Perluas Zona Operasi, Israel Disebut Langgar Gencatan Senjata

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto; Kondisi Gaza ditengah operasi yang digelar israel

Foto; Kondisi Gaza ditengah operasi yang digelar israel

GAZA, JS – Pasukan Israel memperluas zona operasi mereka di Jalur Gaza. Pemerintah Gaza menilai langkah ini melanggar gencatan senjata yang berlaku sejak Oktober. Pergerakan tersebut membuat warga Gaza semakin terdesak ke wilayah barat.

Kantor Media Pemerintah Gaza menyatakan bahwa pasukan dan tank Israel maju sekitar 300 meter ke timur Kota Gaza, tepatnya di Shujayea. Mereka menyebut bahwa Israel menggeser “garis kuning”, yaitu batas penarikan pasukan dalam kesepakatan gencatan senjata.

Dalam pernyataannya, kantor tersebut menjelaskan bahwa serangan Israel kemarin menewaskan puluhan warga. Mereka menyebut bahwa pergerakan militer Israel membuat banyak keluarga terjebak. Penembakan di kawasan itu juga memutus kontak banyak warga dengan keluarga mereka.

Baca Juga :  Gemini AI Mempermudah Edit Foto Liburan dengan 5 Prompt Ini

Pemerintah Gaza mendesak mediator internasional—terutama Presiden AS Donald Trump—untuk menghentikan langkah militer Israel. Mereka menuntut Israel mematuhi perjanjian gencatan senjata. Pemerintah Gaza juga menegur para mediator karena tetap diam menghadapi serangkaian pelanggaran ini.

Sumber lokal yang dikutip Al Jazeera menyatakan bahwa pasukan Israel memasuki Shujayea dan memasang penanda garis baru. Mereka menilai penandaan yang belum lengkap membuat warga Palestina kesulitan mengetahui batas yang aman.

Langkah ini membuat semakin banyak warga Palestina tak bisa kembali ke rumah mereka. Sejumlah warga menyebut situasi ini sebagai bentuk pemenjaraan karena operasi militer terus mendorong mereka ke barat.

Baca Juga :  Bisa Dicoba, 10 Prompt Gemini AI untuk Foto Pantai Estetik

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa Israel menewaskan 32 warga Palestina dalam 24 jam terakhir. Korban termasuk 12 anak dan delapan perempuan. Serangan itu juga melukai 88 orang. Petugas kesehatan juga menemukan satu jenazah tambahan dari reruntuhan serangan sebelumnya.

Sejak gencatan senjata 10 Oktober, Israel telah menewaskan 312 warga Palestina dan melukai 760 orang lainnya. Total korban sejak 7 Oktober 2023 kini mencapai 69.546 orang, dengan 170.833 warga mengalami luka-luka.(AN)

Berita Terkait

Kurs Ringgit Malaysia ke Rupiah Hari Ini 3 November 2026: 1 MYR Tembus Rp4.445, Cek Nilai 100 hingga 1.000 Ringgit
Bank of Singapore Acquires 10.51% Stake in CMNT: Cemindo Gemilang Shares Rise to Rp770
Online Personal Loans in Argentina: Best Fintech Apps, Interest Rates and Hidden Costs in 2026
Canada Mortgage Rates October 2026: Best Rates Start at 3.25%, Compare Fixed vs. Variable Before You Apply
Kurs Yen Jepang ke Rupiah Hari Ini 22 Oktober 2026: Tembus Rp115, Cek Nilai Tukar dan Dampaknya
How to Improve Your Credit Score in China: 7 Smart Steps to Rebuild Your Financial Reputation
Best Debt Consolidation Loans in the USA for October 2026: Compare Rates, Fees, and Lenders
Dolar Singapura Tembus Rp14.000! Cek Kurs SGD ke Rupiah Hari Ini, 21 Oktober 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:01 WIB

Kurs Ringgit Malaysia ke Rupiah Hari Ini 3 November 2026: 1 MYR Tembus Rp4.445, Cek Nilai 100 hingga 1.000 Ringgit

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:01 WIB

Bank of Singapore Acquires 10.51% Stake in CMNT: Cemindo Gemilang Shares Rise to Rp770

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:01 WIB

Online Personal Loans in Argentina: Best Fintech Apps, Interest Rates and Hidden Costs in 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:31 WIB

Canada Mortgage Rates October 2026: Best Rates Start at 3.25%, Compare Fixed vs. Variable Before You Apply

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Kurs Yen Jepang ke Rupiah Hari Ini 22 Oktober 2026: Tembus Rp115, Cek Nilai Tukar dan Dampaknya

Berita Terbaru