Mematikan AC Mobil: Solusi Darurat atau Kebutuhan?

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penggunaan ac Mobil

Ilustrasi penggunaan ac Mobil

OTOMOTIF,JS– Penggunaan sistem pendingin udara (AC) pada mobil, baik mobil konvensional maupun mobil listrik, memang memberi kenyamanan. Namun, AC juga memberikan beban tambahan yang memengaruhi performa kendaraan. Beban ini dapat mengurangi tenaga mobil atau menguras daya baterai, terutama pada mobil listrik.

Dewa, pemilik Bengkel AC Mobil Jogja, menjelaskan bahwa mematikan AC saat berkendara sebaiknya hanya dilakukan dalam kondisi darurat. Jika mobil beroperasi dalam kondisi normal, seperti melaju di jalan tol atau menanjak, tidak perlu mematikan AC. “Sistem AC pada mobil sudah dirancang untuk beroperasi dengan baik meskipun kendaraan dipacu di jalan tol atau saat menanjak,” jelas Dewa.

Baca Juga :  Teknik Kick Down pada Mobil Matic, Lonjakan Tenaga Instan

“Selama AC dalam kondisi baik, tidak perlu mematikannya saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi,” kata Dewa.

Manfaat Mematikan AC dalam Kondisi Tertentu

Meskipun dalam kondisi normal AC bisa tetap menyala, ada situasi tertentu di mana mematikannya justru memberikan manfaat. Dalam kondisi mendesak, seperti saat mobil membutuhkan tenaga lebih untuk menanjak atau dalam keperluan balapan, mematikan AC bisa mengurangi beban pada mesin.Dengan demikian, mobil bisa melaju lebih cepat tanpa ada beban tambahan dari sistem pendingin.

Baca Juga :  Nyalakan Lampu Sein 5 Detik Sebelum Bermanuver, Ini Alasannya

Pengaruh AC pada Mobil Listrik: Hemat Daya Baterai

Di sisi lain, bagi pengendara mobil listrik, menghemat daya baterai menjadi hal yang lebih penting. Jayan Sentanuhady, Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM), mengatakan bahwa mematikan AC pada mobil listrik dapat memperpanjang jarak tempuh, terutama saat dalam kondisi darurat.

“Pada mobil listrik, konsumsi daya AC cukup besar dan menguras baterai. Jika jarak ke stasiun pengisian listrik (SPKLU) masih jauh, lebih baik untuk mengurangi penggunaan AC,” ujar Jayan. Ketika daya baterai hampir habis, pengemudi dapat memaksimalkan jarak tempuh dengan menonaktifkan AC.(AN)

Berita Terkait

Terungkap! Selisih Pajak Mobil Hybrid vs Bensin 2026 Bisa Hemat Jutaan per Tahun
Pajak Mobil Hybrid 2026: Lebih Murah atau Justru Bikin Kaget?
Ban Mobil Masih Tebal Tapi Bisa Bikin Celaka! Ini Tanda Tire Aging yang Sering Diabaikan
Mobil Listrik Geely EX2: 25 Menit Full Charge, 395 KM Range – Worth It untuk Daily Use?
Mitsubishi Destinator Laris Manis! Penjualan Tembus 12.550 Unit, Segini Harga dan Speknya di 2026
Mobil Hybrid Jarang Dipakai? Ini Risiko Baterai yang Bisa Bikin Kantong Bolong
Jangan Sepele! Kebiasaan Tahan Gas Motor Matic Ini Bisa Bikin CVT Hancur
7 Mobil Listrik Mungil 2026 Harga Mulai Rp180 Jutaan, Hemat Banget untuk Harian!
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:00 WIB

Terungkap! Selisih Pajak Mobil Hybrid vs Bensin 2026 Bisa Hemat Jutaan per Tahun

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:00 WIB

Pajak Mobil Hybrid 2026: Lebih Murah atau Justru Bikin Kaget?

Senin, 30 Maret 2026 - 21:00 WIB

Ban Mobil Masih Tebal Tapi Bisa Bikin Celaka! Ini Tanda Tire Aging yang Sering Diabaikan

Senin, 30 Maret 2026 - 17:00 WIB

Mobil Listrik Geely EX2: 25 Menit Full Charge, 395 KM Range – Worth It untuk Daily Use?

Senin, 30 Maret 2026 - 08:00 WIB

Mitsubishi Destinator Laris Manis! Penjualan Tembus 12.550 Unit, Segini Harga dan Speknya di 2026

Berita Terbaru