Tragedi Tangsi Belanda di Siak, Ini Kronologi Lengkapnya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto tangsi Belanda Siak sebelum tragedi study tour. (Foto/Google)

Foto tangsi Belanda Siak sebelum tragedi study tour. (Foto/Google)

PEKANBARU,JS – Insiden tragis terjadi di Bangunan Cagar Budaya Tangsi Belanda, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Sabtu pagi (31/1/2026). Lantai dua bangunan bersejarah tersebut ambruk saat rombongan siswa sekolah dasar mengikuti kegiatan wisata edukasi. Akibatnya, belasan pengunjung terjatuh ke lantai dasar dan mengalami luka-luka.

Kejadian Terjadi Saat Wisata Edukasi

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar menyebut peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.45 WIB. Saat itu, rombongan siswa berada di lantai dua untuk melihat bagian dalam bangunan.

Baca Juga :  Study Tour Berujung Petaka, Tangsi Belanda Runtuh

“Insiden ini mengakibatkan 17 orang mengalami luka-luka, terdiri dari 15 siswa SD IT Baitul Ridho Kampung Rawang Kao, satu guru pendamping, dan satu pemandu wisata,” ujar Sepuh, Minggu (1/2/2026).

Rombongan Datang Sejak Pagi

Sebelumnya, rombongan yang membawa 55 murid dan 12 guru tiba di lokasi wisata sekitar pukul 08.49 WIB. Mereka kemudian menyusuri bangunan cagar budaya tersebut dengan pendampingan pemandu setempat.

Namun, ketika rombongan berkumpul di lantai dua, struktur bangunan tidak mampu menahan beban pengunjung yang terpusat di satu titik.

Baca Juga :  Kamenag Kerinci Dorong Penyelesaian SKP ASN

Lantai Kayu Lapuk Tak Mampu Menahan Beban

Menurut Sepuh, lantai kayu yang telah berusia tua dan diduga lapuk menjadi penyebab utama runtuhnya bangunan. Tanpa peringatan, lantai dua ambruk dan membuat para pengunjung terjatuh dari ketinggian sekitar empat meter.

“Korban langsung menghantam lantai dasar setelah lantai kayu runtuh secara tiba-tiba,” jelasnya.

Korban Dievakuasi ke Rumah Sakit

Sesaat setelah kejadian, petugas bersama warga setempat langsung mengevakuasi para korban. Sebanyak 10 orang dengan luka cukup serius langsung dibawa ke RSUD Siak untuk mendapat penanganan medis lanjutan.

Sementara itu, tujuh korban lainnya yang mengalami luka ringan menjalani perawatan di Puskesmas Mempura.

Polisi Amankan Lokasi Kejadian

Guna mencegah risiko lanjutan, Polres Siak segera mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas memasang garis polisi di sekitar bangunan dan membatasi akses pengunjung.

“Kami melakukan pengamanan lokasi dan mendata saksi-saksi untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini,” kata Sepuh.

Kapolres dan Bupati Jenguk Korban

Sebagai bentuk empati, Kapolres Siak bersama Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli mengunjungi para korban yang menjalani perawatan di rumah sakit. Selain itu, rombongan Forkopimda juga meninjau langsung kondisi bangunan Tangsi Belanda yang mengalami kerusakan parah.

Rekomendasi Penutupan Sementara

Polres Siak merekomendasikan penutupan sementara objek wisata Tangsi Belanda hingga pemerintah daerah dan pengelola menyelesaikan perbaikan menyeluruh.

“Kami mengimbau pengelola dan pemerintah daerah agar lebih serius memperhatikan aspek keselamatan bangunan cagar budaya. Keselamatan pengunjung harus menjadi prioritas utama,” pungkas Sepuh.(*)

Berita Terkait

Resmi! 8 Kebijakan Baru Pemerintah 2026: WFH ASN, BBM Dibatasi, Potensi Hemat Rp130 Triliun
Guru Madrasah Gagal Jadi ASN? DPR Desak Kemenag Siapkan Insentif
Kredit Murah 6% dari Koperasi Merah Putih Jadi Solusi!, Tekan Pinjol
Hoaks PPPK 2026, 3 Fakta Penting soal Status ASN yang Wajib Kamu Tahu!
Aturan Baru BBM Subsidi Berlaku 1 April 2026: Batas Pertalite & Solar Diperketat, Ini Dampaknya ke Pengguna!
Tarif Listrik April 2026 Resmi Diumumkan: Tidak Naik, Tapi Tagihan Bisa Membengkak! Ini Penyebabnya
Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi 2026: Cara Hemat Biaya Transportasi Agar Keuangan Tetap Stabil
Belanja Pegawai Tembus 30% APBD? Ini Strategi Efisiensi Tanpa PHK PPPK Bisa Ditiru Pemda
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 19:00 WIB

Resmi! 8 Kebijakan Baru Pemerintah 2026: WFH ASN, BBM Dibatasi, Potensi Hemat Rp130 Triliun

Rabu, 1 April 2026 - 16:30 WIB

Guru Madrasah Gagal Jadi ASN? DPR Desak Kemenag Siapkan Insentif

Rabu, 1 April 2026 - 14:00 WIB

Hoaks PPPK 2026, 3 Fakta Penting soal Status ASN yang Wajib Kamu Tahu!

Rabu, 1 April 2026 - 13:00 WIB

Aturan Baru BBM Subsidi Berlaku 1 April 2026: Batas Pertalite & Solar Diperketat, Ini Dampaknya ke Pengguna!

Rabu, 1 April 2026 - 09:30 WIB

Tarif Listrik April 2026 Resmi Diumumkan: Tidak Naik, Tapi Tagihan Bisa Membengkak! Ini Penyebabnya

Berita Terbaru