SAROLANGUN,JS- Pemerintah Kabupaten Sarolangun terus memperkuat program perlindungan sosial bagi masyarakat kurang mampu. Bersama TNI melalui Kodim 0420/Sarko dan BAZNAS Kabupaten Sarolangun, pemerintah daerah kembali menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga yang masuk kategori mustahik.
Program sosial tersebut berlangsung dalam rangka Karya Bakti Skala Besar TNI di Masjid Jami’ Atut Taqwa, Desa Bangun Jayo, Kecamatan Bathin VIII, Kamis (23/7/2026).
Sebanyak 100 mustahik menerima paket sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama keluarga yang terdampak kondisi ekonomi dan bencana alam.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, TNI, BAZNAS, dan berbagai elemen masyarakat dalam memperluas jangkauan bantuan sosial di Kabupaten Sarolangun.
Bupati Hurmin Serahkan Bantuan Langsung kepada Warga
Bupati Sarolangun H. Hurmin memimpin langsung penyerahan bantuan bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sarolangun Ny. Hj. Risha Fitria Hurmin.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Dandim 0420/Sarko Letkol Inf. Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han, Ketua BAZNAS Sarolangun Imam Haramain, M.HI, serta Kepala Dinas Sosial Sarolangun Drs. Muhammad Idrus.
Selain itu, sejumlah pejabat daerah juga menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Kapolres Sarolangun yang diwakili Kapolsek Bathin VIII Iptu Eri Kurniawan, Asisten I Setda Sarolangun Muliyadi, Kasdim 0420/Sarko Mayor Inf Abdul Aziz, Kabag Kesra Setda Sarolangun Junaidi, Camat Bathin VIII Azra’i Abbas, jajaran TP PKK, tokoh masyarakat, serta para penerima bantuan.
Kehadiran seluruh unsur tersebut memperlihatkan komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan.
TNI Targetkan Distribusi 1.000 Paket Sembako
Dandim 0420/Sarko Letkol Inf. Yakhya Wisnu Arianto menjelaskan bahwa Karya Bakti Skala Besar TNI menargetkan penyaluran 1.000 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu dan warga terdampak bencana.
Menurutnya, hingga akhir Juli 2026, realisasi distribusi bantuan telah mencapai hampir 90 persen dari target yang ditetapkan.
Program tersebut mulai berjalan sejak 29 Mei 2026 dan dijadwalkan berakhir pada 27 Juli 2026.
Ia menjelaskan bahwa wilayah Sarolangun menjadi salah satu daerah yang membutuhkan perhatian khusus karena masih terdapat masyarakat yang terdampak banjir dan berbagai kondisi sosial lainnya.
Karena itu, TNI bersama pemerintah daerah terus mempercepat distribusi bantuan agar seluruh sasaran dapat menerima manfaat sesuai target.
Bantuan Tidak Hanya Sembako
Selain membagikan paket sembako, TNI juga melaksanakan berbagai program kemanusiaan lainnya.
Program tersebut meliputi:
- Bantuan kursi roda
- Bantuan kaki palsu
- Bantuan tangan palsu
- Pendanaan operasi katarak
- Pendanaan operasi bibir sumbing
Dandim menjelaskan bahwa bantuan alat bantu mobilitas juga menjadi bagian penting dalam Karya Bakti Skala Besar TNI.
Total terdapat enam unit alat bantu mobilitas yang akan disalurkan kepada masyarakat, terdiri dari beberapa kursi roda, kaki palsu, serta tangan palsu sesuai kebutuhan penerima.
Pembangunan Infrastruktur Masuk Agenda Berikutnya
Tidak hanya fokus pada bantuan sosial, TNI juga menyiapkan berbagai program pembangunan infrastruktur.
Letkol Inf. Yakhya Wisnu Arianto menyampaikan bahwa pihaknya akan melanjutkan pembangunan sejumlah jembatan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.
Perbaikan serta penataan kembali beberapa jembatan dinilai penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mempercepat aktivitas ekonomi desa.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur akan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Sinergi Pemkab, TNI dan BAZNAS Terus Diperkuat
Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Kodim 0420/Sarko, dan BAZNAS menjadi salah satu faktor utama keberhasilan pelaksanaan program sosial tersebut.
Melalui sinergi lintas sektor, distribusi bantuan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, koordinasi yang baik juga mempercepat proses pendataan sehingga bantuan lebih tepat sasaran.
Dandim mengapresiasi dukungan seluruh instansi pemerintah daerah serta BAZNAS yang terus berkomitmen membantu masyarakat.
Ia berharap kerja sama tersebut terus berlanjut dalam berbagai program kemanusiaan berikutnya.
Bantuan Sosial Diharapkan Mampu Meringankan Beban Warga
Program bantuan sembako ini menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat berpenghasilan rendah.
Kenaikan harga kebutuhan pokok dalam beberapa waktu terakhir membuat banyak keluarga membutuhkan dukungan tambahan.
Karena itu, bantuan sembako diharapkan mampu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga sekaligus menjaga ketahanan pangan masyarakat.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga terus mendorong berbagai program pemberdayaan ekonomi agar masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki peluang meningkatkan pendapatan keluarga.
Komitmen Bersama Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar TNI membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan lembaga sosial mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
Melalui distribusi sembako, bantuan kesehatan, penyediaan alat bantu disabilitas, hingga rencana pembangunan infrastruktur, berbagai pihak berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sarolangun secara menyeluruh.
Pemerintah Kabupaten Sarolangun berharap semangat gotong royong tersebut terus tumbuh sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaat program sosial pada masa mendatang.(*)










