SMARTPHONE,JS— Penjualan smartphone Samsung di Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan tren positif dibandingkan 2024. Berdasarkan laporan industri dan pergerakan pasar, Samsung berhasil meningkatkan penjualan sekitar 5–7 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).
Akibatnya, Samsung tetap memimpin pasar smartphone nasional dengan pangsa pasar lebih dari 30 persen, jauh melampaui sejumlah kompetitor di segmen menengah dan premium. Hal ini cukup signifikan, mengingat pasar ponsel di Indonesia terkenal kompetitif dan sensitif terhadap harga.
Galaxy A Jadi Andalan Segmen Menengah
Salah satu faktor utama peningkatan penjualan Samsung adalah dominasi seri Galaxy A, yang menyasar segmen menengah dengan volume pembeli terbesar. Konsumen memilih model seperti Galaxy A15, Galaxy A25, dan Galaxy A55 karena harga terjangkau, spesifikasi mumpuni, dan dukungan pembaruan sistem yang panjang.
Selain itu, layar Super AMOLED, kamera stabil, dan ketahanan baterai menarik minat berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga pekerja.
Seri Flagship Tingkatkan Citra Merek
Tidak hanya mengandalkan segmen menengah, Samsung mendorong penjualan melalui seri flagship Galaxy S dan Galaxy Z. Meskipun volumenya lebih kecil, perangkat premium ini membantu Samsung menjaga citra sebagai produsen teknologi terdepan dan menarik konsumen kelas atas.
Lebih jauh lagi, teknologi AI, kamera canggih, dan ponsel lipat membedakan Samsung di segmen premium Indonesia.
Strategi Lokal Dorong Pertumbuhan
Selain produk unggulan, Samsung mendukung pertumbuhan melalui strategi lokal, seperti:
-
Memproduksi dan merakit perangkat di dalam negeri
-
Mengelola jaringan layanan purna jual yang luas
-
Menyediakan produk di toko offline dan marketplace online
-
Menawarkan program cicilan dan promo rutin
Dengan langkah ini, konsumen di berbagai daerah lebih mudah mengakses produk Samsung.
Menjelang akhir 2025, Samsung memprediksi penjualannya meningkat seiring momen belanja akhir tahun dan peluncuran produk baru. Dengan portofolio lengkap dari kelas entry-level hingga premium, Samsung diyakini mampu mempertahankan dominasinya di pasar smartphone Indonesia.(AN)









