KERINCI, JS – Masyarakat Kerinci yang menggantungkan hidup pada sektor perkebunan mengeluhkan minimnya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam beberapa tahun terakhir, terutama terkait pembinaan dan dukungan di Dinas perkebunan dan Peternakan Kerinci.
“Jangankan bantuan, pembinaan saja kami jarang dapat dari Dinas Perkebunan. Ini kami rasakan sejak beberapa tahun terakhir, sejak Kadis Perkebunan yang baru,” ungkap Roni, salah seorang petani.
Roni menjelaskan, selain kurangnya program yang berpihak kepada petani, ia dan rekan-rekannya juga menilai kepala dinas saat ini jarang turun ke lapangan untuk melihat kondisi petani secara langsung.
“Tidak seperti Kadis sebelumnya yang sering turun ke kebun, berdiskusi, dan berbagi pengalaman. Banyak hal yang ingin kami sampaikan, mulai dari masalah pupuk, bibit, dan kebutuhan lainnya,” ujarnya.
Meski mengaku tidak bermaksud menyudutkan pihak mana pun, para petani menyebut bahwa lemahnya kinerja dinas tidak terlepas dari peran pimpinan.
“Mau tidak mau, kondisi yang kami rasakan ini tidak terlepas dari pimpinan dinasnya. Kami berharap Bupati Kerinci bisa menempatkan pejabat sesuai kemampuan di Dinas Perkebunan Kerinci,” tegas Roni.
Di akhir pernyataannya, ia menyebut bahwa kinerja Dinas Perkebunan di bawah pimpinan saat ini dinilai belum mampu memberikan dampak positif bagi petani.
“Kalau bagi saya, Kadis Perkebunan saat ini gagal menjalankan tugasnya,” pungkasnya.(AN)









