Konflik di Perbatasan Kamboja-Thailand, Satu Meninggal

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat Ratusan warga mengungsi akibat konflik Kamboja-Thailand

Terlihat Ratusan warga mengungsi akibat konflik Kamboja-Thailand

KAMBOJA, JS – Satu orang tewas dan tiga lainnya luka-luka saat pasukan Kamboja dan Thailand terlibat baku tembak di perbatasan, Rabu (12/11).

Kementerian Pertahanan Kamboja menyatakan pasukan Thailand menembaki dekat desa perbatasan sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Sebaliknya, juru bicara militer Thailand, Mayor Jenderal Winthai Suvaree, mengklaim prajurit Kamboja yang lebih dulu menembaki wilayah Thailand, sehingga pasukannya menembakkan peringatan selama 10 menit. Tidak ada korban dari pihak Thailand.

Baca Juga :  Ilmuan Temukan Lebah Bertanduk di Australia Barat

Insiden ini terjadi beberapa hari setelah ledakan ranjau di perbatasan pada Senin (10/11) yang melukai seorang tentara Thailand. Pada Selasa (11/11), Thailand menghentikan sementara perjanjian damai, menuduh Kamboja menempatkan ranjau baru. Kamboja membantah tuduhan itu dan meminta Thailand mematuhi kembali kesepakatan damai.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Nikorndej Balankura, menyatakan pihaknya meminta Kamboja menyampaikan permintaan maaf resmi dan menyelidiki insiden untuk menemukan pihak yang bertanggung jawab. Namun, juru bicara Kamboja menolak menanggapi permintaan itu.

Baca Juga :  Usaha Laundry, Berikut Modal Hingga Simulasi Keuntungan

Ketegangan terjadi terutama di desa Ban Nong Ya Kaew, Provinsi Sa Kaeo, yang diklaim Thailand, sedangkan Kamboja menyatakan wilayah itu bagian dari desa Prey Chan di Provinsi Banteay Meanchey.

Thailand dan Kamboja sebelumnya bertempur selama lima hari pada Juli lalu, menewaskan sedikitnya 48 orang dan memaksa sekitar 300.000 warga mengungsi.(AN)

Berita Terkait

Harga BBM ASEAN Meledak! Global Oil Price Tembus $100, Indonesia Masih Termurah
Fakta Mengejutkan: Mobil Listrik Ternyata Bisa Bebani Listrik Nasional, Ini yang Terjadi di Sri Lanka
Harga BBM Singapura Tembus Rp55 Ribu per Liter, Ini Dampaknya Bagi Indonesia?
Migrasi Pekerja Meledak, Sindikat Scam Asia Tenggara Incar WNI
Iran Pastikan Jalur Minyak Strategis Tetap Terbuka, India Lega!
Investor Malaysia Tinjau Sabang, Rencana Bangun Hub Bunkering Internasional
Tiket Mahal dan Penerbangan Terbatas, Ini Dampak Konflik Timur Tengah
Dukung Pramuka, Wali Kota Jambi Terima Penghargaan dari PPM Malaysia
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 13:00 WIB

Harga BBM ASEAN Meledak! Global Oil Price Tembus $100, Indonesia Masih Termurah

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:00 WIB

Fakta Mengejutkan: Mobil Listrik Ternyata Bisa Bebani Listrik Nasional, Ini yang Terjadi di Sri Lanka

Jumat, 20 Maret 2026 - 06:00 WIB

Harga BBM Singapura Tembus Rp55 Ribu per Liter, Ini Dampaknya Bagi Indonesia?

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:00 WIB

Migrasi Pekerja Meledak, Sindikat Scam Asia Tenggara Incar WNI

Senin, 16 Maret 2026 - 06:00 WIB

Iran Pastikan Jalur Minyak Strategis Tetap Terbuka, India Lega!

Berita Terbaru