Pemkot Sungai Penuh Gandeng TNI Percepat Gerai Koperasi Merah Putih, Ini Targetnya

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH, JS – Pemerintah Kota Sungai Penuh memperkuat sinergi dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0417/Kerinci untuk mempercepat pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih. Program ini diharapkan mampu memperluas peluang usaha, mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, serta memperkuat peran koperasi dalam mendukung perekonomian daerah.

Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alpian, S.E., M.M., menerima kunjungan Komandan Kodim 0417/Kerinci untuk membahas langkah percepatan pembangunan gerai tersebut. Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyatukan dukungan lintas sektor agar program koperasi dapat berjalan sesuai tujuan.

Pemkot Sungai Penuh menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI memiliki peran penting dalam mendorong pelaksanaan program ekonomi kerakyatan. Melalui koordinasi tersebut, kedua pihak membahas strategi untuk mendukung pembangunan gerai sekaligus memperkuat manfaatnya bagi masyarakat setempat.

Pemkot Sungai Penuh Perkuat Koordinasi dengan Kodim

Alpian menyambut baik dukungan Kodim 0417/Kerinci dalam upaya mempercepat pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih. Menurutnya, kerja sama antarlembaga menjadi salah satu faktor penting untuk menyelaraskan langkah pelaksanaan program di daerah.

Pemerintah kota ingin memastikan setiap pihak memahami peran masing-masing dalam mendukung program tersebut. Karena itu, koordinasi antara jajaran pemerintah daerah dan unsur TNI menjadi bagian penting dalam pembahasan percepatan pembangunan.

Selain membahas pelaksanaan pembangunan, pertemuan tersebut juga menyoroti tujuan jangka panjang koperasi sebagai sarana pengembangan usaha masyarakat. Pemkot berharap keberadaan gerai mampu memperluas akses ekonomi bagi warga, terutama pelaku usaha lokal yang membutuhkan ruang untuk mengembangkan kegiatan usahanya.

“Pemerintah Kota Sungai Penuh menyambut baik kolaborasi ini. Gerai Koperasi Merah Putih diharapkan membuka peluang usaha bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Alpian.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan berbagai pihak agar program tersebut dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.

Gerai Koperasi Merah Putih Diharapkan Buka Peluang Usaha

Gerai Koperasi Merah Putih memiliki potensi untuk memperkuat kegiatan ekonomi berbasis masyarakat. Melalui pengelolaan koperasi yang baik, warga dapat mengembangkan usaha, memperluas jaringan pemasaran, dan memanfaatkan peluang ekonomi yang tersedia di lingkungan mereka.

Namun, pembangunan gerai perlu berjalan seiring dengan persiapan pengelolaan usaha. Koperasi membutuhkan perencanaan yang matang, tata kelola yang transparan, serta pengurus yang mampu menjalankan kegiatan usaha secara profesional.

Dengan persiapan tersebut, gerai koperasi tidak hanya berfungsi sebagai tempat kegiatan ekonomi, tetapi juga dapat mendukung pertumbuhan usaha masyarakat dalam jangka panjang.

Bagi pelaku usaha kecil, keberadaan koperasi yang dikelola secara profesional berpotensi membuka ruang kerja sama dan memperkuat hubungan antarpelaku ekonomi lokal. Meski demikian, manfaat tersebut bergantung pada kesiapan fasilitas, model usaha, kebutuhan pasar, serta kemampuan pengelola menjaga keberlanjutan kegiatan koperasi.

Karena itu, Pemkot Sungai Penuh perlu menyelaraskan pembangunan fisik dengan rencana operasional. Langkah ini penting agar gerai dapat menjalankan fungsi ekonomi secara optimal setelah pembangunan selesai.

Baca Juga :  Kejari Sungai Penuh Tingkatkan Kasus Makan-Minum Damkar ke Penyidikan

OPD Diminta Mendukung Percepatan Program

Dalam koordinasi tersebut, sejumlah asisten dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Sungai Penuh turut memberikan dukungan terhadap upaya percepatan pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih.

Keterlibatan perangkat daerah menjadi bagian dari koordinasi lintas sektor yang diperlukan untuk mendukung program pemerintah. Setiap OPD dapat berkontribusi sesuai tugas dan kewenangannya, sehingga pelaksanaan program memiliki arah yang jelas.

Selain itu, koordinasi yang baik dapat membantu pemerintah mengidentifikasi kebutuhan pelaksanaan program sejak awal. Pemerintah juga perlu memastikan kesesuaian perencanaan, kesiapan lokasi, serta kebutuhan pengelolaan sebelum gerai mulai menjalankan aktivitas usaha.

