Ketegangan di Karibia, Erdogan Telepon Maduro

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan berbicara lewat telepon dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan berbicara lewat telepon dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

INTERNASIONAL,JS- Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan berbicara lewat telepon dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Sabtu (6/12/2025). Erdogan meminta Maduro tetap berkomunikasi dengan Washington di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang potensi aksi militer Amerika Serikat di Karibia.

Dalam pernyataan di platform X, Erdogan menekankan pentingnya dialog.
“AS dan Venezuela harus terus membuka saluran komunikasi,” ujarnya. Ia berharap ketegangan segera turun dan menyebut pemerintah Turkiye terus memantau situasi di Karibia. Ia juga menegaskan bahwa penyelesaian damai selalu menjadi pilihan terbaik.
“Dialog bisa menyelesaikan masalah,” katanya.

Baca Juga :  Instan Kill, Build Saber Tersakit MLBB 2025

Kementerian Luar Negeri Venezuela kemudian menyampaikan bahwa Erdogan mengungkapkan kekhawatiran mendalam atas berbagai ancaman terhadap Venezuela, termasuk pengerahan militer AS dan langkah-langkah yang menurutnya mengganggu stabilitas kawasan.

Maduro menjelaskan pandangan pemerintahnya mengenai manuver Washington. Ia menyebut ancaman AS “ilegal, tidak proporsional, tidak perlu, dan berlebihan.” Ia dan Erdogan juga membahas penangguhan besar-besaran penerbangan internasional setelah Presiden AS Donald Trump bulan lalu menyatakan wilayah udara Venezuela sebagai “tertutup.” AS sebelumnya mengirim kapal induk terbesar di dunia ke Karibia bersama armada kapal perang.

Langkah itu muncul setelah Trump menuduh Maduro memimpin kartel narkoba. Caracas menolak tuduhan tersebut.

Baca Juga :  Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini, Ini Jadwalnya

Turkiye dan Venezuela terus memperkuat hubungan dalam beberapa tahun terakhir. Erdogan bahkan mengunjungi Caracas pada Desember 2018 untuk menunjukkan dukungannya setelah AS dan sejumlah negara Eropa menolak hasil pemilu Venezuela.

Situasi ini mendorong spekulasi baru. Beberapa pejabat dan media AS menyebut kemungkinan Maduro mencari perlindungan di Turkiye jika ia kehilangan kekuasaan. Senator Republik Lindsey Graham ikut menyindir lewat X pekan lalu:
“Saya dengar Turkiye dan Iran sedang indah sekali musim ini,” tulisnya.(AN)

Berita Terkait

Lemang Kantong Semar from Kerinci: Indonesia’s Rare Culinary Heritage That Captivates Tourists and Food Lovers
TKI Indonesia di Malaysia Bisa Kirim Uang Lebih Besar! Cek Kurs MYR ke IDR Terbaru
OJK Sounds Alarm as Online Scam Cases Explode in Indonesia, More Than 530,000 Reports Trigger National Financial Security Warning
Aturan Baru Haji 2026 Jadi Sorotan, Kamera Ponsel Bisa Bikin Jemaah Masuk Penjara
Instagram Geger! Jutaan Followers Artis Mendadak Hilang, Ternyata Ini Penyebabnya
BCA Expands QRIS Cross Border to China: Easy Cashless Payments for Indonesian Travelers in 2026
QRIS Goes Global 2026: Indonesia–China Payment Integration Unlocks Massive Opportunities for SMEs and Digital Economy Growth
Kerinci Coffee Poised to Dominate Global Export Market: Premium Arabica from Indonesia Attracts International Buyers
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 03:02 WIB

Lemang Kantong Semar from Kerinci: Indonesia’s Rare Culinary Heritage That Captivates Tourists and Food Lovers

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:01 WIB

TKI Indonesia di Malaysia Bisa Kirim Uang Lebih Besar! Cek Kurs MYR ke IDR Terbaru

Minggu, 17 Mei 2026 - 03:02 WIB

OJK Sounds Alarm as Online Scam Cases Explode in Indonesia, More Than 530,000 Reports Trigger National Financial Security Warning

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:35 WIB

Aturan Baru Haji 2026 Jadi Sorotan, Kamera Ponsel Bisa Bikin Jemaah Masuk Penjara

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:00 WIB

Instagram Geger! Jutaan Followers Artis Mendadak Hilang, Ternyata Ini Penyebabnya

Berita Terbaru