi SVG, Gemini 3.1 Pro menghasilkan kode murni tanpa format video konvensional. Pendekatan ini membuat visual tetap tajam di berbagai ukuran layar.

Tak hanya itu, ukuran file yang dihasilkan juga jauh lebih kecil, sehingga lebih efisien untuk kebutuhan web dan presentasi teknis.

Baca Juga :  Tren “How I Treat ChatGPT” Meledak di TikTok, Begini Caranya

Skor Benchmark Melonjak Tajam

Dari sisi performa, Gemini 3.1 Pro mencatat lonjakan signifikan di berbagai pengujian. Model ini meraih skor 77,1 persen pada ARC-AGI-2, lebih dari dua kali lipat capaian Gemini 3 Pro.

Untuk pengetahuan ilmiah, Gemini 3.1 Pro membukukan 94,3 persen pada GPQA Diamond. Sementara itu, pada SWE-Bench Verified untuk pengkodean berbasis agen, model ini meraih skor 80,6 persen.

Tak kalah impresif, Gemini 3.1 Pro mencatat 85,9 persen pada BrowseComp untuk pencarian berbasis agen.

Ungguli Pesaing di Competitive Coding

Pada ajang LiveCodeBench Pro yang menguji kemampuan competitive coding, Gemini 3.1 Pro mencatat rating Elo 2887. Angka tersebut menempatkannya di atas sejumlah model pesaing di kelas LLM global.

Dengan deretan capaian tersebut, Gemini 3.1 Pro diprediksi akan menjadi tulang punggung baru Google dalam memperkuat ekosistem AI generatif ke depan.(*)

Berita Terkait

Cara Menyembunyikan File di Android dengan Aman: Trik Ampuh Lindungi Data Pribadi dari Akses Tak Diinginkan
Nokia Mini 2026 5G Bocor! HP Compact Baterai 6.500 mAh Harga Sejutaan Siap Guncang Pasar Smartphone
Instagram Rilis Fitur Edit Komentar 15 Menit, Solusi Lama yang Akhirnya Hadir! Ini Dampaknya bagi Pengguna
Windows 10 Resmi “Mati”, Google Tawarkan Solusi Murah Rp48 Ribu! Laptop Jadul Bisa Ngebut Lagi Tanpa Upgrade Mahal
Lenovo Legion 9i Gen 10 2026: Laptop Gaming Rp100 Jutaan dengan RTX 5090, Worth It atau Overkill? Slug:
iPhone Fold 2026: Teknologi Engsel 3D Printed Apple Siap Ubah Pasar HP Lipat, Ini Bocoran Fitur dan Harga
Cara Membersihkan Cache Android Agar HP Ngebut Lagi, Rahasia Performa Maksimal Tanpa Aplikasi Tambahan
Storage iPhone Cepat Penuh 2026? Ini Cara Ampuh Mengosongkan Memori Tanpa Hapus Data Penting!
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 15:00 WIB

Cara Menyembunyikan File di Android dengan Aman: Trik Ampuh Lindungi Data Pribadi dari Akses Tak Diinginkan

Sabtu, 11 April 2026 - 12:00 WIB

Nokia Mini 2026 5G Bocor! HP Compact Baterai 6.500 mAh Harga Sejutaan Siap Guncang Pasar Smartphone

Sabtu, 11 April 2026 - 09:00 WIB

Instagram Rilis Fitur Edit Komentar 15 Menit, Solusi Lama yang Akhirnya Hadir! Ini Dampaknya bagi Pengguna

Jumat, 10 April 2026 - 15:00 WIB

Windows 10 Resmi “Mati”, Google Tawarkan Solusi Murah Rp48 Ribu! Laptop Jadul Bisa Ngebut Lagi Tanpa Upgrade Mahal

Jumat, 10 April 2026 - 12:00 WIB

Lenovo Legion 9i Gen 10 2026: Laptop Gaming Rp100 Jutaan dengan RTX 5090, Worth It atau Overkill? Slug:

Berita Terbaru

Pemprov dan Enam Bupati Se-Sulbar Sepakat tidak Pecat PPPK

Nasional

Pemprov dan Enam Bupati Se-Sulbar Sepakat Tak akan Pecat PPPK

Sabtu, 11 Apr 2026 - 20:30 WIB