Transaksi Emas Digital Meledak: Rp 31 Triliun Hanya Sebulan

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi transaksi emas digital.

Ilustrasi transaksi emas digital.

BISNIS,JS- INDONESIA Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) mencatat nilai perdagangan emas digital mencapai Rp 31,21 triliun pada Januari 2026, meningkat 503 persen dibanding Januari 2025 yang sebesar Rp 5,18 triliun. Lonjakan ini menandai minat masyarakat yang semakin besar terhadap investasi emas berbasis digital.

Kepraktisan Transaksi Jadi Faktor Utama

Menurut Direktur ICDX, Nursalam, salah satu faktor utama pertumbuhan transaksi emas digital adalah kemudahan akses. Masyarakat kini tidak perlu lagi mengunjungi gerai fisik untuk membeli emas. “Transaksi cukup dilakukan melalui aplikasi di smartphone, sehingga lebih cepat dan efisien,” jelasnya.

Baca Juga :  Emas atau Perak? Ini Jawaban Soal Investasi Paling Cuan di 2026!

Digitalisasi Mendorong Investasi yang Efisien

Selain kepraktisan, transformasi digital juga mendorong investasi menjadi lebih transparan dan mudah dijangkau masyarakat. Dengan adanya platform digital, investor dapat melakukan transaksi kapan saja tanpa terbatas waktu dan lokasi. Nursalam menekankan, “Digitalisasi membuat proses investasi lebih efisien dan dapat diandalkan.”

Generasi Muda Semakin Aktif Berinvestasi

Faktor ketiga yang mendorong lonjakan transaksi adalah meningkatnya partisipasi generasi muda, terutama Gen Z, yang mulai memiliki penghasilan sendiri. Generasi ini memilih emas digital sebagai instrumen investasi yang fleksibel, dengan nominal pembelian yang dapat disesuaikan kemampuan finansial masing-masing. Selain itu, emas digital menjadi alternatif diversifikasi portofolio di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Baca Juga :  Uang vs Emas: Mana yang Lebih Bernilai?, Ini Penjelasannya

ICDX Targetkan Pertumbuhan 30 Persen di 2026

Berdasarkan tren kenaikan transaksi, ICDX menargetkan volume perdagangan emas digital tumbuh sekitar 30 persen sepanjang 2026. Lonjakan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap instrumen investasi emas digital semakin kuat.

Keamanan Transaksi Dijaga Ketat

Nursalam memastikan seluruh mekanisme perdagangan emas digital aman. Semua transaksi diawasi Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan didukung lembaga kliring yang menjamin penyelesaian pembayaran. Selain itu, lembaga deposito menyimpan emas fisik yang diperdagangkan secara digital, sehingga investor tetap mendapatkan kepastian aset fisik.

Baca Juga :  Investasi Emas Digital Kian Populer, Ini Daftar APK Resmi

Pedagang emas digital wajib menyimpan emas fisik di lembaga terpisah atau depository. Setiap emas digital yang diperdagangkan harus didukung emas fisik dengan rasio 1:1, sementara maksimal 20 persen dapat berupa kas di lembaga kliring. Sistem ini memastikan nasabah bisa mengambil atau mencetak emas digital kapan saja.

Dengan pengawasan yang ketat, mekanisme penjaminan, dan penyimpanan fisik yang jelas, Nursalam menegaskan bahwa perdagangan emas digital di Indonesia aman dan mampu memitigasi risiko bagi investor.

Catatan ; Artikel ini hanya memuat tentang informasi semata, bukan untuk mengajak masyarakat dan mengikuti investasi, pasar saham, trending dan sebagainya. segala resiko seperti kegagalan di luar tanggung jawab jambisun.id. (*)

Berita Terkait

Harga Emas Perhiasan 17 Agustus 2026: 23 Karat Naik Tajam, Ini Daftar Lengkapnya
Asuransi Lansia 2026: 4 Pilihan Proteksi Kesehatan untuk Orang Tua, Cek Usia Masuk dan Risikonya Sebelum Beli
Indonesia Bidik Posisi Pusat Likuiditas Aset Digital Asia Tenggara, 3 Kunci Ini Jadi Penentu
BCA Buka Tabungan Emas di myBCA, Investasi Emas Kini Bisa Dibeli dan Dijual Secara Digital
Jangan Tunggu Usaha Bangkrut! Ini Asuransi UMKM yang Bisa Lindungi Modal dan Aset Bisnis
BCA Cetak Laba Rp35,25 Triliun hingga Juli 2026, Kredit Tembus Rp1.000 Triliun: Sinyal Menarik bagi Investor?
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Sabtu 15 Agustus 2026 Turun, Cek Harga 24 Karat hingga 21 Karat
Asuransi Digital di Indonesia: Cara Kerja, Jenis, Keuntungan, Risiko, dan Tips Memilih Polis Online
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Harga Emas Perhiasan 17 Agustus 2026: 23 Karat Naik Tajam, Ini Daftar Lengkapnya

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Asuransi Lansia 2026: 4 Pilihan Proteksi Kesehatan untuk Orang Tua, Cek Usia Masuk dan Risikonya Sebelum Beli

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Indonesia Bidik Posisi Pusat Likuiditas Aset Digital Asia Tenggara, 3 Kunci Ini Jadi Penentu

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:01 WIB

BCA Buka Tabungan Emas di myBCA, Investasi Emas Kini Bisa Dibeli dan Dijual Secara Digital

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Jangan Tunggu Usaha Bangkrut! Ini Asuransi UMKM yang Bisa Lindungi Modal dan Aset Bisnis

Berita Terbaru