Paylater Bisa Jadi Bumerang! Riwayat Kredit Buruk Diam-Diam Tercatat di SLIK OJK, Ini Dampaknya ke Pengajuan KPR dan Pinjaman

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penggunaan Paylater bisa memperburuk skor kredit

Penggunaan Paylater bisa memperburuk skor kredit

BISNIS,JS- Kemudahan transaksi digital membuat layanan paylater atau buy now pay later (BNPL) semakin diminati masyarakat Indonesia. Tanpa perlu membayar langsung, konsumen bisa membeli barang dan mencicil di kemudian hari. Namun, di balik kemudahan tersebut, tersimpan risiko yang sering diabaikan.

Setiap transaksi paylater ternyata tidak hanya berhenti di aplikasi, tetapi juga tercatat dalam sistem resmi milik Otoritas Jasa Keuangan, yaitu Sistem Layanan Informasi Keuangan.

Data dalam sistem ini menjadi acuan utama bagi bank dan lembaga keuangan saat menilai kelayakan kredit seseorang. Artinya, kebiasaan menggunakan paylater bisa berdampak langsung pada masa depan finansial Anda.

Apa Itu SLIK OJK dan Kenapa Penting?

SLIK OJK merupakan sistem yang menyimpan seluruh riwayat kredit masyarakat, mulai dari pinjaman bank, leasing, hingga penggunaan layanan paylater.

Melalui data ini, lembaga keuangan dapat melihat:

  • Riwayat pembayaran
  • Tingkat kedisiplinan membayar cicilan
  • Status kredit (lancar atau bermasalah)

Semakin baik riwayat kredit seseorang, semakin besar peluang pengajuan pinjaman disetujui. Sebaliknya, catatan buruk—meskipun dari nominal kecil—bisa menjadi penghambat serius.

Telat Bayar Paylater? Dampaknya Tidak Main-Main

Banyak pengguna menganggap keterlambatan kecil bukan masalah besar. Padahal, satu kali telat bayar saja sudah cukup untuk menurunkan kualitas skor kredit.

Dampaknya meliputi:

  • Penolakan pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
  • Sulit mendapatkan pinjaman modal usaha
  • Bunga pinjaman lebih tinggi
  • Penurunan kepercayaan dari lembaga keuangan

Dengan kata lain, kebiasaan menunda pembayaran paylater bisa menjadi “jebakan finansial” yang baru terasa efeknya di masa depan.

Data Terbaru: Paylater Tumbuh Pesat di 2026

Berdasarkan data resmi OJK, tren penggunaan paylater terus menunjukkan lonjakan signifikan.

Pada Januari 2026:

  • Pembiayaan BNPL tumbuh 71,13% secara tahunan (YoY)
  • Nilai mencapai Rp12,18 triliun

Sementara itu, pada Desember 2025:

  • Pertumbuhan mencapai 75,05% YoY
  • Total nilai menyentuh Rp11,94 triliun

Meski pertumbuhan tinggi, rasio pembiayaan bermasalah (Non-Performing Financing/NPF) tetap terjaga di angka 2,77%. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas pengguna masih mampu mengelola pembayaran, meskipun risiko tetap ada.

Baca Juga :  Utang Pinjol Tembus Rp100 Triliun di 2026, OJK Bongkar Risiko & Peluang Investasi di Tengah Tekanan Global

Mengapa Paylater Jadi Pisau Bermata Dua?

Di satu sisi, paylater membantu:

  • Mengatur cash flow
  • Memenuhi kebutuhan mendesak
  • Mempermudah transaksi digital

Namun di sisi lain, tanpa kontrol yang baik, layanan ini bisa:

  • Memicu konsumsi berlebihan
  • Meningkatkan utang tersembunyi
  • Merusak skor kredit

Karena itu, penggunaan paylater harus diiringi dengan literasi keuangan yang memadai.

Tips Menggunakan Paylater Agar Aman dan Terkontrol

Agar tidak terjebak dalam masalah keuangan, berikut strategi cerdas yang direkomendasikan:

1. Pilih Layanan Resmi dan Terdaftar

Gunakan hanya platform paylater yang diawasi oleh OJK untuk menjamin keamanan data dan transparansi.

