SPORT,JS- Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, menolak tawaran bertarung di UFC 324 yang dijadwalkan pada Januari 2026. Makhachev merasa persiapan yang tersedia terlalu singkat untuk tampil maksimal.
Alasan Penolakan: Persiapan yang Terlalu Singkat
Ia merasa waktu yang tersisa untuk mempersiapkan diri tidak cukup meski telah menjalani pelatihan intensif selama tiga bulan.
“Saya ditawari pertarungan di bulan Januari, tapi menurut saya itu mustahil karena saya sudah menjalani pelatihan selama tiga bulan dan mereka menghubungi saya pada bulan Desember,” ujar Makhachev.
Siap Bertarung Setelah Ramadan
Meski menolak tawaran Januari, Makhachev tidak berniat untuk menunggu lama. “Jika UFC memilih mengadakan pertarungan di Gedung Putih, saya akan menunggu. Jika tidak, saya siap bertarung lebih awal.”
Kamaru Usman Jadi Pilihan Utama Lawan Selanjutnya
Makhachev menyebutkan beberapa nama lawan potensial, termasuk Kamaru Usman dan Ian Machado Garry.
“Jika diberi pilihan, saya memilih Kamaru,” ujar Makhachev. “Kamaru masih sangat berbahaya dan merupakan salah satu yang terbaik dalam olahraga ini.”
Makhachev Siap Bertarung di UFC White House
Makhachev juga menyebutkan kemungkinan bertarung di UFC White House setelah Ramadan. Ia mengatakan bahwa jika UFC mengadakan pertarungan besar di Gedung Putih, ia siap menunggu.
“Jika mereka ingin mengadakannya di Gedung Putih, saya akan menunggu,” tegas Makhachev.
Dua Sabuk UFC di Tangan Makhachev
Dengan dua sabuk UFC—kelas ringan dan kelas welter—Makhachev siap menghadapi lawan besar berikutnya. Penggemar UFC pasti sudah tidak sabar untuk menyaksikan aksinya di dalam oktagon setelah persiapan yang matang.(AN)









