Teknologi AI Masuk Logistik: Ini Strategi Pos dan Indosat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pos Indonesia Fokus pada Transformasi Digital

Pos Indonesia Fokus pada Transformasi Digital

TEKNOLOGI,JS- PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) menggelar Indonesia AI Day for Supply Chain, forum yang mempertemukan para pelaku industri transportasi, distribusi, dan logistik. Kegiatan ini bertujuan mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) agar perusahaan dapat meningkatkan efisiensi biaya sekaligus mempercepat operasional.

Kompleksitas Rantai Pasok Membutuhkan Teknologi Real-Time

Direktur dan Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Buldansyah, menekankan bahwa proses manual tidak lagi cukup untuk menghadapi kompleksitas rantai pasok saat ini.

Baca Juga :  Google Hadirkan Quick Share Lintas Android ke Apple, Mirip AirDrop

Ia menambahkan, pelaku industri harus memantau pergerakan barang dan armada secara real-time agar keputusan operasional bisa diambil tepat waktu.

“Indosat mendorong pemanfaatan teknologi AI agar seluruh proses dalam rantai pasok terhubung secara lancar,” ujar Buldansyah dalam keterangan resmi pada Rabu (11/2).

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, hingga 2024 terdapat sekitar 16.080 perusahaan pergudangan dan ekspedisi kurir di Indonesia. Pertumbuhan ini menuntut sistem operasional yang lebih terintegrasi dan berbasis data.

Pos Indonesia Fokus pada Transformasi Digital

Selain Indosat, PT Pos Indonesia turut hadir dan memaparkan rencana besar transformasi digital. Perusahaan menekankan dua pilar utama: penerapan AI berbasis robotic dan konsolidasi bisnis logistik nasional.

Direktur Business Development & Portfolio Management Pos Indonesia, Prasabri Pesti, menegaskan bahwa AI bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi bagian dari strategi untuk mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

Baca Juga :  Ilmuwan Ciptakan Teknologi Pemanen Listrik dari Hujan

“Transformasi digital berbasis AI menjadi keniscayaan agar Pos Indonesia tetap relevan dan kompetitif di tengah perubahan industri logistik yang cepat,” ujar Prasabri.

Konsolidasi Tingkatkan Skala dan Efisiensi

Prasabri menambahkan, industri logistik sangat bergantung pada volume dan skala. Konsolidasi membantu memperbesar skala operasional, yang berdampak langsung pada efisiensi. Dengan skala besar, Pos Indonesia dapat menjalin kemitraan strategis dengan pemain global sekaligus membuka akses ke pasar internasional.(*)

Berita Terkait

Gila Canggihnya! 5 Gadget AI Terbaru yang Banyak Diburu Tahun Ini
Tools Gratis Editing Video 2026, 7 Platform Canggih yang Wajib Kamu Tahu!
Update WhatsApp 2026: 6 Fitur Baru Resmi Dirilis, Ada AI & Multi Akun!
Cara Bikin Konten TikTok Viral 2026 – 7 Strategi FYP Cepat & Hasilkan Uang dari TikTok
Gila! Honor Power 2 Pakai Chipset Baru, Performa Setara HP 10 Jutaan
Gadget Populer 2026: 7 Teknologi AI Terbaru yang Diam-Diam Sudah Dipakai Banyak Orang
AI Bisa Bikin Lagu dalam Detik, Tapi Kenapa Musisi Masih Dibutuhkan? Ini Faktanya
Viral 2026! Fitur Rahasia iPhone Ini Bisa Kirim Lokasi & Foto Saat HP Hilang Secara Otomatis
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 18:00 WIB

Gila Canggihnya! 5 Gadget AI Terbaru yang Banyak Diburu Tahun Ini

Rabu, 1 April 2026 - 09:00 WIB

Tools Gratis Editing Video 2026, 7 Platform Canggih yang Wajib Kamu Tahu!

Rabu, 1 April 2026 - 07:00 WIB

Update WhatsApp 2026: 6 Fitur Baru Resmi Dirilis, Ada AI & Multi Akun!

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:00 WIB

Cara Bikin Konten TikTok Viral 2026 – 7 Strategi FYP Cepat & Hasilkan Uang dari TikTok

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:00 WIB

Gila! Honor Power 2 Pakai Chipset Baru, Performa Setara HP 10 Jutaan

Berita Terbaru