Generasi Z Sudah Bosan Media Sosial? Ini Profesi Masa Depan yang Bisa Bikin Kamu Tajir

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gen Z kini rebutan jadi data scientist.

Ilustrasi Gen Z kini rebutan jadi data scientist.

TEKNOLOGI,JS- Sementara banyak Generasi Z sibuk mencari popularitas di media sosial, perusahaan global justru memburu talenta yang menguasai data. Tren ini terlihat jelas di berbagai sektor, mulai dari perbankan, e-commerce, startup, fintech, hingga pemerintahan.

Sains Data Jadi Jurusan Primadona

Di tengah kebutuhan ini, Sains Data muncul sebagai jurusan paling menjanjikan, termasuk di Universitas Nusa Mandiri (UNM), yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis. Laporan World Economic Forum Future of Jobs 2025 memprediksi profesi seperti data scientist, data analyst, dan AI specialist akan tumbuh pesat hingga 2030. Tren serupa kini juga terjadi di Indonesia, seiring transformasi digital yang semakin masif.

Baca Juga :  Generasi Internet Terakhir? Durov ; Alarm untuk Privasi Digital

Data Menjadi Aset Strategis

Ketua Program Studi Sains Data UNM, Tati Mardiana, menekankan bahwa data kini menjadi aset strategis perusahaan. “Perusahaan mengambil hampir semua keputusan bisnis berdasarkan data. Karena itu, lulusan Sains Data sangat dibutuhkan, baik di perusahaan teknologi maupun sektor konvensional yang sedang bertransformasi digital,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).

Tati menambahkan, lulusan Sains Data memiliki peluang karier yang luas dan berkelanjutan. Mereka bisa menjadi data scientist, data analyst, machine learning engineer, business intelligence analyst, atau AI specialist. “Profesi ini menawarkan jenjang karier yang jelas dan penghasilan kompetitif,” tegasnya.

Kurikulum Praktis dan Relevan

UNM merancang kurikulum Prodi Sains Data agar sesuai dengan karakter Generasi Z yang adaptif dan melek teknologi. Mahasiswa mempelajari statistik, pemrograman, big data analytics, dan pemanfaatan artificial intelligence untuk menyelesaikan masalah nyata. Menurut Tati, pendekatan ini membuat mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga menjadi problem solver berbasis data.

Sementara itu, Koordinator Marketing dan Komunikasi UNM, Sofian Wira Hadi, menekankan bahwa pendekatan praktis menjadi keunggulan utama prodi ini. “Kami selalu menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan industri. Dosen praktisi, studi kasus nyata, dan kolaborasi dengan perusahaan memastikan mahasiswa siap bekerja,” ujarnya.

Baca Juga :  Bikin Video Sinematik dalam Hitungan Detik? Ini 4 AI yang Bisa!”

Mencetak Talenta Digital dan Entrepreneur

UNM tidak hanya fokus mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga mendorong lahirnya talenta digital berjiwa entrepreneur. “Kami ingin Generasi Z tidak sekadar mengikuti tren, tetapi menciptakan nilai. Prodi Sains Data UNM menjadi pilihan cerdas bagi mereka yang ingin karier stabil, bergengsi, dan berdaya saing global,” tambah Sofian.

Baca Juga :  Fenomena “Marriage is Scary”, Buat Gen Z 'Takut' Nikah

Jawaban bagi Generasi Z yang Ingin Masa Depan Cerah

Dengan meningkatnya permintaan tenaga data di berbagai sektor, Prodi Sains Data UNM menawarkan jalan konkret bagi Generasi Z yang ingin melampaui tren sesaat. Melalui pendidikan yang relevan dan praktis, mahasiswa dipersiapkan untuk memasuki profesi masa depan yang benar-benar dibutuhkan industri.(*)

Berita Terkait

Cara Blokir BCA Mobile, KlikBCA, dan OneKlik Lewat haloBCA, Simak Panduannya
Prabowo Luncurkan Bansos Digital 10 November 2026, 11,5 Juta KK Sudah Terdaftar
Cara Mengurus Akta Kelahiran Online 2026, Cek Syarat Dokumen dan Langkah Pengajuannya
10 Fitur Tersembunyi di HP Android dan iPhone yang Jarang Dipakai, Nomor 5 Bisa Bantu Jaga Privasi
Jangan Asal Pilih! Ini 5 Metode Pembayaran Digital Terbaik untuk Bisnis Online
E-Wallet vs Mobile Banking: Mana Lebih Aman untuk Menyimpan Uang? Ini Perbedaannya
Algoritma Media Sosial Terus Berubah, Begini Cara Kreator Menjaga Penghasilan
Bisnis Digital Bisa Lebih Hemat dengan Cloud Computing, Ini Keunggulannya
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Cara Blokir BCA Mobile, KlikBCA, dan OneKlik Lewat haloBCA, Simak Panduannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Prabowo Luncurkan Bansos Digital 10 November 2026, 11,5 Juta KK Sudah Terdaftar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Cara Mengurus Akta Kelahiran Online 2026, Cek Syarat Dokumen dan Langkah Pengajuannya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:01 WIB

10 Fitur Tersembunyi di HP Android dan iPhone yang Jarang Dipakai, Nomor 5 Bisa Bantu Jaga Privasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Jangan Asal Pilih! Ini 5 Metode Pembayaran Digital Terbaik untuk Bisnis Online

Berita Terbaru