Maulid Nabi 1448 H di Sungai Penuh: Wali Kota Alfin Ajak BKMT Perkuat Akhlakul Karimah dan Persatuan

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH,JS- Pengurus Daerah Badan Kontak Majelis Taklim (PD BKMT) Kota Sungai Penuh kembali menggelar kegiatan keagamaan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Raya, Kecamatan Sungai Penuh, Sabtu (29/8/2026), tersebut menghadirkan pesan penting tentang pembangunan karakter, persatuan, dan penguatan nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengusung tema “Akhlakul Karimah Wajah Kota Sungai Penuh”. Tema tersebut menempatkan akhlak sebagai bagian penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis sekaligus mendukung terciptanya lingkungan masyarakat yang religius, berbudaya, dan saling menghargai.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H. menghadiri langsung kegiatan tersebut bersama jajaran pemerintah daerah, pengurus BKMT, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Kehadiran para jamaah dari berbagai kecamatan menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap kegiatan keagamaan. Selain menjadi momentum untuk mengenang perjuangan dan keteladanan Rasulullah Muhammad SAW, peringatan Maulid Nabi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memperkuat hubungan sosial dan meningkatkan kualitas kehidupan beragama.

Wali Kota Alfin Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sungai Penuh Alfin mengajak seluruh jamaah menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki diri.

Menurut Alfin, masyarakat tidak cukup hanya mengenang kelahiran Rasulullah melalui kegiatan seremonial. Lebih dari itu, umat Islam perlu menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai kejujuran, kesabaran, kepedulian, persaudaraan, kasih sayang, serta sikap saling menghormati menjadi bagian dari akhlak Rasulullah yang relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini.

Karena itu, Wali Kota mendorong jamaah agar menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai pedoman dalam berinteraksi dengan keluarga, lingkungan, maupun masyarakat secara luas.

Penguatan akhlak, menurutnya, juga memiliki kaitan erat dengan pembangunan daerah. Pemerintah dapat membangun berbagai fasilitas dan infrastruktur, tetapi kualitas sumber daya manusia tetap memegang peranan penting dalam menciptakan masyarakat yang maju dan harmonis.

Tema Akhlakul Karimah Punya Makna Strategis

Tema Akhlakul Karimah Wajah Kota Sungai Penuh memiliki makna yang cukup luas. Akhlak tidak hanya berkaitan dengan hubungan seseorang kepada Allah SWT, tetapi juga menyangkut hubungan antarmanusia dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dalam kehidupan bermasyarakat, akhlak tercermin melalui cara seseorang menghormati orang lain, menjaga perkataan, membantu sesama, menaati aturan, serta membangun komunikasi yang sehat.

Oleh karena itu, penguatan akhlak dapat menjadi fondasi penting bagi pembangunan sosial di Kota Sungai Penuh.

Terlebih lagi, masyarakat menghadapi perkembangan teknologi dan informasi yang sangat cepat. Media sosial memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berkomunikasi, tetapi sekaligus menghadirkan tantangan baru seperti penyebaran informasi yang belum terverifikasi, ujaran kebencian, konflik digital, dan menurunnya etika komunikasi.

Dalam kondisi tersebut, nilai akhlakul karimah semakin penting. Masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk menggunakan teknologi secara bijak sekaligus mempertahankan nilai sopan santun dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Sekda Alpian Pimpin Forum JKN Sungai Penuh, Pemkot Perkuat Layanan Kesehatan dan Kemitraan BPJS

BKMT Konsisten Hidupkan Kegiatan Keagamaan

Wali Kota Alfin juga menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi PD BKMT Kota Sungai Penuh dalam melaksanakan kegiatan keagamaan.

BKMT memiliki peran penting dalam menghidupkan majelis taklim sekaligus memperkuat silaturahmi antarjamaah. Melalui berbagai kegiatan pengajian, peringatan hari besar Islam, serta aktivitas sosial, BKMT dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan agama dan memperkuat kepedulian sosial.

Konsistensi tersebut menjadi semakin penting karena majelis taklim memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat.

Selain menyampaikan nilai-nilai keagamaan, kegiatan BKMT juga dapat mendorong masyarakat untuk membangun kepedulian terhadap keluarga, pendidikan anak, kesehatan, serta berbagai persoalan sosial.

Dengan demikian, kegiatan keagamaan tidak hanya memberikan manfaat spiritual, tetapi juga dapat memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial masyarakat.

