JAKARTA,JS– Kebakaran hebat melanda gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat. Akibatnya, 22 orang meninggal dalam insiden tragis ini. Korban terdiri dari 7 laki-laki dan 15 perempuan, termasuk seorang wanita yang tengah hamil tua.
Jenazah Korban Dibawa ke Rumah Sakit
Keluarga membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Polri Kramatjati. Kabar baiknya, keluarga masih bisa mengenali orang yang mereka cintai karena kondisi jenazah utuh. Namun sayangnya, suasana rumah sakit dipenuhi tangisan dan kesedihan mendalam.
Ibu Rayhan Tak Kuasa Menahan Tangis
Mimi Adriani, ibu dari Rayhansyach Pinago Sipahutar, salah satu korban, tak kuasa menahan tangis saat berada di Pos DVI Antemortem RS Polri Kramatjati. Ia pun menyayangkan pihak kantor yang kurang memperhatikan keselamatan karyawan.
“Yang bikin bingung, di kantor ini kok enggak ada penanganan seperti simulasi atau latihan evakuasi. Enggak habis pikir, gimana Rayhan meregang nyawa. Menurut laporan, kebakaran mulai dari lantai 1. Minimal, untuk menuju lantai 5, kantor harus punya prosedur darurat,” ujar Mimi dengan suara tersedu.
Rayhan, Anak Sulung yang Baru Memulai Karier
Rayhan, putra sulung Mimi, baru bekerja di Terra Drone selama kurang lebih satu tahun sebagai Project Support Admin sejak Februari 2025. Sebelumnya, ia bekerja sebagai Financial Consultant di Valbury Asia Future Jakarta. Ia lulus dari Universitas Gunadarma pada 2023 dengan gelar Sarjana Sastra Inggris.
Mimi mengenang anaknya sebagai sosok sederhana dan penyayang keluarga. Misalnya, Rayhan selalu membawa bekal makanan dari rumah karena ia lebih menyukai masakan sendiri daripada membeli di luar.
“Dia bilang, ‘Abang kurang suka sama jajan di luar, abang bawa nasi aja ya dari rumah.’ Kok secepat itu, usianya baru 24 tahun. Masih banyak mimpi-mimpi dia yang belum kesampaian,” kenang Mimi dengan mata sembab.
Kebakaran Jadi Peringatan Keselamatan Kerja
Kebakaran ini menjadi pengingat tragis bahwa setiap perusahaan harus serius menangani keselamatan kerja. Sementara itu, pihak berwenang terus menyelidiki penyebab kebakaran dan mencari cara agar tragedi serupa tidak terulang.(AN)