2. Prioritaskan Kebutuhan, Bukan Keinginan

Fokus pada kebutuhan penting seperti kesehatan, pendidikan, atau kebutuhan mendesak.

3. Hindari Gali Lubang Tutup Lubang

Jangan gunakan paylater untuk menutup utang lain karena dapat memperparah kondisi finansial.

4. Sesuaikan dengan Kemampuan Finansial

Hitung total cicilan bulanan agar tidak melebihi kapasitas penghasilan.

5. Pahami Semua Biaya

Perhatikan bunga, tenor, dan denda keterlambatan sebelum menyetujui transaksi.

6. Disiplin Membayar Tepat Waktu

Kunci utama menjaga skor kredit tetap sehat terletak pada kedisiplinan pembayaran.

Strategi Agar Skor Kredit Tetap Tinggi

Selain mengelola paylater, Anda juga perlu menjaga kesehatan finansial secara keseluruhan:

  • Gunakan kredit secara bijak
  • Hindari keterlambatan sekecil apa pun
  • Cek riwayat kredit secara berkala di SLIK OJK
  • Batasi jumlah pinjaman aktif

Langkah-langkah ini akan membantu meningkatkan peluang mendapatkan persetujuan kredit di masa depan.

Baca Juga :  Rahasia Pinjaman Bank Bunga Rendah 2026, Banyak Orang Belum Tahu!

FAQ Seputar Paylater dan SLIK OJK

Apakah paylater pasti tercatat di SLIK OJK?

Ya, sebagian besar layanan paylater resmi yang bekerja sama dengan lembaga pembiayaan akan tercatat dalam SLIK OJK.

Berapa lama catatan buruk bertahan di SLIK?

Catatan kredit dapat tersimpan dalam jangka waktu cukup lama, tergantung kebijakan lembaga keuangan dan status pelunasan.

Apakah telat bayar sekali langsung berdampak besar?

Satu kali keterlambatan sudah dapat memengaruhi penilaian kredit, terutama jika terjadi berulang.

Bagaimana cara memperbaiki skor kredit?

Bayar seluruh kewajiban tepat waktu, lunasi tunggakan, dan hindari menambah utang baru.

Apakah paylater aman digunakan?

Aman jika digunakan secara bijak, terkontrol, dan sesuai kemampuan finansial.

Kesimpulan: Bijak Gunakan Paylater, Jaga Masa Depan Finansial

Paylater memang menawarkan kemudahan, tetapi juga menyimpan risiko yang tidak bisa dianggap remeh. Setiap transaksi dan keterlambatan pembayaran tercatat dalam SLIK OJK, yang berperan besar dalam menentukan masa depan finansial Anda.

Dengan disiplin, perencanaan matang, dan pemahaman yang baik, Anda tetap bisa memanfaatkan paylater tanpa mengorbankan skor kredit. Ingat, keputusan kecil hari ini bisa berdampak besar di masa depan.(*)

Berita Terkait

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 20 Juli 2026 Stabil! Cek Daftar Terbarunya
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Minggu 19 Juli 2026
Harga BBM Pertamina Terbaru di Sumatera Hari Ini 17 Juli 2026: Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Turun, Cek Daftar Lengkap
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 17 Juli 2026 Naik Tajam!, Cek Harga Terbarunya disini
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 14 Juli 2026, Cek Daftar Lengkap Raja Emas, Hartadinata, dan Laku Emas Sebelum Beli
Update Terbaru!, Harga Emas Perhiasan Hari Ini 13 Juli 2026
ERP untuk UMKM 2026: Software Bisnis yang Bisa Tingkatkan Omzet, Pangkas Biaya, dan Kelola Keuangan Lebih Cerdas
Pinjaman Online Indonesia 2026 Tembus Rp103 Triliun, Risiko Kredit Macet Naik
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 10:01 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 20 Juli 2026 Stabil! Cek Daftar Terbarunya

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:09 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Minggu 19 Juli 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:01 WIB

Harga BBM Pertamina Terbaru di Sumatera Hari Ini 17 Juli 2026: Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Turun, Cek Daftar Lengkap

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:01 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 17 Juli 2026 Naik Tajam!, Cek Harga Terbarunya disini

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:01 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 14 Juli 2026, Cek Daftar Lengkap Raja Emas, Hartadinata, dan Laku Emas Sebelum Beli

Berita Terbaru