Trik Mudik Aman dengan Mobil Listrik: PLN Bantu Lewat Aplikasi Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan Wuling Air EV 2026.

Penampakan Wuling Air EV 2026.

OTOMOTIF,JS- Penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia terus meningkat seiring PLN memperluas infrastruktur pengisian daya bersama mitra strategis. Namun, banyak pengguna EV masih bingung membedakan jenis charging station dan memilih yang sesuai dengan kapasitas baterai kendaraan mereka.

Gregorius Adi Trianto, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, menekankan pentingnya edukasi agar masyarakat memahami cara penggunaan kendaraan listrik secara tepat.

“Kami tidak hanya membangun infrastruktur pengisian daya, tetapi juga memberikan edukasi agar penggunaan kendaraan listrik semakin mudah, aman, dan nyaman. Dengan memahami jenis charging station yang tersedia, pengguna dapat mengoptimalkan proses pengisian sesuai kebutuhan mobilitas,” kata Gregorius.

Baca Juga :  Mudik Lebaran Tanpa Khawatir, XPENG X9 Siap Tempuh Jarak Hingga 690 Km

Empat Jenis Charging Station untuk EV

PLN menyediakan empat jenis charging station yang berbeda, disesuaikan dengan kapasitas baterai dan kebutuhan pengisian.

  1. Standard Charging – Ideal untuk Pengisian di Rumah
    Standard Charging menggunakan arus bolak-balik (AC) dengan kapasitas ≤7 kW. Waktu pengisian biasanya 6–12 jam, tergantung kapasitas baterai. Jenis ini paling cocok untuk penggunaan di rumah dan kendaraan plug-in hybrid dengan baterai kecil.
  2. Medium Charging – Cepat dan Praktis di Area Publik
    Medium Charging menggunakan arus AC dengan kapasitas 7–22 kW. Pengisian berlangsung 2–4 jam. Fasilitas ini tersedia di kantor, mal, dan area parkir publik, biasanya menggunakan wallbox charger. Jenis ini cocok bagi kendaraan yang diparkir dalam beberapa jam.
  3. Fast Charging – Solusi Perjalanan Jarak Jauh
    Fast Charging memakai arus searah (DC) dengan kapasitas 22–50 kW. Baterai dapat terisi hingga 80 persen dalam 30–60 menit. SPKLU menyediakan fasilitas ini, ideal untuk pengguna yang membutuhkan pengisian cepat saat perjalanan panjang atau mobilitas tinggi.
  4. Ultra Fast Charging – Pengisian Super Cepat
    Ultra Fast Charging memanfaatkan arus DC dengan kapasitas >50 kW. Pengisian hanya membutuhkan 10–20 menit, sangat cocok untuk kendaraan dengan baterai besar yang memerlukan pengisian cepat selama perjalanan.

Layanan Digital PLN Mobile Bikin Pengisian Lebih Praktis

Selain infrastruktur, PLN menghadirkan layanan digital melalui PLN Mobile dengan menu Electric Vehicle Digital Services (EVDS) sebagai one-stop service bagi pengguna EV.

Dengan fitur Trip Planner, pengguna bisa merencanakan rute perjalanan sekaligus menentukan titik pengisian daya secara efisien. Sementara AntreEV memungkinkan pengguna memantau ketersediaan SPKLU dan melakukan reservasi antrean pengisian secara digital. Dengan begitu, proses pengisian menjadi lebih praktis, cepat, dan bebas antri panjang.

Baca Juga :  Wuling Air EV 2026, Mobil Listrik Ringkas yang Cocok untuk Kota

PLN Perkuat Ekosistem EV di Indonesia

Dengan kombinasi infrastruktur yang memadai dan layanan digital canggih, PLN memastikan pengalaman berkendara EV di Indonesia aman, nyaman, dan bebas khawatir, terutama saat musim mudik.

PLN juga terus mengedukasi masyarakat agar memahami cara pengisian yang tepat. Hal ini membuat pengguna EV dapat menyesuaikan jenis charging station dengan kapasitas baterai mereka, mengoptimalkan waktu pengisian, dan menikmati perjalanan yang lebih nyaman.(*)

Berita Terkait

Honda GB350 Jadi Buruan Kolektor, Motor Klasik Modern Ini Cuma Masuk 10 Unit
Kredit Motor Tanpa DP 2026 Makin Mudah, Simak Syarat, Simulasi Cicilan, dan Tips Lolos ACC Leasing
STNK Hilang? Begini Cara Urus Penggantian, Syarat Lengkap dan Biaya Terbaru
BYD Datang Meledak! SUV Listrik Premium Ini Raup 100 Ribu Pesanan dalam Hitungan Hari, Tesla dan Hyundai Mulai Tertekan
Harga Solar Naik, Pemburu Mobil Bekas Ramai Beralih ke Innova Bensin! Ini Daftar Harga Terbaru 2026
Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Resmi Mulai Juni 2026, Harga Motor Bakal Anjlok?
Gaji Berapa agar Aman Beli Mobil Rp200 Juta? Simak Simulasi Cicilan, DP, dan Biaya Bulanan 2026
Bukan BYD atau Tesla, Kia EV2 Justru Jadi Mobil Listrik Paling Diburu 2026
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:08 WIB

Honda GB350 Jadi Buruan Kolektor, Motor Klasik Modern Ini Cuma Masuk 10 Unit

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:14 WIB

Kredit Motor Tanpa DP 2026 Makin Mudah, Simak Syarat, Simulasi Cicilan, dan Tips Lolos ACC Leasing

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:06 WIB

STNK Hilang? Begini Cara Urus Penggantian, Syarat Lengkap dan Biaya Terbaru

Senin, 11 Mei 2026 - 21:00 WIB

BYD Datang Meledak! SUV Listrik Premium Ini Raup 100 Ribu Pesanan dalam Hitungan Hari, Tesla dan Hyundai Mulai Tertekan

Senin, 11 Mei 2026 - 17:00 WIB

Harga Solar Naik, Pemburu Mobil Bekas Ramai Beralih ke Innova Bensin! Ini Daftar Harga Terbaru 2026

Berita Terbaru