Pencegahan Stunting Dimulai Sejak Hamil! Ketua TP-PKK Sungai Penuh Ajak Ibu Hamil Ikuti Gebyar Kelas Ibu Hamil 2026

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH,JS- Pencegahan stunting tidak bisa menunggu hingga anak lahir. Sebaliknya, upaya tersebut harus dimulai sejak masa kehamilan melalui pemenuhan gizi yang seimbang, pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta edukasi yang tepat bagi calon ibu.

Karena itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ns, mengajak seluruh ibu hamil di Kota Sungai Penuh untuk mengikuti Gebyar Kelas Ibu Hamil Se-Kota Sungai Penuh yang akan berlangsung pada Minggu, 26 Juli 2026, di Gedung Pustaka Digital IAIN Kerinci.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat program kesehatan ibu dan anak sekaligus mempercepat penurunan angka stunting. Selain itu, kegiatan ini memberikan ruang belajar bagi ibu hamil agar lebih siap menjalani kehamilan, persalinan, hingga pengasuhan bayi.

Kelas Ibu Hamil Jadi Langkah Nyata Cegah Stunting

Sri Kartini menegaskan bahwa keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah stunting sejak awal kehidupan.

Menurutnya, masa kehamilan merupakan periode emas yang menentukan kualitas kesehatan anak pada masa depan. Oleh sebab itu, setiap ibu hamil perlu memperoleh informasi yang benar mengenai pola makan sehat, kebutuhan nutrisi, pemeriksaan kehamilan, hingga persiapan persalinan.

Ia menilai langkah tersebut akan memberikan dampak besar terhadap tumbuh kembang janin sehingga bayi dapat lahir dalam kondisi sehat dan memiliki peluang tumbuh optimal.

“Kami mengajak seluruh ibu hamil untuk aktif mengikuti Kelas Ibu Hamil. Melalui kegiatan ini, ibu dapat menambah pengetahuan tentang kesehatan kehamilan, gizi, persalinan, dan pengasuhan anak. Pengetahuan tersebut akan membantu ibu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” ujar Sri Kartini.

Baca Juga :  Wali Kota Alfin dan TP PKK Kompak Dorong Gerakan Jambi Bersholawat, Soroti Pengaruh Gadget pada Anak

Edukasi Menjadi Kunci Mewujudkan Generasi Sehat

Selain memberikan pelayanan kesehatan, Gebyar Kelas Ibu Hamil juga menghadirkan berbagai materi edukatif yang mudah dipahami peserta.

Melalui kegiatan tersebut, para ibu hamil akan memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga pola makan bergizi, mengonsumsi suplemen sesuai anjuran tenaga kesehatan, menjaga kebersihan, hingga mengenali tanda bahaya selama kehamilan.

Di sisi lain, peserta juga akan mendapatkan pengetahuan mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif, pemantauan pertumbuhan bayi, serta pola pengasuhan yang tepat setelah melahirkan.

Dengan demikian, ibu tidak hanya siap menghadapi proses persalinan, tetapi juga mampu memberikan perawatan terbaik kepada buah hati sejak hari pertama kehidupan.

Masa Kehamilan Menentukan Masa Depan Anak

Para ahli kesehatan menegaskan bahwa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) merupakan periode yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, perhatian terhadap kesehatan ibu hamil menjadi investasi jangka panjang bagi keluarga maupun daerah.

Apabila kebutuhan nutrisi ibu terpenuhi dengan baik selama kehamilan, maka risiko bayi lahir dengan berat badan rendah maupun mengalami gangguan pertumbuhan dapat ditekan secara signifikan.

Sebaliknya, kekurangan gizi selama kehamilan dapat meningkatkan risiko stunting, gangguan perkembangan otak, hingga menurunnya kualitas kesehatan anak pada masa mendatang.

Pemeriksaan Kehamilan Tidak Boleh Diabaikan

Selain menjaga pola makan, Sri Kartini juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan kehamilan secara berkala di fasilitas kesehatan.

Melalui pemeriksaan rutin, tenaga kesehatan dapat memantau kondisi ibu maupun janin sehingga potensi komplikasi dapat diketahui lebih dini.

Pemeriksaan tersebut juga membantu memastikan perkembangan janin berjalan normal sekaligus memberikan kesempatan kepada tenaga medis untuk memberikan edukasi sesuai kebutuhan masing-masing ibu hamil.

Oleh karena itu, ibu hamil diharapkan tidak menunda pemeriksaan kehamilan meskipun merasa sehat.

Peran Keluarga Sangat Menentukan

Keberhasilan mencegah stunting tidak hanya bergantung pada ibu hamil.