Langkah tersebut penting karena keberhasilan program koperasi tidak hanya bergantung pada pembangunan sarana. Pengelola juga perlu memahami kebutuhan masyarakat dan menyusun kegiatan usaha yang relevan dengan kondisi ekonomi setempat.

Dengan demikian, dukungan OPD diharapkan mampu memperkuat koordinasi antara pemerintah kota dan Kodim 0417/Kerinci. Sinergi tersebut sekaligus menjadi upaya untuk menjaga agar pelaksanaan program berjalan terarah.

Tantangan Pengelolaan dan Keberlanjutan Koperasi

Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih membawa harapan bagi penguatan ekonomi masyarakat Sungai Penuh. Meski begitu, pemerintah dan pengelola perlu memperhatikan sejumlah aspek agar gerai dapat berkembang secara berkelanjutan.

Pertama, pengelola perlu menyusun rencana usaha yang sesuai dengan kebutuhan warga. Pemahaman terhadap permintaan pasar dapat membantu koperasi menentukan jenis produk atau layanan yang paling relevan.

Kedua, pengurus harus menerapkan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Tata kelola yang baik dapat membantu menjaga kepercayaan anggota sekaligus mendukung keberlangsungan usaha.

Ketiga, koperasi perlu membangun kemitraan dengan pelaku usaha lokal. Kerja sama tersebut berpotensi memperluas jaringan pemasok, membuka akses pasar, serta meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ekonomi.

Di sisi lain, pemerintah daerah dapat mendukung pengembangan kapasitas pengelola melalui koordinasi dan pendampingan sesuai kewenangan. Dengan dukungan tersebut, koperasi memiliki peluang lebih besar untuk menjalankan kegiatan usaha secara terarah.

Aspek-aspek itu menjadi penting agar gerai tidak hanya mengejar penyelesaian pembangunan, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setelah beroperasi.

Baca Juga :  Gelombang Pelantikan Pejabat Kerinci dan Sungai Penuh Jadi Sorotan, Kinerja OPD Ikut Dipertaruhkan

Pemkot Targetkan Gerai Menjadi Penggerak Ekonomi Lokal

Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama Kodim 0417/Kerinci berharap Gerai Koperasi Merah Putih mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi kerakyatan di daerah. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mempercepat pelaksanaan program sekaligus memperkuat fondasi pengembangan usaha masyarakat.

Ke depan, keberhasilan program perlu terlihat dari manfaat yang masyarakat rasakan, termasuk terbukanya peluang usaha dan meningkatnya partisipasi warga dalam kegiatan koperasi.

Karena itu, pemerintah perlu mengiringi pembangunan dengan pengawasan, evaluasi, dan pengelolaan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Pendekatan tersebut dapat membantu menjaga keberlanjutan koperasi sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap ekonomi daerah.

Melalui sinergi bersama Kodim 0417/Kerinci dan dukungan jajaran OPD, Pemkot Sungai Penuh berharap Gerai Koperasi Merah Putih berkembang menjadi sarana ekonomi yang produktif, profesional, dan berkelanjutan.

Meski demikian, pemerintah perlu menyampaikan perkembangan pembangunan, jadwal operasional, serta skema pengelolaan secara terbuka agar masyarakat mengetahui tahapan program dan manfaat yang dapat mereka akses.(AN)

Berita Terkait

Tiga Besar Hasil Seleksi 5 Kepala OPD Sungai Penuh Diumumkan, Berikut Namanya
133 ASN Pemkab Tebo Pensiun hingga September 2026, Guru Paling Banyak
Hari Kesadaran Nasional, ASN Sungai Penuh Diingatkan soal Disiplin dan Pelayanan
Kejari Sungai Penuh Ikut Gerakan 3S, Alfin Dorong Kepedulian Sosial Meluas
4.363 Hektare Lahan Terbakar di Jambi, Batang Hari Catat Kebakaran Terluas
Wako Alfin Hadiri Pengukuhan DPC PKB Sungai Penuh 2026–2031
MTQH Jambi 2026, Merangin Bidik Tiga Besar dengan 62 Kafilah
Bukan Cuma Cek Bangunan! Aktivis Minta Proyek P3-TGAI Kerinci dan Sungai Penuh Diaudit APH Hingga BPK
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Tiga Besar Hasil Seleksi 5 Kepala OPD Sungai Penuh Diumumkan, Berikut Namanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:31 WIB

133 ASN Pemkab Tebo Pensiun hingga September 2026, Guru Paling Banyak

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Hari Kesadaran Nasional, ASN Sungai Penuh Diingatkan soal Disiplin dan Pelayanan

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Kejari Sungai Penuh Ikut Gerakan 3S, Alfin Dorong Kepedulian Sosial Meluas

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:01 WIB

4.363 Hektare Lahan Terbakar di Jambi, Batang Hari Catat Kebakaran Terluas

Berita Terbaru