Jamaah BKMT dari Berbagai Kecamatan Hadir

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut diikuti pengurus dan anggota BKMT dari seluruh kecamatan di Kota Sungai Penuh.

Kehadiran jamaah dari berbagai wilayah membuat kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi.

Perbedaan wilayah, latar belakang, maupun aktivitas sehari-hari tidak menghalangi masyarakat untuk berkumpul dalam satu kegiatan keagamaan.

Momentum seperti ini penting untuk menjaga hubungan antarwarga. Sebab, kehidupan masyarakat yang harmonis membutuhkan komunikasi dan interaksi yang terus terjaga.

Selain itu, kegiatan bersama seperti Maulid Nabi juga memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk mengenal kembali nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW.

Perkuat Persatuan dan Persaudaraan

Selain mengajak masyarakat memperbaiki akhlak, Wali Kota Alfin juga mendorong jamaah untuk memperkuat persatuan dan persaudaraan.

Menurutnya, kehidupan masyarakat akan berjalan lebih baik ketika setiap orang mampu menghargai perbedaan dan mengutamakan kepentingan bersama.

Semangat persaudaraan tersebut sejalan dengan nilai yang Rasulullah SAW ajarkan. Masyarakat perlu menghindari berbagai bentuk permusuhan dan memperbanyak kegiatan yang membangun kebersamaan.

Dalam konteks pembangunan Kota Sungai Penuh, persatuan masyarakat juga menjadi modal sosial yang penting.

Pemerintah daerah membutuhkan dukungan masyarakat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan secara optimal. Sebaliknya, masyarakat membutuhkan pemerintah yang mampu menghadirkan pelayanan dan kebijakan yang memberikan manfaat luas.

Karena itu, sinergi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun daerah.

Daftar Tokoh yang Hadir

Selain Wali Kota Sungai Penuh Alfin, sejumlah pejabat dan tokoh daerah turut hadir dalam peringatan Maulid Nabi tersebut.

Mereka antara lain Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah Alpian, S.E., M.M., serta Ketua PD BKMT Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ners.

Kegiatan tersebut juga dihadiri para kepala perangkat daerah, camat, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta para undangan lainnya.

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan keagamaan memiliki posisi penting dalam kehidupan sosial dan pemerintahan di Kota Sungai Penuh.

Maulid Nabi Jadi Momentum Pendidikan Karakter

Peringatan Maulid Nabi juga dapat menjadi momentum memperkuat pendidikan karakter di tengah masyarakat.

Pendidikan karakter tidak hanya berlangsung di sekolah. Keluarga, lingkungan masyarakat, tempat ibadah, organisasi keagamaan, dan berbagai komunitas memiliki peran yang sama pentingnya.

Keteladanan Rasulullah SAW dapat menjadi sumber pembelajaran dalam membentuk karakter generasi muda.

Anak-anak dan remaja perlu mendapatkan contoh nyata tentang pentingnya kejujuran, tanggung jawab, rasa hormat, kepedulian, dan kesabaran.

Karena itu, orang tua dan lingkungan sekitar memiliki tanggung jawab untuk memberikan teladan yang baik.

Ketika nilai-nilai tersebut tumbuh sejak dini, masyarakat dapat membangun generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan teknologi, tetapi juga mempunyai karakter yang kuat.

Peran Majelis Taklim di Era Digital

Perkembangan digital memberikan tantangan sekaligus peluang bagi organisasi keagamaan seperti BKMT.

Di satu sisi, teknologi memungkinkan penyebaran materi keagamaan secara lebih cepat. Masyarakat dapat mengikuti kajian, membaca artikel Islami, dan mendapatkan berbagai informasi keagamaan melalui perangkat digital.

Namun, di sisi lain, masyarakat juga perlu berhati-hati terhadap informasi keagamaan yang tidak memiliki sumber jelas.

Karena itu, majelis taklim dapat memainkan peran strategis dalam memberikan edukasi keagamaan yang sejuk, moderat, dan sesuai dengan nilai persaudaraan.

BKMT juga dapat memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan kegiatan positif. Dokumentasi kegiatan, informasi jadwal pengajian, materi dakwah, hingga aktivitas sosial dapat disampaikan melalui media digital.

Dengan strategi tersebut, nilai-nilai positif dari kegiatan majelis taklim dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas, termasuk generasi muda.

