KTP Diurus, Masyarakat Kerinci Abaikan Dokumen Penting Ini

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Akta kematian, yang enggan diurus masyarakat Kerinci.

Akta kematian, yang enggan diurus masyarakat Kerinci.

KERINCI,JS- Kesadaran masyarakat Kabupaten Kerinci dalam mengurus dokumen kependudukan masih tergolong tinggi. Namun demikian, satu jenis dokumen justru paling jarang diajukan, yaitu akta kematian.

Akta Kematian Paling Minim Pemohon

Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kerinci, warga lebih banyak mengurus KTP elektronik, Kartu Keluarga, dan akta kelahiran. Sebaliknya, pengajuan akta kematian menempati posisi paling rendah dibandingkan dokumen kependudukan lainnya.

Baca Juga :  Sertifikat Tanah Hilang? Begini Cara Mengurus dan Biayanya

Kondisi ini menunjukkan masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam melaporkan peristiwa kematian secara administratif.

Kepala Disdukcapil Ingatkan Peran Warga

Kepala Disdukcapil Kabupaten Kerinci, Nafritman, menegaskan bahwa masyarakat perlu bersikap lebih proaktif. Ia meminta warga tidak menunda pengurusan seluruh dokumen kependudukan, termasuk akta kematian.

“Akta kematian memiliki peran penting dalam administrasi negara. Dokumen ini menjadi bagian dari laporan resmi Disdukcapil dan menjadi dasar berbagai pelayanan publik,” ujar Nafritman di Sungai Penuh.

Umumnya Diurus Saat Ada Kepentingan

Lebih lanjut, Nafritman menjelaskan bahwa warga biasanya baru mengurus akta kematian ketika menghadapi kebutuhan tertentu. Misalnya, untuk klaim asuransi, pengurusan warisan, atau pengalihan kepemilikan harta.

Akibat kebiasaan tersebut, banyak peristiwa kematian tidak langsung tercatat. Kondisi ini membuat data kependudukan belum sepenuhnya akurat dan berpotensi menghambat perencanaan layanan publik.

Baca Juga :  Stok Blangko KTP-el di Kerinci Tinggal 500, Ini Kata Disdukcapil

Dorong Administrasi Lebih Tertib dan Akurat

Oleh karena itu, Disdukcapil Kabupaten Kerinci terus mendorong masyarakat agar melengkapi dokumen kependudukan tepat waktu. Selain mempermudah urusan administrasi warga, langkah ini juga membantu pemerintah menyusun data kependudukan yang valid dan terkini.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam melaporkan akta kematian serta dokumen lainnya, pemerintah daerah berharap sistem administrasi kependudukan di Kabupaten Kerinci semakin tertib, lengkap, dan dapat dipercaya oleh semua pihak.(*)

Berita Terkait

Kabar Penting untuk ASN! Begini Aturan Anggota Keluarga Tambahan BPJS dengan Iuran 1 Persen
Catat Tanggalnya! Festival Kopi Kerinci 2026 Hadir di Kayu Aro, Kopi Tanah Surga Dibawa ke Panggung Dunia
Karhutla Sarolangun 2026 Makin Mengkhawatirkan, 488 Hektare Lahan Terbakar dan 1.070 Hotspot Terdeteksi
Harga BBM Pertamina di Jambi 10 September 2026: Pertamax Turbo hingga Dexlite Naik, Cek Daftar Lengkapnya
Atlet Sungai Penuh Panen Medali, Wako Alfin Janjikan Beasiswa dan Penghargaan
Kabut Asap Masih Selimuti Sungai Penuh, Bunda PAUD Minta Guru dan Orang Tua Awasi Kesehatan Anak
ISPU Tanjab Timur 55, Masih Aman atau Berbahaya? Ini Penjelasan dan Imbauan Dinas Kesehatan
Pemkot Sungai Penuh Siapkan Penilaian 360 Derajat untuk PNS dan PPPK, Kinerja ASN Dipantau Lebih Transparan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:30 WIB

Kabar Penting untuk ASN! Begini Aturan Anggota Keluarga Tambahan BPJS dengan Iuran 1 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 10:40 WIB

Catat Tanggalnya! Festival Kopi Kerinci 2026 Hadir di Kayu Aro, Kopi Tanah Surga Dibawa ke Panggung Dunia

Kamis, 10 September 2026 - 22:01 WIB

Karhutla Sarolangun 2026 Makin Mengkhawatirkan, 488 Hektare Lahan Terbakar dan 1.070 Hotspot Terdeteksi

Kamis, 10 September 2026 - 19:01 WIB

Atlet Sungai Penuh Panen Medali, Wako Alfin Janjikan Beasiswa dan Penghargaan

Kamis, 10 September 2026 - 18:01 WIB

Kabut Asap Masih Selimuti Sungai Penuh, Bunda PAUD Minta Guru dan Orang Tua Awasi Kesehatan Anak

Berita Terbaru