JAKARTA,JS- Indonesia kini menjadi salah satu pasar utama Canva di dunia, dengan jumlah pengguna aktif bulanan terbesar di Asia. Pernyataan ini disampaikan oleh Megan Townes, Canva for Education Asia Pacific-Japan Regional Lead, dalam konferensi dan gelar karya “Guru Hebat, Indonesia Cerdas” bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada Selasa (11/11/2025).
Townes mengungkapkan, secara global Canva memiliki 260 juta pengguna aktif bulanan di 190 negara. “Kami senang mengumumkan bahwa Indonesia adalah pasar ketiga kami secara global dan terbesar di Asia,” ujarnya. Meski tidak merinci jumlah pengguna umum Canva di Indonesia, Townes memaparkan pengguna Canva Pendidikan, platform gratis untuk guru dan pelajar, yang telah mencapai sekitar 6,7 juta pengguna. Jumlah ini meningkat dari 5,2 juta pada 2024, khususnya melalui platform belajar.id dari Kemendikdasmen.
Pada 2024, Canva dan Kemendikdasmen mengadakan pelatihan dan roadshow ke 10 provinsi, menjangkau sekitar 92.000 guru dari berbagai daerah, termasuk Aceh, Sulawesi Utara, dan Sumatera Barat.
“Teknologi kini bukan sekadar alat, tapi ruang tumbuh bersama antara guru dan murid,” kata Sekjen Kemendikdasmen, Suharti.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti mendorong Canva untuk memperluas akses ke wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), termasuk dalam program pelatihan guru.
Pipit Indrawati, Canva Education Lead Indonesia dan Asia Tenggara menegaskan meski tantangan jaringan internet masih ada di beberapa wilayah 3T, hal ini tidak menghalangi upaya mereka untuk “membumikan” Canva Pendidikan di seluruh Indonesia.
Hingga kini, Canva telah memperluas programnya ke seluruh 38 provinsi di Indonesia, termasuk Papua dan Nusa Tenggara Timur, dengan melibatkan guru-guru yang menjadi “Duta Canva”.(AN)