Baca Juga :  Musim Kemarau Mencekam, 1 Ton Garam Ditebar di Langit Jambi untuk Memicu Hujan

Membangun Wajah Kota Sungai Penuh melalui Akhlak

Tema yang diangkat PD BKMT memiliki pesan bahwa wajah sebuah daerah tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik.

Jalan yang bagus, fasilitas publik yang memadai, kawasan yang tertata, serta pertumbuhan ekonomi memang penting. Namun, seluruh pembangunan tersebut membutuhkan masyarakat yang memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Masyarakat yang saling menghormati akan menciptakan lingkungan yang nyaman. Masyarakat yang peduli akan lebih mudah membantu warga yang membutuhkan. Sementara masyarakat yang menjunjung kejujuran akan membangun kepercayaan dalam kehidupan sosial dan ekonomi.

Karena itu, akhlakul karimah dapat menjadi salah satu fondasi pembangunan manusia di Kota Sungai Penuh.

Pembangunan fisik dan pembangunan karakter perlu berjalan beriringan agar kemajuan daerah memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan.

Pesan Maulid Nabi untuk Masyarakat Sungai Penuh

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Raya Kota Sungai Penuh akhirnya bukan sekadar agenda tahunan.

Kegiatan tersebut membawa pesan tentang pentingnya memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan, menjaga persatuan, dan menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui momentum tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa akhlak memiliki peran besar dalam membangun keluarga, lingkungan, dan daerah.

Di sisi lain, konsistensi BKMT dalam menggelar kegiatan keagamaan dapat terus menjadi kekuatan sosial yang membantu membangun masyarakat Kota Sungai Penuh.

Dengan semangat kebersamaan antara pemerintah daerah, organisasi keagamaan, tokoh masyarakat, dan warga, nilai akhlakul karimah diharapkan tidak berhenti pada tema peringatan Maulid Nabi.

Sebaliknya, nilai tersebut dapat tumbuh menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada akhirnya, wajah Kota Sungai Penuh tidak hanya tercermin melalui pembangunan dan kemajuan ekonomi, tetapi juga melalui karakter masyarakatnya. Semakin kuat akhlak, kepedulian, toleransi, dan persaudaraan masyarakat, semakin kuat pula fondasi pembangunan daerah.

Peringatan Maulid Nabi 1448 H yang digelar PD BKMT Kota Sungai Penuh pun menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah membutuhkan keseimbangan antara pembangunan fisik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penguatan nilai-nilai keagamaan.(AN)

Berita Terkait

Karhutla Sarolangun 2026 Makin Mengkhawatirkan, 488 Hektare Lahan Terbakar dan 1.070 Hotspot Terdeteksi
Atlet Sungai Penuh Panen Medali, Wako Alfin Janjikan Beasiswa dan Penghargaan
Kabut Asap Masih Selimuti Sungai Penuh, Bunda PAUD Minta Guru dan Orang Tua Awasi Kesehatan Anak
ISPU Tanjab Timur 55, Masih Aman atau Berbahaya? Ini Penjelasan dan Imbauan Dinas Kesehatan
Pemkot Sungai Penuh Siapkan Penilaian 360 Derajat untuk PNS dan PPPK, Kinerja ASN Dipantau Lebih Transparan
158 Kasus ISPA Tercatat di Tanjab Barat, Ini Kecamatan Kasus Terbanyak
Kabut Asap Makin Pekat, Kemenag Tebo Alihkan KBM ke Daring 10–12 September 2026
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Wali Kota Alfin Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:01 WIB

Karhutla Sarolangun 2026 Makin Mengkhawatirkan, 488 Hektare Lahan Terbakar dan 1.070 Hotspot Terdeteksi

Kamis, 10 September 2026 - 19:01 WIB

Atlet Sungai Penuh Panen Medali, Wako Alfin Janjikan Beasiswa dan Penghargaan

Kamis, 10 September 2026 - 18:01 WIB

Kabut Asap Masih Selimuti Sungai Penuh, Bunda PAUD Minta Guru dan Orang Tua Awasi Kesehatan Anak

Kamis, 10 September 2026 - 16:31 WIB

ISPU Tanjab Timur 55, Masih Aman atau Berbahaya? Ini Penjelasan dan Imbauan Dinas Kesehatan

Kamis, 10 September 2026 - 10:50 WIB

Pemkot Sungai Penuh Siapkan Penilaian 360 Derajat untuk PNS dan PPPK, Kinerja ASN Dipantau Lebih Transparan

Berita Terbaru