Harga Murah Bukan Segalanya, Ini Cara Aman Pemula Beli Mobil Bekas

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tips membeli mobil bekas yang baik. (Sumber/Google)

Tips membeli mobil bekas yang baik. (Sumber/Google)

OTOMOTIF,JS- Banyak pembeli mobil pemula langsung tergoda harga murah tanpa memikirkan konsekuensi setelah transaksi selesai. Padahal, membeli mobil bukan akhir pengeluaran, justru menjadi awal komitmen finansial jangka panjang.

Setelah mobil berada di garasi, pemilik tetap harus menyiapkan dana untuk bahan bakar, servis rutin, perbaikan, pajak kendaraan, hingga asuransi. Karena itu, pemula perlu menyesuaikan pilihan mobil dengan kemampuan keuangan agar tidak kewalahan di tengah jalan.

Baca Juga :  Tak Banyak yang Tahu, Ini Rahasia CVT Mobil Matik Lebih Awet

Sesuaikan Harga Mobil dengan Kondisi Finansial

Sebagai langkah awal, pemula sebaiknya menetapkan batas bujet secara realistis. Jangan menghabiskan seluruh dana hanya untuk membeli unit, karena mobil tetap membutuhkan biaya tambahan setelah digunakan.

Pemilik bengkel spesialis Nissan–Datsun, Arif Suasono Ariyadi, menegaskan bahwa mobil bekas masih menjadi pilihan aman bagi pemula asalkan dipilih dengan perhitungan matang.

“Beli mobil sesuai kemampuan, tapi tetap sisakan dana untuk perawatan dan operasional. Jangan sampai mobil ada, tapi biaya jalan tidak siap,” ujarnya.

Pilih Usia Mobil yang Masih Aman Dirawat

Selanjutnya, Arif menyarankan agar pemula memperhatikan usia kendaraan. Mobil bekas dengan usia lima hingga delapan tahun dinilai masih ideal untuk penggunaan harian.

Baca Juga :  Era Baru SUV 2026: Mobil Gede Tapi Hemat BBM

Menurutnya, mobil yang terlalu tua cenderung membutuhkan perbaikan lebih sering. Sebaliknya, mobil yang masih relatif muda biasanya memiliki kondisi mesin lebih prima dan biaya perawatan lebih terkendali.

Arif yang mengelola Kebat Motors menyebut, pemilihan usia mobil sangat menentukan kenyamanan pemula dalam jangka panjang.

Pertimbangkan Transmisi, Matik Lebih Praktis

Selain usia, jenis transmisi juga perlu menjadi pertimbangan utama. Bagi pemula, mobil bertransmisi otomatis menawarkan kemudahan dalam pengoperasian, terutama saat menghadapi kemacetan.

“Mobil matik lebih ramah karena tidak perlu mengatur kopling. Kalau manual, memang melatih kontrol, tapi bisa bikin cepat lelah di lalu lintas padat,” kata Arif.

Karena itu, pemula yang lebih mengutamakan kenyamanan sebaiknya memilih transmisi otomatis.

Utamakan Dimensi Ringkas agar Mudah Dikendalikan

Di sisi lain, ukuran mobil juga sangat memengaruhi rasa percaya diri pengemudi pemula. Jika belum membutuhkan kapasitas besar, sebaiknya hindari mobil berdimensi bongsor.

Baca Juga :  Mobil Bergetar Saat Diam? Kenali Penyebab dan Solusinya

Mobil hatchback atau city car dinilai lebih ideal karena mudah diparkir, lincah di jalan sempit, dan memiliki radius putar kecil. Kondisi ini membantu pemula beradaptasi lebih cepat dengan karakter kendaraan.

“Mobil terlalu besar berisiko gampang lecet karena feeling pengemudi belum terbentuk sempurna,” jelas Arif.

Pastikan Spare Part Mudah dan Bengkel Tersedia

Tak kalah penting, pemula perlu memastikan ketersediaan suku cadang. Mobil dengan spare part melimpah akan memudahkan perawatan dan menekan biaya servis.

Arif menyarankan agar pemula tidak memilih mobil yang terlalu langka. “Minimal sudah tahu bengkel langganan yang paham mobil tersebut. Kalau spare part sulit, biaya bisa membengkak,” ujarnya.

Cari yang Irit, Tapi Sesuai Gaya Berkendara

Agar pengeluaran harian tetap hemat, mobil dengan konsumsi bahan bakar irit bisa menjadi pilihan. Namun, pemula juga perlu menyesuaikannya dengan karakter berkendara.

Mobil irit umumnya tidak menawarkan performa agresif. Karena itu, pengemudi yang menyukai akselerasi tinggi perlu memahami kompromi ini sejak awal.

Jangan Abaikan Fitur Keselamatan

Terakhir, fitur keselamatan wajib menjadi prioritas. Airbag, sistem pengereman ABS, serta kamera mundur sangat membantu pengemudi pemula dalam mengantisipasi risiko di jalan.

“Fitur keselamatan dasar harus ada dan berfungsi. Ini penting untuk melindungi pengemudi yang masih belajar membaca situasi,” tegas Arif kepada KOMPAS.com.

Dengan mempertimbangkan bujet, usia mobil, jenis transmisi, dimensi kendaraan, efisiensi bahan bakar, ketersediaan spare part, serta fitur keselamatan, pemula bisa mendapatkan mobil yang nyaman, aman, dan tidak membebani keuangan di masa depan.(*)

Berita Terkait

Gemini 3.1 Pro Meluncur, Google Klaim AI-nya Kini Paling Pintar
Bukan Sekadar Ngetik, Ini Rahasia Tombol Keyboard yang Wajib Diketahui
Tren HP 2026: Flagship Compact Makin Dicari, Kenapa?
OpenAI Tantang Apple? Speaker Pintar AI Segera Meluncur
Tanpa Disadari, Kebiasaan Ini Bikin Kulkas dan Mesin Cuci Cepat Rusak
Tak Sekadar Upgrade, Samsung S26 Series Bawa Kejutan Baru
WIFI Resmi Masuk Bisnis 5G FWA Lewat Internet Rakyat
Tak Perlu Ribet, Begini Cara Agar Alamat Muncul di Google Maps
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 09:00 WIB

Gemini 3.1 Pro Meluncur, Google Klaim AI-nya Kini Paling Pintar

Rabu, 25 Februari 2026 - 08:00 WIB

Harga Murah Bukan Segalanya, Ini Cara Aman Pemula Beli Mobil Bekas

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:00 WIB

Tren HP 2026: Flagship Compact Makin Dicari, Kenapa?

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:00 WIB

OpenAI Tantang Apple? Speaker Pintar AI Segera Meluncur

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:00 WIB

Tanpa Disadari, Kebiasaan Ini Bikin Kulkas dan Mesin Cuci Cepat Rusak

Berita Terbaru

Produk perusahaan Manajemen PT Karunia Alam Segar yang dikabarkan merumahkan karyawannya.

Nasional

Isu PHK Karyawan Gresik Memanas, Mie Sedaap Beri Penjelasan

Rabu, 25 Feb 2026 - 09:30 WIB