Isu Arogansi, Ini Penjelasan Kabid Perben BKD Sungai Penuh

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kantor Walikota dan Bakeuda Sungai Penuh

Foto Kantor Walikota dan Bakeuda Sungai Penuh

SUNGAIPENUH, JS – Terkait kehebohan di media sosial mengenai dugaan arogansi Kepala Bidang (Kabid) Perbendaharaan Badan Keuangan Daerah (BKD), Reno Hanjoni memberikan klarifikasi.

Dalam rangka menghadapi Tahun Anggaran 2025, dua minggu sebelumnya, pihaknya telah mengundang seluruh bendahara pengeluaran dan pejabat terkait untuk melakukan diskusi. Namun, mereka tidak hadir.

Baca Juga :  Ada Eselon II, Ada Pelantikan Pejabat Sungai Penuh Malam Ini

“Dinas tersebut mengajukan pencairan pertama, dan kami sudah memprosesnya pada tanggal 31 Desember siang. Namun, mereka kembali mengajukan pencairan pada malam hari, sekitar pukul 21.00. Sebelumnya, saya sudah menjelaskan secara baik-baik kepada bendahara pengeluaran, dan alhamdulillah hal tersebut diterima dengan baik. Namun, pejabat terkait tidak terima dan ingin bertemu dengan saya. Saya sudah berusaha untuk tidak bertemu, tetapi pejabat terkait memaksa masuk. Di sinilah terjadi miskomunikasi,” jelas Reno.

Baca Juga :  Assessment JPT Pratama Kota Sungai Penuh Rampung

Reno juga menyebutkan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini sedang tidak stabil.

“ASN seharusnya, jika ada masalah, melaporkannya terlebih dahulu kepada atasan, Inspektorat, Sekda, atau Wali Kota. Jika tidak, hal ini dapat mengganggu tatanan pemerintahan,” tambahnya.

Dengan klarifikasi ini, Reno berharap masyarakat dan pihak terkait memahami bahwa langkah yang diambilnya bertujuan untuk menjaga ketertiban administrasi keuangan daerah.(AN)

Berita Terkait

Mulai November 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di Jambi Dapat Insentif Rp500 Ribu, Ini Rincian Gajinya
Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan
BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api
Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu
Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan
Sri Kartini Alfin Bekali 20 Finalis Bujang Gadis Sungai Penuh 2026, Kenalkan Program 3S dan Peran Generasi Muda
PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Diminta Segera Ajukan Perpanjangan Kontrak, Berikut Format Dokumen yang Harus Disiapkan
Peringatan Hari Pancasila, Pemkot Sungai Penuh Berikan Bantuan Alsintan hingga Program Kopi 400 Hektare ke Petani
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Mulai November 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di Jambi Dapat Insentif Rp500 Ribu, Ini Rincian Gajinya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:11 WIB

BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan

Berita Terbaru