Penjualan Smartphone Samsung Tahun 2025 Meningkat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samsung Catat Kenaikan Penjualan Smartphone di Indonesia Tahun 2025

Samsung Catat Kenaikan Penjualan Smartphone di Indonesia Tahun 2025

SMARTPHONE,JS— Penjualan smartphone Samsung di Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan tren positif dibandingkan 2024. Berdasarkan laporan industri dan pergerakan pasar, Samsung berhasil meningkatkan penjualan sekitar 5–7 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).

Akibatnya, Samsung tetap memimpin pasar smartphone nasional dengan pangsa pasar lebih dari 30 persen, jauh melampaui sejumlah kompetitor di segmen menengah dan premium. Hal ini cukup signifikan, mengingat pasar ponsel di Indonesia terkenal kompetitif dan sensitif terhadap harga.

Baca Juga :  Samsung A52: Ponsel Stylish yang Tahan Air dan Siap Gaming

Galaxy A Jadi Andalan Segmen Menengah

Salah satu faktor utama peningkatan penjualan Samsung adalah dominasi seri Galaxy A, yang menyasar segmen menengah dengan volume pembeli terbesar. Konsumen memilih model seperti Galaxy A15, Galaxy A25, dan Galaxy A55 karena harga terjangkau, spesifikasi mumpuni, dan dukungan pembaruan sistem yang panjang.

Selain itu, layar Super AMOLED, kamera stabil, dan ketahanan baterai menarik minat berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga pekerja.

Seri Flagship Tingkatkan Citra Merek

Tidak hanya mengandalkan segmen menengah, Samsung mendorong penjualan melalui seri flagship Galaxy S dan Galaxy Z. Meskipun volumenya lebih kecil, perangkat premium ini membantu Samsung menjaga citra sebagai produsen teknologi terdepan dan menarik konsumen kelas atas.

Lebih jauh lagi, teknologi AI, kamera canggih, dan ponsel lipat membedakan Samsung di segmen premium Indonesia.

Baca Juga :  Samsung Galaxy Z Fold7 Hadir di Indonesia

Strategi Lokal Dorong Pertumbuhan

Selain produk unggulan, Samsung mendukung pertumbuhan melalui strategi lokal, seperti:

  • Memproduksi dan merakit perangkat di dalam negeri

  • Mengelola jaringan layanan purna jual yang luas

  • Menyediakan produk di toko offline dan marketplace online

  • Menawarkan program cicilan dan promo rutin

Dengan langkah ini, konsumen di berbagai daerah lebih mudah mengakses produk Samsung.

Baca Juga :  Samsung Galaxy A17 5G: Smartphone Premium, Harga Terjangkau

Menjelang akhir 2025, Samsung memprediksi penjualannya meningkat seiring momen belanja akhir tahun dan peluncuran produk baru. Dengan portofolio lengkap dari kelas entry-level hingga premium, Samsung diyakini mampu mempertahankan dominasinya di pasar smartphone Indonesia.(AN)

Berita Terkait

Universitas Indonesia Buka Prodi S1 Kecerdasan Buatan, Siap Cetak Talenta AI Masa Depan
Teknologi AI Masuk Logistik: Ini Strategi Pos dan Indosat
Nokia N8 Revival: Ponsel Legendaris Kembali dengan Wajah Modern
Realme 16 Series Siap Tahan Seharian, Tapi Tetap Ramping
Internet Aman Selama Ramadan, IM3 Kasih SATSPAM+ ke Pelanggan
Giliran Whatsapp yang Diblokir di Rusia
WhatsApp Web Kini Bisa Panggilan Suara dan Video, Begini Caranya
ROG Kithara, Headset Gaming dengan Fokus Audio Premium
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:00 WIB

Universitas Indonesia Buka Prodi S1 Kecerdasan Buatan, Siap Cetak Talenta AI Masa Depan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:00 WIB

Teknologi AI Masuk Logistik: Ini Strategi Pos dan Indosat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:00 WIB

Nokia N8 Revival: Ponsel Legendaris Kembali dengan Wajah Modern

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:00 WIB

Realme 16 Series Siap Tahan Seharian, Tapi Tetap Ramping

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:30 WIB

Internet Aman Selama Ramadan, IM3 Kasih SATSPAM+ ke Pelanggan

Berita Terbaru

Kode redeem FC Mobile hari ini

Dunia Game

Kuota Terbatas, Segera Klaim Kode Redeem FC Mobile Hari Ini

Minggu, 15 Feb 2026 - 04:00 WIB

Ilustrasi ide bisnis dengan memanfaatkan teknologi AI

Bisnis

Dapat Penghasilan Tambahan dengan AI, Bisa dari Rumah!

Minggu, 15 Feb 2026 - 03:00 WIB

Ilustrasi transaksi emas digital.

Bisnis

Transaksi Emas Digital Meledak: Rp 31 Triliun Hanya Sebulan

Minggu, 15 Feb 2026 - 00:01 WIB