Ramadan–Lebaran, Harga Emas Antam Berpotensi Naik

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Emas Antam diprediksi melonjak selama Ramadhan. (Sumber/Google)

Harga Emas Antam diprediksi melonjak selama Ramadhan. (Sumber/Google)

BISNIS,JS- Bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri 2026, harga emas batangan Antam menunjukkan sinyal penguatan yang semakin jelas. Lonjakan minat beli masyarakat, ditambah meningkatnya ketidakpastian global, mendorong emas kembali menjadi instrumen investasi favorit. Kondisi ini membuka peluang kenaikan harga ke level psikologis baru dalam waktu dekat.

Sentimen Geopolitik Dorong Harga Emas Dunia

Di sisi global, pengamat komoditas Ibrahim Assuaibi menilai bahwa harga emas dunia berpeluang kembali naik setelah sempat terkoreksi. Ia menyoroti meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran sebagai pemicu utama.

Baca Juga :  Harga Emas Perhiasan Turun Saat Imlek 2026, Cek Daftar Terbarunya

Menurut Ibrahim, eskalasi konflik tersebut mendorong investor global mencari aset aman. Akibatnya, emas kembali menjadi pilihan utama untuk menjaga nilai kekayaan.

“Situasi geopolitik seperti ini hampir selalu mendorong kenaikan harga emas karena investor menghindari aset berisiko,” ujarnya kepada Kontan, Rabu (18/2/2026).

Permintaan Domestik Meningkat Jelang Lebaran

Sementara itu, dari dalam negeri, permintaan emas mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Ibrahim memperkirakan tren ini akan terus berlanjut hingga Lebaran. Ia mencontohkan antrean pembelian emas yang memadati Jakarta Convention Center dalam beberapa hari terakhir.

Fenomena tersebut, menurutnya, mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menyimpan aset bernilai stabil. Selain itu, momen Ramadan dan Idulfitri secara historis selalu mendorong lonjakan transaksi emas.

Baca Juga :  Ingin Uang Berkembang? Simak Cara Menyusun Portofolio Investasi yang Tepat

Strategi Akumulasi Dinilai Masih Relevan

Lebih lanjut, Ibrahim menilai koreksi harga yang sempat terjadi justru membuka peluang akumulasi. Ia menyarankan investor dan masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk membeli emas secara bertahap.

“Selama harga terkoreksi, strategi akumulasi masih sangat relevan, terutama untuk tujuan jangka menengah dan panjang,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa emas tetap menjadi instrumen lindung nilai yang efektif. Ketidakpastian ekonomi global mendorong sebagian masyarakat mengalihkan dana dari aset konsumtif, seperti kendaraan, ke logam mulia.

Harga Berpotensi Tembus Rp 3 Juta per Gram

Dengan kombinasi faktor global dan domestik tersebut, Ibrahim memproyeksikan harga emas Antam berpeluang menembus Rp 3 juta per gram selama Ramadan dan Idulfitri. Bahkan, ia membuka kemungkinan harga bergerak hingga kisaran Rp 3,2 juta sampai Rp 3,3 juta per gram.

Mengacu pada data Logam Mulia, harga emas Antam pada Rabu (18/2/2026) tercatat naik Rp 34.000 menjadi Rp 2.912.000 per gram. Sebelumnya, harga sempat turun ke level Rp 2.878.000 per gram.

Baca Juga :  Emas atau Perak? Ini Jawaban Soal Investasi Paling Cuan di 2026!

Kenaikan ini memperkuat ekspektasi pasar bahwa emas masih berada dalam tren positif, seiring meningkatnya permintaan musiman dan berlanjutnya ketegangan geopolitik global.(*)

Berita Terkait

Pajak Dropshipper dan Reseller 2026: Ini Aturan dan Cara Menghitungnya
BCA Lanjutkan Buyback Saham Oktober 2026, Harga BBCA Turun ke Rp4.820
Rupiah Menguat ke Rp18.029 per Dolar AS, Simak Prediksi Kurs Hari Ini
Tabel Angsuran KUR BNI Rp50 Juta 2026: Cicilan 3 Tahun Rp1,52 Juta per Bulan
IPO BUMN 2027: 10 Saham Pelat Merah dengan Nilai Penawaran Terbesar, MTEL Tembus Rp18,34 Triliun
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 19 Oktober 2026: Cek Daftar Harga Terbarunya
Pinjaman Modal Usaha Jaminan Sertifikat Rumah: Berapa Maksimal Dana yang Bisa Cair?
Asing Jual Saham BBCA Rp34 Triliun, Bagaimana Prospek Saham Bank BCA, BRI dan Mandiri?
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:31 WIB

BCA Lanjutkan Buyback Saham Oktober 2026, Harga BBCA Turun ke Rp4.820

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Rupiah Menguat ke Rp18.029 per Dolar AS, Simak Prediksi Kurs Hari Ini

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Tabel Angsuran KUR BNI Rp50 Juta 2026: Cicilan 3 Tahun Rp1,52 Juta per Bulan

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:01 WIB

IPO BUMN 2027: 10 Saham Pelat Merah dengan Nilai Penawaran Terbesar, MTEL Tembus Rp18,34 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 19 Oktober 2026: Cek Daftar Harga Terbarunya

Berita Terbaru