Kejari Tanjabtim Ajak Siswa Pahami Hukum Sejak Dini

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kejari Tanjabtim Masuk Sekolah

Kejari Tanjabtim Masuk Sekolah

TANJABTIM,JS- Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Jabung Timur terus membangun kesadaran hukum di kalangan generasi muda. Salah satunya, melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), yang menghadirkan edukasi hukum anti-kekerasan di sekolah menengah pertama negeri (SMPN) wilayah Tanjabtim.

Program ini menanamkan kedisiplinan, etika, dan sikap saling menghormati sejak dini, sehingga sekolah menjadi lebih aman dan kondusif.

Membangun Kesadaran Hukum Sejak Dini

Kepala Seksi Intelijen Kejari Tanjabtim, Rahmad Abdul, menjelaskan bahwa JMS bukan sekadar sosialisasi hukum formal. “Selain itu, program ini menekankan nilai moral dan etika sebagai fondasi pembentukan karakter pelajar,” ujarnya.

Baca Juga :  Genjot Pariwisata, Tanjabtim Fokus Siapkan SDM Lokal

Kegiatan ini mengajarkan siswa kedisiplinan, etika, dan tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun orang lain. Dengan demikian, mereka tumbuh menjadi individu yang menghormati aturan dan bertanggung jawab.

Apresiasi dari Pihak Sekolah

Program ini mendapat respon positif dari sekolah. Kepala SMPN 17 Tanjabtim, Hasnah, menyatakan, “Menurut saya, kegiatan ini penting. Siswa memperoleh bekal hukum sejak dini yang menjadi pedoman menghadapi tantangan masa depan.”

Materi Edukasi yang Relevan dengan Kehidupan Pelajar

JMS menyampaikan materi sesuai kebutuhan sehari-hari siswa. Fokus utamanya adalah bahaya perundungan, tata tertib sekolah, serta hak dan kewajiban guru dan siswa.

Baca Juga :  Dukungan Bulat! Muslimin Tanja Kini Pimpin Golkar Tanjabtim

Rahmad Abdul menekankan bahwa guru berperan sebagai pendidik dan pembimbing sesuai kode etik dan hukum. Sementara itu, siswa berhak mendapat pendidikan aman dan layak, namun mereka harus menaati aturan sekolah. Dengan cara ini, guru dan siswa menjaga keseimbangan hak dan kewajiban untuk menciptakan lingkungan belajar harmonis.

Pendekatan Dialogis untuk Mencegah Konflik

Program JMS mendorong guru dan siswa berperan aktif. Mereka memahami batasan dan tanggung jawab masing-masing.

“Selain itu, jika muncul masalah, pihak sekolah menyelesaikan melalui mekanisme tepat dan pendekatan dialogis agar masalah tidak berkembang menjadi persoalan hukum,” jelas Rahmad.

Dengan pendekatan ini, sekolah menjadi lebih suportif, konflik berkurang, dan siswa membangun kesadaran hukum sejak dini.

Harapan Besar bagi Generasi Muda

Hasnah menegaskan, “Dengan demikian, selain cerdas akademik, siswa perlu memiliki integritas dan kesadaran hukum tinggi. Program Jaksa Masuk Sekolah membantu membentuk karakter mereka.”

Secara keseluruhan, Kejari Tanjabtim berharap siswa memahami hukum dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, lahir generasi muda yang disiplin, etis, dan bertanggung jawab.(AN/*)

Berita Terkait

Dihadiri Wawako Azhar, Ini Pesan Sri Kartini Alfin bagi Orang Tua di Kelas Parenting
Kabut Asap Jambi Ganggu 9 Penerbangan di Bandara Sultan Thaha, Pesawat Dialihkan ke Palembang
Absensi Digital Jadi Acuan Evaluasi ASN Sungai Penuh, BKPSDM Pantau Kedisiplinan PNS dan PPPK
Mulai November 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di Jambi Dapat Insentif Rp500 Ribu, Ini Rincian Gajinya
Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan
BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat Dekat Pasar Sungai Penuh, Armada Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api
Jamkesda Merangin 2026: M Syukur Ingatkan Desa Jangan Abaikan Data Warga Kurang Mampu
Bangunan Milik Warga Tanjung Pauh Hilir Dilalap Sijago Merah, Usaha Pemadaman Masih Dilakukan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Dihadiri Wawako Azhar, Ini Pesan Sri Kartini Alfin bagi Orang Tua di Kelas Parenting

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Kabut Asap Jambi Ganggu 9 Penerbangan di Bandara Sultan Thaha, Pesawat Dialihkan ke Palembang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Absensi Digital Jadi Acuan Evaluasi ASN Sungai Penuh, BKPSDM Pantau Kedisiplinan PNS dan PPPK

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Mulai November 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di Jambi Dapat Insentif Rp500 Ribu, Ini Rincian Gajinya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Jalan Lubuk Suli–Kubang Empat Tahun Rusak, Pemuda Sempat Tanami Pisang di Tengah Jalan

Berita Terbaru