Pedagang Sungai Penuh Kesulitan Bersaing di Era Digital

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pelaku usaha di Sungai Penuh dan Kerinci sulit bersaing dengan platform e-commerce

Ilustrasi pelaku usaha di Sungai Penuh dan Kerinci sulit bersaing dengan platform e-commerce

SUNGAIPENUH,JS Persaingan di era digital melalui platform e-commerce menantang pelaku usaha, termasuk di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Seiring meningkatnya belanja online, banyak pedagang merasakan dampak langsung terhadap penjualan mereka.

Salah seorang pedagang pakaian di Sungai Penuh, Dede membenarkan tiga tahun sebelumnya jauh sebelum Bulan Ramadhan toko pakaian miliknya selalu ramai pengunjung. Selama makin banyaknya masyarakat yang berbelanja platform e-commerce omsetnya terus menurun.

“Sekarang sudah berbeda. Sebagian besar pedagang mengeluh karena pendapatannya merosot drastis, bahkan hingga 80 persen. Kami tidak mampu bersaing dengan platform e-commerce,” ungkapnya

Baca Juga :  Resmi, Cek PDF Nama Lengkap dan Jabatan Pejabat Eselon II, III dan IV Sungai Penuh yang Dilantik

Yogi salah seorang pemerhati ekonomi Sungai Penuh membenarkan ketidakmampuan pedagang di Sungai Penuh dan Kerinci bersaing dengan platform e-commerce. Kemudahan yang ditawarkan aplikasi tersebut membuat masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh terlena dan manja.

“Padahal, pembeli menghadapi risiko lebih tinggi saat membeli barang, baik pakaian maupun kebutuhan lain, melalui e-commerce dibandingkan belanja langsung di pasar nyata,” sebutnya.

Meski begitu, lanjutnya pedagang di Sungai Penuh dan Kerinci masih bisa beradaptasi. Mereka dapat meningkatkan pemasaran melalui dunia digital agar tetap relevan dengan kebiasaan konsumen saat ini.

“Kedepan kita berharap para pedagang di Sungai Penuh dan Kerinci jangan mau kalah, manfaatkan kemajuan digital untuk mempromosikan barang dagangannya,” katanya.

Baca Juga :  Wawako Azhar Bekali Kepemimpinan Siswa MAN 1 Sungai Penuh

Selain itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh dan Pemerintah Kabupaten Kerinci, terutama Dinas Perdagangan, harus memanfaatkan peluang ini. Bahkan, pemerintah dapat membuat aplikasi sebagai gudang penjualan bagi pedagang lokal sehingga mereka bisa bersaing lebih efektif.

“Dengan langkah-langkah tersebut, pedagang lokal terutama yang belum memahami pemasaran digital yang rumit bisa terbantu,” terangnya.(AN)

Berita Terkait

179 ASN Bungo Pensiun Tahun Ini, Pemkab Terancam Krisis Guru dan Pegawai Teknis
Ribuan Pelamar Gigit Jari, CPNS 2026 di Muaro Jambi Dipastikan Nihil
Jelang Iduladha 2026, Pemkot Jambi Turunkan Harga Sembako Lewat Operasi Pasar Murah
Banjir Bandang Kerinci 2026: Rumah Warga Terendam, Akses Jalan Depati Parbo Lumpuh Total
Sri Kartini Alfin Gaspol Perangi Stunting, TP PKK Sungai Penuh Perkuat Posyandu 2026
RSUD Abundjani Bangko Kini Punya CT Scan dan Mamografi Modern, Warga Merangin Tak Perlu Lagi Berobat ke Jambi atau Padang
PT Tren Gen Horizon Kantongi HAKI Resmi dari DJKI, Bisnis Iklan Digital Berbasis Website Kian Dipercaya
Wako Alfin Turun Langsung ke Kantor Camat, Disiplin ASN Sungai Penuh Jadi Perhatian Serius
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:02 WIB

179 ASN Bungo Pensiun Tahun Ini, Pemkab Terancam Krisis Guru dan Pegawai Teknis

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:05 WIB

Jelang Iduladha 2026, Pemkot Jambi Turunkan Harga Sembako Lewat Operasi Pasar Murah

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:31 WIB

Banjir Bandang Kerinci 2026: Rumah Warga Terendam, Akses Jalan Depati Parbo Lumpuh Total

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:13 WIB

Sri Kartini Alfin Gaspol Perangi Stunting, TP PKK Sungai Penuh Perkuat Posyandu 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:08 WIB

RSUD Abundjani Bangko Kini Punya CT Scan dan Mamografi Modern, Warga Merangin Tak Perlu Lagi Berobat ke Jambi atau Padang

Berita Terbaru

PGRI

Nasional

Nasib Guru PPPK, PGRI Desak Pemerintah Angkat Jadi PNS Tetap

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:07 WIB