Oknum Gunakan Nama H Anto untuk Penipuan Lewat WhatsApp

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oknum Tidak Bertanggung jawab Gunakan Nama dan Foto H Anto untuk lancarkan aksi penipuan

Oknum Tidak Bertanggung jawab Gunakan Nama dan Foto H Anto untuk lancarkan aksi penipuan

KERINCI,JS- Modus penipuan digital dengan mencatut nama pejabat kembali terjadi dan meresahkan masyarakat di Kabupaten Kerinci. Kali ini, pelaku menggunakan identitas Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kerinci, H. Anto, untuk melancarkan aksinya melalui aplikasi WhatsApp.

Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan siber yang semakin marak, khususnya penipuan online yang menyasar masyarakat awam. Dengan memanfaatkan nama pejabat daerah, pelaku berusaha membangun kepercayaan agar korban mudah terjebak.

Modus Penipuan WhatsApp Semakin Canggih

Pelaku diketahui menggunakan foto profil dan nama yang sama persis dengan H. Anto. Namun, nomor yang digunakan berbeda dari nomor resmi milik yang bersangkutan. Modus ini sering digunakan untuk mengelabui korban agar percaya dan menuruti permintaan pelaku.

“Memang benar, ada akun WhatsApp yang mengatasnamakan saya, tetapi nomor tersebut bukan milik saya. Itu jelas penipuan,” tegas H. Anto saat dikonfirmasi, Jumat (7/11/2025).

Biasanya, pelaku akan menghubungi calon korban dengan berbagai alasan, mulai dari meminta bantuan dana, menawarkan proyek, hingga meminta data pribadi. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati terhadap segala bentuk komunikasi digital yang mencurigakan.

Warga Diminta Verifikasi Sebelum Bertindak

Lebih lanjut, H. Anto mengimbau masyarakat agar tidak langsung percaya dengan pesan yang mengatasnamakan dirinya atau pejabat lainnya. Ia menekankan pentingnya melakukan verifikasi sebelum mengambil tindakan.

“Kalau menerima pesan mencurigakan, sebaiknya konfirmasi langsung ke nomor resmi atau datang ke kantor terkait. Jangan langsung percaya apalagi sampai mengirim uang,” ujarnya.

Langkah sederhana seperti mengecek nomor, memastikan identitas, serta tidak terburu-buru mengambil keputusan dapat mencegah masyarakat menjadi korban penipuan online.

Baca Juga :  Ibu Muda Asal Punai Merindu Butuh Uluran Tangan

Penipuan Digital di Kerinci Terus Berulang

Kasus serupa bukan kali pertama terjadi di Kerinci. Dalam beberapa tahun terakhir, penipuan dengan modus mencatut nama pejabat, tokoh masyarakat, hingga instansi pemerintah terus berulang.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kejahatan siber semakin berkembang seiring dengan meningkatnya penggunaan teknologi digital di masyarakat. Pelaku memanfaatkan kelengahan dan kurangnya literasi digital sebagai celah untuk melakukan aksinya.

Selain itu, penggunaan aplikasi pesan instan seperti WhatsApp menjadi sarana utama karena mudah diakses dan digunakan oleh hampir semua kalangan.

Ciri-Ciri Akun WhatsApp Penipu yang Perlu Diketahui

Agar tidak menjadi korban, masyarakat perlu mengenali beberapa ciri umum akun WhatsApp penipu, di antaranya:

  • Menggunakan foto profil pejabat atau orang dikenal
  • Nomor tidak dikenal atau berbeda dari nomor resmi
  • Mengirim pesan mendesak atau bersifat rahasia
  • Meminta uang atau transfer dalam waktu cepat
  • Menghindari panggilan telepon atau pertemuan langsung

Jika menemukan ciri-ciri tersebut, sebaiknya segera abaikan dan lakukan verifikasi.

Tips Aman Menghindari Penipuan Online

Di era digital saat ini, menjaga keamanan data dan keuangan menjadi hal yang sangat penting. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

  1. Jangan mudah percaya dengan pesan dari nomor tidak dikenal
  2. Selalu cek kebenaran informasi ke sumber resmi
  3. Jangan bagikan data pribadi seperti KTP, rekening, atau kode OTP
  4. Hindari transfer uang tanpa kepastian yang jelas
  5. Laporkan akun mencurigakan ke pihak berwajib atau platform terkait

Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, risiko menjadi korban penipuan dapat diminimalkan.

Baca Juga :  Meriahkan HUT Kerinci, BPBD Ikuti Turnamen Domino

Pentingnya Literasi Digital di Masyarakat

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya literasi digital di tengah masyarakat. Pemahaman tentang keamanan digital dapat membantu masyarakat lebih bijak dalam menggunakan teknologi.

Pemerintah daerah diharapkan terus melakukan sosialisasi terkait bahaya penipuan online serta cara pencegahannya. Selain itu, peran keluarga dan lingkungan juga sangat penting dalam meningkatkan kesadaran bersama.

Kesimpulan

Maraknya penipuan WhatsApp dengan mencatut nama pejabat di Kerinci menjadi peringatan serius bagi masyarakat. Dengan modus yang semakin canggih, siapa pun bisa menjadi target jika tidak waspada.

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk selalu berhati-hati, tidak mudah percaya, serta melakukan verifikasi sebelum merespons pesan mencurigakan. Keamanan digital adalah tanggung jawab bersama di era modern ini.(AN)

Berita Terkait

Wali Kota Sungai Penuh Jemput Dukungan Baznas Pusat, Program Rumah Gratis hingga Modal UMKM Jadi Prioritas
Baru Dilantik, 13 Kepala Sekolah di Muaro Jambi Kompak Mundur, Alasannya Mengejutkan
179 ASN Bungo Pensiun Tahun Ini, Pemkab Terancam Krisis Guru dan Pegawai Teknis
Ribuan Pelamar Gigit Jari, CPNS 2026 di Muaro Jambi Dipastikan Nihil
Jelang Iduladha 2026, Pemkot Jambi Turunkan Harga Sembako Lewat Operasi Pasar Murah
Banjir Bandang Kerinci 2026: Rumah Warga Terendam, Akses Jalan Depati Parbo Lumpuh Total
Sri Kartini Alfin Gaspol Perangi Stunting, TP PKK Sungai Penuh Perkuat Posyandu 2026
RSUD Abundjani Bangko Kini Punya CT Scan dan Mamografi Modern, Warga Merangin Tak Perlu Lagi Berobat ke Jambi atau Padang
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Jemput Dukungan Baznas Pusat, Program Rumah Gratis hingga Modal UMKM Jadi Prioritas

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:30 WIB

Baru Dilantik, 13 Kepala Sekolah di Muaro Jambi Kompak Mundur, Alasannya Mengejutkan

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:02 WIB

179 ASN Bungo Pensiun Tahun Ini, Pemkab Terancam Krisis Guru dan Pegawai Teknis

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:06 WIB

Ribuan Pelamar Gigit Jari, CPNS 2026 di Muaro Jambi Dipastikan Nihil

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:05 WIB

Jelang Iduladha 2026, Pemkot Jambi Turunkan Harga Sembako Lewat Operasi Pasar Murah

Berita Terbaru