Sebaliknya, suami, keluarga, dan lingkungan sekitar juga memiliki tanggung jawab yang sama dalam menciptakan kehamilan yang sehat.

Dukungan keluarga dapat berupa penyediaan makanan bergizi, pendampingan saat pemeriksaan kehamilan, menjaga kondisi psikologis ibu, hingga memastikan ibu memperoleh waktu istirahat yang cukup.

Semakin besar dukungan keluarga, semakin tinggi pula peluang lahirnya bayi yang sehat dan berkembang secara optimal.

Pemerintah Terus Menguatkan Program Pencegahan Stunting

Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat berbagai program kesehatan masyarakat sebagai bagian dari upaya menurunkan angka stunting.

Program tersebut mencakup edukasi kesehatan, pelayanan ibu dan anak, peningkatan kualitas gizi keluarga, serta kolaborasi lintas sektor yang melibatkan tenaga kesehatan, kader PKK, pemerintah desa, hingga masyarakat.

Gebyar Kelas Ibu Hamil menjadi salah satu langkah konkret untuk memperluas jangkauan edukasi kepada calon ibu sehingga mereka memiliki bekal pengetahuan yang memadai sebelum melahirkan.

Baca Juga :  Aksi Sosial Ketua TP PKK Sungai Penuh Sri Kartini Alfin Bikin Pasien Cuci Darah Terharu

Jadwal Gebyar Kelas Ibu Hamil

Bagi ibu hamil yang berada di wilayah Kota Sungai Penuh, kegiatan ini menjadi kesempatan yang sangat bermanfaat.

  • Waktu: Minggu, 26 Juli 2026
  • Lokasi: Gedung Pustaka Digital IAIN Kerinci

Peserta akan memperoleh edukasi kesehatan kehamilan, konsultasi, informasi gizi, persiapan persalinan, hingga pengasuhan bayi dalam suasana yang interaktif.

Membangun Generasi Emas Indonesia Dimulai dari Rahim Ibu

Pencegahan stunting bukan hanya program pemerintah, melainkan gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Melalui Gebyar Kelas Ibu Hamil, TP-PKK Kota Sungai Penuh berharap semakin banyak ibu memahami pentingnya menjaga kesehatan selama kehamilan.

Langkah sederhana seperti mengonsumsi makanan bergizi, melakukan pemeriksaan rutin, menjaga pola hidup sehat, serta mengikuti edukasi kesehatan dapat memberikan manfaat besar bagi masa depan anak.(*)

Berita Terkait

Satgas Bergerak! Aktivitas PETI di Geopark Merangin Ditertibkan Jelang Revalidasi UNESCO 2026
Jalan Masgo Kerinci Mulai Diperbaiki, Dinas PUPR Kebut Pengerasan Ruas Strategis Penopang Ekonomi Warga
Hermendizal Perkuat Layanan Kesehatan Kerinci, RSUD Bukit Tengah Siap Kurangi Rujukan Pasien
Wali Kota Alfin Perjuangkan Status Bukit Khayangan di Kementerian LH, Investasi dan Pariwisata Sungai Penuh Berpeluang Melesat
Kerinci Masih Kekurangan 9 Dokter Paru, Gubernur Jambi Dorong Dokter Umum Melanjutkan Pendidikan Spesialis
Debit Sungai Batanghari Jambi Menyusut, Kemarau Picu Ancaman Air Bersih dan Pertanian bagi Jambi
APBD 2027 Tanjab Barat Mulai Dibahas, Bupati Anwar Sadat Ungkap 5 Prioritas Anggaran yang Berdampak Langsung ke Masyarakat
Kopi Kerinci TembusPasar Pakistan, Ekspor Rp18 Miliar Buka Peluang Besar bagi Petani Kerinci di Pasar Global
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:01 WIB

Satgas Bergerak! Aktivitas PETI di Geopark Merangin Ditertibkan Jelang Revalidasi UNESCO 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:01 WIB

Jalan Masgo Kerinci Mulai Diperbaiki, Dinas PUPR Kebut Pengerasan Ruas Strategis Penopang Ekonomi Warga

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:01 WIB

Pencegahan Stunting Dimulai Sejak Hamil! Ketua TP-PKK Sungai Penuh Ajak Ibu Hamil Ikuti Gebyar Kelas Ibu Hamil 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:10 WIB

Wali Kota Alfin Perjuangkan Status Bukit Khayangan di Kementerian LH, Investasi dan Pariwisata Sungai Penuh Berpeluang Melesat

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:01 WIB

Kerinci Masih Kekurangan 9 Dokter Paru, Gubernur Jambi Dorong Dokter Umum Melanjutkan Pendidikan Spesialis

Berita Terbaru